Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Budidaya Ternak Ikan Lou Han yang Cocok untuk Pemula

by Ayunindya Annistri on 12 November, 2019

Memulai bisnis budidaya ternak ikan lou han bisa dikatakan gampang. Pasalnya, ikan air tawar ini dapat hidup di lingkungan mana saja, termasuk pula di akuarium. Selain itu, keuntungan yang didapat konon bisa mencapai Rp 10 juta lebih setiap bulannya.

Ikan lou han merupakan ikan hias yang memiliki tonjolan besar di bagian atas kepala. Karena keunikannya inilah, ikan lou han memiliki nilai jual tinggi yang membuat para pebisnis rela mengeluarkan modal besar untuk memulai budidaya ternak ikan lou han.

Meski demikian, bukan berarti pemula tidak bisa merintis bisnis tersebut. Karena ada banyak cara yang bisa kamu terapkan, dan salah satunya ialah dengan membaca informasi lengkap seputar cara budidaya ternak ikan lou han berikut ini.

Cara Budidaya Ternak Ikan Lou Han untuk Pemula
1. Menyiapkan habitat ikan lou han

Jika kamu ingin mencoba budidaya ternak ikan lou han, tahap pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan habitat ikan lou han. Habitat ikan lou han yang dimaksud yaitu kolam tempat ikan air tawar ini hidup dan berkembang biak. Kolam yang harus disediakan akan sangat baik bila ukurannya 4 kali lebih panjang dibandingkan dengan ikan yang akan dibudidayakan.

Jika ingin memelihara lebih dari 1 ikan tiap kolamnya, maka kamu bisa menggunakan kaca penyekat, mengingat ikan lou han adalah jenis ikan yang agresif dan sangat defensif. Pasalnya bila tidak diberikan kaca penyekat, ada kemungkinan ikan-ikan tersebut akan terus berkelahi dan berujung pada kematian.

Kolam atau akuarium untuk perkembang biakan ikan lou han juga tidak bisa sembarangan. Kamu memerlukan beberapa peralatan penunjang yang harus ada dalam kolam ini, mulai dari lampu UV, filter atau penyaring air, pengatur kadar oksigen (aerator), bebatuan berukuran sedang dan tanaman air.

Kemudian, air pada kolam ikan lou han juga harus diperhatikan. Idealnya pH air untuk budidaya ternak ikan lou han adalah 6,5 sampai 7,5. Bila pengaturan pH dirasa sulit, kamu dapat menggunakan alternatif lain, yaitu dengan menggunakan air endapan.

Air endapan merupakan air yang dimasukkan ke dalam kolam dan biarkan selama 1 hari, gunanya agar pH dalam kolam berubah. Namun, kalau kamu merasa menunggu air mengendap itu terlalu lama, coba gunakan larutan trisulfat atau garam khusus yang dapat biasa dijual di toko ikan hias.

2. Pemberian pakan

Selayaknya makhluk hidup, ikan lou han pun membutuhkan makanan berkualitas agar dapat bertahan hidup. Pemberian makanan yang berkualitas menjadi hal penting terutama pada waktu 1 hingga 2 minggu sebelum ikan siap dipanen. Lantas jenis makanan seperti apa yang dikategorikan berkualitas ini?

Jenis makanan yang menjadi primadona untuk budidaya ternak ikan louhan adalah jenis makanan yang mengandung protein, gizi dan dikategorikan sebagai pakan organik. Contohnya seperti jangkrik, udang kecil, kutu air, hingga cacing sutra.

Namun, jika kamu tidak ingin repot mencari satu diantara pakan tersebut, kamu dapat memberikan pellet pada ikan lou han, asalkan tidak diberikan dalam jangka waktu lama, karena pellet dapat mengganggu kesuburan ikan tersebut.

3. Pemilihan indukan ikan lou han berkualitas

Sebelum membeli indukan ikan lou han, kamu harus mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri indukan yang berkualitas untuk mencoba budidaya ternak ikan lou han ini.

Untuk indukan betina, hal utama yang perlu kamu perhatikan adalah dahi ikan lou han haruslah rata dan tidak menonjol. Siripnya juga kecil dan pada punggung didominasi warna hitam atau gelap. Sedangkan untuk ikan lou han jantan, dahi ikan terlihat menonjol atau lebar, sirip lebih besar dan lebar, serta punggung berwarna terang.

(Baca Juga: Budidaya Ternak Kelinci Pedaging, Simple dan Jelas Menguntungkan)
4. Pemisahan anakan ikan lou han

Setelah melalui proses perkawinan, telur anakan akan muncul di dasar kolam. Sayangnya, tidak semua telur berhasil dibuahi. Untuk membedakan telur yang gagal atau berhasil dibuahi, kamu bisa melihat dari bentukan telur itu sendiri.

Jika telur hanya berwarna putih susu, maka bisa dikatakan telur tersebut gagal dibuahi, namun bila kamu menemukan telur dengan bitnik-bintik hitam, dapat dipastikan telur tersebut berhasil dibuahi dengan sempurna.

Pada kasus telur yang gagal dibuahi, ikan lou han dapat tetap berada di kolam tersebut untuk mengipasi telur-telur yang gagal, namun dengan catatan, makanan yang disediakan haruslah banyak agar indukan ikan lou han tidak memakan telur anakan tersebut.

Sedangkan untuk telur yang berhasil dibuahi, kamu bisa memisahkan indukan jantan lantaran ia dapat memakan telur-telur itu jika merasa kelaparan. Sehingga akhirnya mengganggu keberhasilan budidaya ternak ikan lou han.

5. Pemilihan anakan berkualitas

Terdapat beberapa ciri agar kamu dapat memilih anakan hasil budidaya ternak ikan lou han. Ciri-ciri ini juga bisa digunakan sebagai pertolongan pertama untuk mengenali mana anakan ikan lou han yang sehat dan sakit. Adapun ciri dari anakan ikan lou han yang berkualitas meliputi:

  • Tidak ada cacat fisik sedikitpun
  • Terdapat lengkungan kedepan pada bagian kepala
  • Memiliki bentuk tubuh yang baik
  • Terdapat bitnik-bintik Mutiara pada bagian tubuh ikan lou han
  • Tubuh didominasi warna semu kemerahan hingga merah matang
6. Pemanenan ikan lou han

Setelah anakan ikan lou han dipilih, tahapan terakhir dari budidaya ternak ikan lou han adalah proses pemanenan. Proses ini bisa kamu lakukan saat pagi atau sore hari. Karena di waktu tersebut, suhu air masih dalam batas normal dan tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Untuk memanennya, kamu bisa menggunakan saringan berdiameter lebar dan siapkan pula wadah besar berisi air. Tangkap ikan dengan cara diserok secara perlahan lalu pilih yang sesuai dengan kriteria layak jual.

Bagaimana? Mudah bukan cara budidaya ternak ikan lou han ini? Kalau masih merasa kekurangan dana, enggak perlu khawatir. Karena niat merintis bisnis budidaya ini bisa kamu realisasikan dengan mengajukan pinjaman modal usaha hanya di CekAja!

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau