Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Cara Mudah Mengajak Anak Berpuasa Pertama Kali

by Gentur Putro Jati on 9 Mei, 2019

Bagi seorang Muslim, berpuasa baik itu di bulan Ramadan atau puasa sunnah lain merupakan salah satu perintah agama yang mengajarkan kita untuk dapat menahan hawa nafsu, sekaligus mensyukuri semua rezeki yang diberikan oleh Allah SWT.

biaya pendidikan anak _ kredit tanpa agunan- CekAja.com

Untuk orang dewasa, berpuasa relatif lebih mudah dilakukan dibandingkan oleh anak kecil yang belum balig. Karena harus bangun tidur dini hari untuk bersantap sahur atau seharian menahan rasa lapar dan haus sampai azan Magrib berkumandang, tidak pernah ada di kamus anak kecil yang belum pernah berpuasa sebelumnya.

(Baca juga: 5 Peluang Usaha Menu Buka Puasa yang Keuntungannya Menjanjikan)

Nah, bagaimana cara yang tepat untuk mengajarkan arti penting puasa sampai mereka mau diajak untuk berpuasa? Simak tips berikut ini:

  1. Ajarkan arti puasa dari sudut pandang agama Islam

Sebelum mengajari anak puasa, sebaiknya beri pengertian terlebih dahulu apa itu puasa dalam ajaran agama Islam dan mengapa mereka perlu menjalankannya setiap tahun. Dengan begitu, diharapkan anak dapat lebih mengerti mengapa mereka harus ikut berpuasa.

  1. Beri contoh

Cara yang paling tepat untuk mengajarkan seorang anak kecil, adalah dengan memberikan contoh. Bangunkan mereka saat kamu hendak bersantap sahur, meskipun mereka akan menolak untuk diajak makan di pagi buta, akan tetapi kamu telah memperkenalkan apa itu sahur kepada mereka.

Saat menjalankan ibadah puasa, anak juga pasti akan bertanya mengapa ibu atau bapaknya tidak makan, dan lain sebagainya. Jelaskan secara sabar setiap pertanyaan mengenai puasa yang mereka ajukan. Hal ini akan menimbulkan rasa penasaran, sehingga anak ingin mencobanya sendiri.

  1. Jangan memaksa

Biarkan anak mulai berpuasa sesuai dengan keinginannya sendiri. Jika kamu memaksa anak untuk berpuasa tentu dia akan merasa tidak nyaman, dan memiliki persepsi yang buruk mengenai puasa bukan?

Jika mereka belum mampu berpuasa penuh, izinkan mereka untuk membatalkan puasa dengan makan dan minum saat kumandang azan Zuhur. Setelah itu, kamu bisa meminta mereka untuk melanjutkan puasa sampai Magrib tiba.

Mengajarkan dengan memaksa anak untuk puasa penuh di usia dini, berpotensi menimbulkan risiko kesehatan pada anak yang tubuhnya masih membutuhkan banyak nutrisi.

  1. Beri hadiah

Untuk memotivasi seorang anak melakukan suatu hal yang baru baginya, bisa dilakukan dengan memberikannya sebuah hadiah. Termasuk dalam urusan menjalankan ibadah puasa.

Hadiah yang kamu berikan, akan mereka anggap sebagai apresiasi atas upaya mereka menahan lapar dan haus selama seharian penuh. Dengan demikian, mereka akan lebih rajin untuk melakukannya di kemudian hari.

Pemberian hadiah seperti ini bisa kamu hentikan, setelah sang anak memang telah cukup umur untuk menjalankan puasa sesuai ajaran agama.

  1. Seru-seruan Ngabuburit

Waktu menunggu berbuka bisa jadi hal yang paling lama dan membosankan bagi seorang anak. Siapkan berbagai kegiatan seru untuk mengisi waktu berbuka agar ia tetap semangat melanjutkan puasanya hingga Magrib. Kamu bisa mengajaknya memasak takjil bersama, membaca buku, atau bermain bersama adik untuk mengisi waktu.

  1. Sajikan menu favorit untuk berbuka

Saat sahur, kamu bisa menanyakan kepada anak masakan apa yang mereka ingin santap sebagai hidangan berbuka puasa sore nanti. Dengan demikian, mereka akan menjalankan puasa dengan rasa senang dan termotivasi menyelesaikannya.

  1. Sesekali buka puasa di restoran

Tidak ada salahnya sesekali mengajak anak berbuka puasa di luar. Minta ia untuk memilih sendiri restoran favorit dan menu kesukaannya. Karena dengan makan di luar rumah, ia bisa melihat anak-anak sebaya dari keluarga lain yang juga berbuka puasa usai menjalankannya sepanjang hari. Dengan mengetahui hal tersebut juga dilakukan oleh teman-temannya yang seusia, mereka jadi lebih termotivasi untuk berpuasa.

(Baca juga: 7 Sayuran yang Harus Dihindari Penderita Maag Saat Berbuka Puasa)

Jangan lupa manfaatkan diskon atau promo kartu kredit saat berbuka di luar rumah. Biasanya di bulan Ramadan seperti ini, ada banyak sekali restoran yang memberikan potongan harga besar jika kamu membayarnya menggunakan kartu kredit. Jika kamu belum memiliki kartu kredit, ajukan sekarang juga lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami