Cara Negara-Negara Lain Tangani Corona, Panutan Banget!

3 min. membaca Oleh Sindhi Aderianti on

Virus corona masih terus menggerogoti ratusan negara di dunia. Melansir Worldometer, jumlah kasus COVID-19 secara global telah mencapai 854.608. Dari angka tersebut, pasien yang sembuh tercatat sebanyak 176.908 orang. Sementara sebanyak 42.043 pasien meninggal dunia.

Cara Negara Lain Tangani Corona

Berikut daftar 10 negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbesar:

  • Amerika Serikat, 186.046 kasus, 3.807 orang meninggal, total sembuh 6.347
  • Italia, 105.792 kasus, 12.428 orang meninggal, total sembuh 15.729
  • Spanyol, 95.923 kasus, 8.464 orang meninggal, total sembuh 19.259
  • China, 81.518 kasus, 3.305 orang meninggal, total sembuh 76.052
  • Jerman, 71.808 kasus, 775 orang meninggal, total sembuh 16.100
  • Perancis, 52.128 kasus, 3.523 orang meninggal, total sembuh 9.444
  • Iran, 44.605 kasus, 2.898 orang meninggal, total sembuh 14.656
  • Inggris, 25.150 kasus, 1.789 orang meninggal, total sembuh 135
  • Swiss, 16.605 kasus, 433 orang meninggal, total sembuh 1.823
  • Turki, 13.531 kasus, 214 orang meninggal, total sembuh 243

Update Kasus Corona di Indonesia

Meski tak masuk ke dalam 10 negara dengan infeksi COVID-19 terbesar di dunia, Indonesia diketahui mencatat tambahan pasien yang cukup banyak setiap harinya.

DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi dua provinsi yang mencatatkan jumlah kasus terbanyak. Adapun DKI Jakarta dengan 747 kasus, disusul Jawa Barat dengan 198 kasus.

Per hari ini (2/4), ada tambahan 113 kasus baru, sehingga total menembus 1.790 kasus.

Pasien sembuh diketahui bertambah 9 orang menjadi 112 dan kasus meninggal dunia meningkat 13 orang sehingga mencapai 170 orang.

Hingga kini, pemerintah masih enggan melakukan lockdown meskipun hanya di wilayah-wilayah tertentu saja.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dipilih Presiden Joko Widodo sebagai alternatif lain untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

(Baca Juga: Dokter Tirta Ditetapkan Sebagai PDP Corona, Siapakah Dia?)

5 Negara Ini Punya Cara Mengagumkan Tangani Corona

Berbeda negara, cara pemerintah dan rakyatnya dalam menangani corona pun umumnya berbeda-beda.

Lima negara di bawah ini misalnya, mereka berusaha memerangi COVID-19 dengan melakukan hal-hal yang sangat mengagumkan.

Bisa jadi contoh baik untuk Indonesia!

1. Malaysia-Gratiskan Internet

Malaysia diketahui telah memberlakukan lockdown sejak 18 Maret 2020.

Demi tetap bisa menyejahterakan rakyatnya, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin meluncurkan stimulus ekonomi yang disebut “Paket Kepedulian”, sebesar RM250 miliar.

Kebijakan tersebut berisi manfaat ekonomi untuk ekonomi dan kesejahteraan rakyat pada saat pandemi corona berlangsung.

Selain itu, pemerintah setempat juga menyediakan akses internet gratis untuk masyarakat Negeri Jiran, agar betah di rumah hingga lockdown selesai.

Rencananya, lockdown akan berakhir pada pertengahan April mendatang.

2. Singapura-Bagikan Masker Gratis

Jika masker kini hampir sulit ditemukan dan mahal di Indonesia, Singapura justru membagikannya secara gratis ke tiap masyarakat.

Selain untuk mencegah penularan COVID-19, hal ini demi menghindari panic buying terhadap alat pelindung diri tersebut.

Untuk mendapatkan masker, warga harus menunjukkan kartu identitas.

Sedangkan warga yang rentan, masker akan dikirimkan ke rumah mereka.

Pihak berwenang mengatakan Singapura memiliki cukup stok masker bagi 1,3 juta keluarga. Satu keluarga akan diberikan masing-masing empat masker.

3. China-Tawarkan Bantuan ke Negara Lain

Setelah lebih dulu bersitengang dengan corona, jumlah kasus COVID-19 di China semakin berkurang setiap harinya.

Bahkan selama beberapa minggu ini, Wuhan sebagai kota yang menjadi virus tersebut melaporkan 0 kasus penularan.

Berbekal pengalaman unggulnya dalam menanggulangi virus corona, China pun berkontribusi menawarkan bantuan ke negara lain.

Italia menjadi negara pertama yang mereka bantu dengan mengirim ratusan tenaga medis.

Di samping itu, China juga telah menyumbang alat kesehatan seperti ventilator dan masker, salah satunya ke Indonesia.

4. Korea Selatan-Presiden Sumbang 30% Gaji

Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in punya cara yang mulia untuk membantu penanggulangan corona di negaranya.

Moon Jae-in memberikan 30% dari gajinya selama empat bulan dan dikembalkan ke kas negara.

Kementerian Keuangan Korea Selatan akan menggunakan uang itu untuk orang-orang yang secara finansial terkena dampak COVID-19.

Kabarnya, pejabat negara setingkat menteri dan wakil menteri Negeri Gingseng tersebut juga akan mengikuti langkah tersebut, yakni menyumbangkan gajinya masing-masing hingga Juni 2020.

(Baca Juga: Dapatkah Virus Corona Menular ke Kucing atau Anjing?)

5. Ceko-Buat Masker Kain

Republik Ceko menjadi salah satu negara dengan tingkat penularan COVID-19 yang cukup rendah di Eropa.

Per Kamis (2/4), hanya ada 3604 kasus positif termasuk di antaranya 40 pasien meninggal dunia dan 61 orang berhasil sembuh.

Dalam video yang diunggah aktris Aneta Kernova lewat IG TV, ia menjelaskan mengapa negaranya bisa menekan angka penularan virus corona.

Rahasianya selalu mengunakan masker, baik ketika sakit ataupun sehat.

Saking kompaknya dalam melakukan upaya pencegahan itu, sejumlah warga Ceko sampai menjahit dan membagikan masker katun ke rumah sakit serta golongan rentan.

Ya, seperti itulah cara negara-negara lain tangani corona yang masih terus merajalela. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi Indonesia, baik itu pemerintah ataupun rakyatnya untuk mencontoh kebaikan tersebut.

Pandemi berujung paceklik? Jangan putus asa dulu. Dapatkan pinjaman online dari JULO untuk menopang keuanganmu sementara.

Dana sebesar Rp15 juta menanti, tanpa agunan dan bunga terendah.

Ajukan sekarang juga melalui website CekAja.com. Mudah, cepat, pasti cair!

Tentang kami

Sindhi Aderianti

Sindhi Aderianti Penulis yang kadang jadi pedagang