Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Cara Pemenang Lotre Paling Hoki Sedunia Menghabiskan Uang

by Ariesta on 4 Maret, 2016

Apa yang akan kamu lakukan kalau menang uang miliaran dari lotre atau undian? Segudang rencana pasti sudah terlintas di pikiran. Mulai dari membeli barang yang sudah lama di idamkan, sampai menghamburkannya tanpa punya tujuan. Berikut ini adalah kisah bagaimana para pemenang lotre seluruh dunia dalam menghabiskan uangnya.

Kesempatan untuk menang undian atau lotre memang langka. Apalagi jika pesertanya satu negara. Tapi tetap saja, seseorang harus memenangkannya bukan? Di bawah ini merupakan daftar orang-orang paling beruntung yang pernah memenangkan lotere dalam sejarah Amerika. Penasaran digunakan untuk apa saja uang yang mereka menangkan? Ini jawabannya.

Membangun sauna di halaman belakang dan mengubah rumah sederhana menjadi mansion mewah

Merle dan Patricia Butler memanangkan USD 656 juta (Rp8,8 triliun) pada 30 Maret 2011. Mereka mengaku berkonsultasi dengan penasihat keuangan dan pengacara. Kabarnya mereka menghabiskan USD 157 juta (Rp2,1 triliun) untuk membangun sebuah sauna di halaman belakang atau menyulap rumah sederhana mereka menjadi mansion mewah.

Memancing

Eddie Nabors, seorang supir truk berusia 52 tahun dari Dalton Georgia berkata jika uang USD 390 juta (Rp5,2 tirliun) yang dimenangkannya pada 6 Maret 2007 digunakan untuk membeli rumah untuk putrinya. Selama ini putrinya tinggal di mobil karavan alias tidak punya rumah. Nabors juga berusaha untuk melunasi utang ibunya, kakaknya, dan membantu anggota keluarga lain yang kesulitan. Dia juga berbaik hati membelikan perahu memancing untuk anaknya. Sedangkan untuk dirinya sendiri, Nabors hanya berkata, “Aku akan pergi memancing.” Mungkin yang dia maksud adalah memancing sambil keliling dunia.

(Baca juga: Meski Kaya Raya, Kamu Tidak Akan Bisa Punya Mobil Mewah Karena Hal-Hal Ini)

Membeli rumah mewah

Robert and Frances Chaney dari Oregon menggunakan USD 340 juta (Rp4,5 triliun) hasil memenangkan lotre pada 19 Oktober 2005 untuk membeli rumah mewah seluas 6.400 meter persegi, komplet dengan pemandian air panas, kolam renang, dan perosotan setinggi 30 kaki.

Bayar biaya pendidikan anak sampai universitas

Holly Lahti, seorang single mother dari Idaho memenangkan USD 380 juta (Rp5,09 triliun) pada 4 Januari 2011. Dia kemudian keluar dari pekerjaannya sebagai  customer service di bank dan bersembunyi. Alasannya karena dia takut mantan suaminya meminta bagian. Ternyata mereka tidak pernah benar-benar bercerai secarfa hukum. Sehingga Josh, mantan suaminya punya hak untuk meminta bagian. Holly sendiri berencana menggunakan uang tersebut untuk biaya pendidikan anak-anaknya.

[widg[vlo]

Sekolah bisnis

Tujuh pria dan seorang wanita, yang bekerja di bagian pengemasan produk ham dan daging kornet membagi adil keberuntungan sebesar USD 365 juta (Rp4,89 triliun) pada 18 Februari 2006. Mereka langsung berhenti dari pekerjaan mereka. Dua di antara merupaka imigran dari Vietnam dan satu orang imigran Kongo. Si imigran Kongo berkata akan menggunakan uangnya untuk mendapatkan gelar sarjana di bidang bisnis.

(Baca juga: Mereka Miliarder yang Jatuh Miskin Karena Sumbangkan Seluruh Kekayaannya)

Membetulkan atap rumah yang bocor

Melunasi utang dan tagihan nampaknya menjadi prioritas para pemenang lotre. Begitu juga dengan pasangan Joe dan Sue Kainz dari Illinois yang memenangkan USD 363 juta (Rp4,86 triliun) pada 9 Maret 2000. Selain untuk melunasi utang, uang tersebut juga mereka gunakan untuk memperbaiki atap rumah yang bocor.

Investasi dan donasi

Jim dan Carolyn McCullar dari Washington memenangkan USD 380 juta (Rp5,09 triliun) pada 4 Januari 2011 dan uang tersebut akan diwariskan ke enam anak mereka, diinvestasikan, serta sisanya didonasikan. “Aku tidak akan terbang keliling dunia atau membeli jet pribadi,” kata McCullar dalam sebuah konferensi pers. “Yang terpenting adalah menginvestasikan sehingga generasi setelah kami bisa ikut menikmatinya.”

Membuat uang bekerja

Erika Greene, seorang wanita yang bekerja di toko penjualan ponsel memenangkan USD 331 juta (Rp4,4 triliun) pada 16 April 2002. Selain digunakan untuk membeli mobil dan rumah, dia juga ingin orang lain mengelola uang tersebut dan tidak berniat menghabiskan semuanya. Dia berhenti bekerja dan ingin uang yang bekerja untuknya. Tidak dijelaskan apakah dia memutar uang lewat bisnis atau investasi.

(USD 1 = Rp13.400)

Tentang Penulis