Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Cara Miliarder Kelola Uang agar Makin Kaya

by JTO on 28 September, 2016

kelola uang ala miliarder - CekAja.com

Mendengar nama Bill Gates dan Warren Buffet, dua di antara orang terkaya dunia yang punya kekayaan di atas US$ 60 miliar, Anda pasti berpikir kekayaan mereka tidak akan habis tujuh turunan. Tapi, untuk sampai pada posisinya sekarang, mereka menempuh proses yang panjang dan tidak mudah.

Bukan rahasia lagi jika milarder punya kualitas, kebiasaan, dan jalan pikiran yang berbeda dari kebanyakan orang. Cara berpikir mereka yang out of the box mengantarkan mereka pada kekayaan. Bill Gates, Misalnya, menciptakan komputer jinjing yang bisa dibawa ke manapun dan Warren Buffet jeli melihat potensi keuntungan dengan membeli saham sebuah perusahaan yang nyaris bangkrut.

Ide-ide tersebut memang membuat mereka kaya. Tapi, yang membuat mereka mampu mempertahankan kekayaan adalah pengelolaan finansial yang tepat. Jadi, meski Anda tidak memiliki ide-ide secanggih mereka, Anda bisa semakin kaya dengan meniru cara mereka mengelola uang seperti berikut ini. Akhirnya, kamu juga miliki cara tersendiri dalam mengelola aset dan kekayaan.

Miliarder tidak impulsif

Impulsif adalah bertindak tanpa pikir panjang atau pertimbangan matang. Sekarang ingat-ingat dulu seberapa sering Anda membuat keputusan impulsif terkait uang. Tanpa mempertimbangkan segi manfaat dan kualitas, barang yang terlihat menarik langsung dibeli

Bila ingin menjadi miliarder, sebaliknya Anda bisa menahan diri dan berpikir secara matang sebelum membuat keputusan finansial. Misalnya dalam memutuskan sesuatu yang berkaitan dengan uang dan pengelolaan kekayaan Anda. Tidak sedikit miliarder jatuh miskin karena salah mengelola uang. (Baca juga: Mengapa Kekayaan Mesti Dikelola?)

banner-dbs-1744x542

Miliarder tahu perbedaan antara keinginan dan kebutuhan

Coba Anda lihat penampilan para miliarder. Mereka justru sering tampil sederhana dan jauh dari mewah. Ini karena mereka paham perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Memang, setiap orang pasti punya keinginan memiliki rumah besar, mobil baru, berlian atau pakaian baru setiap saat. Tapi apakah Anda benar-benar membutuhkannya? Atau hanya sekadar keinginan untuk menunjukkan kekayaan?

Alih-alih menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak dibutuhkan, para miliarder dunia justru mengalokasikan uang mereka ke tempat-tempat yang bisa membuat kekayaan bertambah. Salah satunya dengan berinvestasi atau mempercayakan pengelolaan aset pada pengelola kekayaan profesional. (Baca juga: Apa itu Manajemen Risiko Keuangan Pribadi? Ini Jawabannya)

Miliarder fokus pada jangka panjang

Untuk mewujudkan mimpi besar, dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Para miliarder biasanya sangat fokus pada target jangka panjang, meski tidak melupakan target-target kecil yang bisa diwujudkan dalam jangka pendek.

Proses mencapai target jangka panjang inilah yang membuat miliarder menjadi semakin bijak, karena mereka banyak belajar dari kegagalan dan kesalahan. Target jangka panjang merupakan motivator paling efektif, karena membantu Anda menahan diri demi tujuan yang ingin diraih.

Miliarder punya banyak sumber penghasilan

Jika hanya mengandalkan pemasukan dari satu sumber, mungkin Anda bisa kaya. Tapi, kekayaan Anda akan sulit bertahan lama. Bisa saja sumber tunggal pemasukan Anda menghilang karena pensiun kerja, PHK atau bisnis yang gulung tikar.

Asal tahu saja, para miliarder tidak hanya mengandalkan satu sumber penghasilan karena mereka sadar jika mereka bisa kehilangan pekerjaan dan bisnis kapan saja. Untuk menghindari kebangkrutan mendadak, mereka punya sumber penghasilan lain melalui investasi. (Baca juga: Persalinan Normal atau Caesar, Ini Biaya yang Dipersiapkan)

Miliarder mematuhi bujet yang dibuat

Anda bisa saja punya penghasilan besar, namun Anda tidak bebas dari kekurangan uang bila pengeluaran selalu lebih besar dari penghasilan. Bila Anda termasuk orang seperti itu, bisa jadi karena Anda tidak mematuhi bujet atau malah tidak punya perencanaan keuangan sama sekali.

Untuk itu, mulailah menyusun anggaran belanja, mencatat pengeluaran harian, bulanan, bahkan tahunan seperti yang biasa dilakukan para miliarder. Dengan cara ini, Anda akan punya alarm yang menyala saat pengeluaran sudah berlebihan

Miliarder selalu bersiap untuk kondisi darurat

Sedia payung sebelum hujan. Para miliarder adalah orang yang sadar jika krisis bisa terjadi tiba-tiba.  Kehilangan pekerjaan, kerugian bisnis bahkan krisis keuangan global sekalipun bisa berpengaruh pada kekayaan Anda

Alih-alih meminjam uang pada bank, mereka sudah punya dana cadangan yang disimpan melalui sejumlah instrumen investasi. Efek dari bencana keuangan pun bisa diminimalisir dengan adanya aset cadangan. (Baca juga: 4 Cara Kekinian Menyimpan Uang Ala Anak Zaman Sekarang)

banner-dbs-1744x542

Miliarder hidup sederhana

Bukan rahasia lagi kalau para miliarder dunia justru memilih hidup sederhana meski memiliki kekayaan miliaran dollar. Mereka bahkan menyumbangkan seluruh gajinya seperti yang dilakukan Bill Gates lewat yayasan miliknya.

Contoh lainnya adalah Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft yang selalu naik pesawat kelas ekonomi meskipun sebenarnya dia mampu membeli jet pribadi. Para miliarder memilih berhemat karena  merasa tidak ada gunanya tampil berlebihan.

Miliarder tidak terlilit utang

Miliarder tidak akan membiarkan diri mereka terjebak dalam utang. Mereka tidak meminjam uang dan menghindari melakukan pinjaman yang tak perlu, kecuali jika pinjaman tersebut dalam rangka mengembangkan bisnis.

Miliarder tidak berhenti belajar meski tanpa institusi pendidikan

Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan Amancio Ortega adalah tiga orang terkaya dunia yang berhasil meraih kekayaan tanpa gelar sarjana. Mereka memang tidak menuntaskan pendidikan formal, tapi mereka tidak pernah berhenti belajar. Mereka mempelajari berbagai hal termasuk pengetahuan-pengetahuan soal bisnis dan keuangan. (Baca juga: Ingin Mengajukan KTA Tanpa Kartu Kredit, Ini Caranya)

Miliarder menggunakan jasa Wealth Manager

Para miliarder tidak hanya ingin mempertahankan kekayaan, namun ingin kekayaan mereka bisa dikelola hingga bertumbuh dan berlipat ganda. Namun, para miliarder adalah orang-orang yang cukup sibuk dengan urusan bisnis atau pekerjaannya. Sehingga, mereka mempercayakan orang lain untuk mengelola kekayaan mereka. Atas dasar itulah mereka memilih Wealth Manager tepercaya. (Baca juga: 10 Tip Sederhana Siapkan Tabungan Pendidikan Anak)

Salah satu Wealth Manager terpercaya di Indonesia dimiliki oleh bank DBS. Para profesional pengelola aset tersebut berperan sebagai manager keuangan yang membantu Anda mengembangkan kekayaan. Dengan pengetahuan dan pengalaman mereka, Anda akan memperoleh saran ahli di bidang perbankan sehingga Anda dapat mengambil keputusan finansial yang tepat bak miliarder dunia.

Dengan bantuan Wealth Manager dari DBS, Anda memiliki kesempatan untuk mengembangkan kekayaan Anda dengan cara pengembangkan aset (Wealth Accumulation), perlindungan aset (Wealth Preservation), mempertahankan (Defensive Play), pinjaman, dan penelitian pasar (Market Research).

Jadi, sudah siap jadi kaya ala miliarder dunia?

Artikel ini didukung oleh Wealth Management DBS Treasures.

banner-dbs-750x230

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami