Cara Penularan Virus Corona, Jangan Sepelekan Hal Ini  

7 min. membaca Oleh Gesti Weningtyas on

Cara penularan Covid-19 atau virus Corona terbagi menjadi dua jenis, yaitu secara tidak langsung maupun secara langsung. Hal yang perlu kamu ketahui terkait penularan virus ini adalah virus menular melalui droplet. Droplet ini keluar saat orang yang sakit batuk dan bersin sehingga mengeluarkan percikan cairan yang mengandung virus. Tentu saja hal ini sangat berbahaya, apabila droplet atau percakapan cairan yang berisi virus tersebut memasuki wilayah mata hidung atau mulut dan bagian wajah orang yang masih sehat. Otomatis bisa tertular penyakit dan virus corona ini.

Cara Penularan Virus Corona, Jangan Sepelekan Hal Ini

Penularan Covid-19

Penularan virus Corona melalui droplet biasanya hanya berjarak 1 atau 2 meter dari penderita. Sehingga apabila ada orang sehat yang sedang berkomunikasi dengan penderita pada jarak tersebut maka besar kemungkinan akan segera tertular virus Corona. Inilah yang membuat pemerintah memberikan aturan dalam waktu beberapa hari ini. Masyarakat disarankan untuk mengatur kebersihan diri sendiri dan tidak melakukan aktivitas di luar rumah secara berkelompok. Beberapa institusi pendidikan seperti perguruan tinggi dan sekolah juga telah menetapkan aturan untuk melakukan kuliah online dan belajar di rumah bagi para siswa. Hal ini untuk mencegah penularan langsung maupun tidak langsung melalui droplet.

Akan tetapi, selain penularan langsung melalui droplet virus Corona ini juga bisa menular secara tidak langsung. Apabila droplet tersebut menempel pada benda mati seperti pegangan pintu, jendela, tangga, meja dan berbagai benda lainnya yang sering kontak dengan penderita. Misalnya setelah memegang pegangan pintu, kemudian mengusap wajah. Droplet yang mengandung virus ini bisa saja menempel dan berada di atas benda mati tersebut bisa bertahan hingga 15 menit.

Namun, jangan terlalu santai terkait hal ini karena di negara tropis virus Corona bisa hidup cukup lama sehingga Begitu keluar dari tubuh penderita dia tidak langsung mati. Sehingga kita disarankan untuk lebih sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Hal ini berguna membunuh virus dan kuman apabila kita tak sengaja memegang beberapa benda yang tertempel virus tersebut. Virus ini kemudian akan hidup di saluran pernafasan dan tinggal menunggu waktu untuk menular kembali lewat droplet.

Hindari Perjalanan Keluar Negeri

Oleh karena itu apabila kamu sudah melakukan perjalanan ke berbagai wilayah atau negara yang sudah terdampak virus Corona. Kamu lebih baik melakukan karantina diri agar tidak menularkan penyakit ini ke yang lainnya. Pasalnya, penyebaran kasus masyarakat yang positif terkena virus Corona ini semakin meluas dan penularan virus Korona sangat mudah. Untuk itu supaya kemungkinan penularan semakin kecil dan meminimalisir dampaknya akan lebih baik jika kita mengisolasi diri sementara waktu.

Lebih baik, hindari terlebih dahulu perjalanan dan perkumpulan atau pergi ke tempat yang banyak sekali interaksi manusia di dalamnya seperti mal atau pasar dan tempat wisata. Sebagai gantinya kamu bisa di rumah dan melakukan kegiatan menyenangkan bersama keluarga atau tetap berhubungan bersama saudara melalui ponsel saja. Jangan lupa untuk selalu melakukan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun selama minimal 20 detik.

Data WHO mencatat, hingga tanggal 16 Maret 2020 ini virus Corona telah menyebar ke berbagai negara dengan total kasus hingga 168.134 dan total kematian 6480 orang. Wabah yang paling besar di China dengan 81.079 kasus, disusul Italia dengan angka kasus 24.747, Iran 13.938 kasus dan Korea Selatan 8.232 kasus. Sementara di Indonesia sendiri sudah mencapai 117 kasus dan total lima orang meninggal dunia, dan 8 pasien sembuh dari penyakit ini. Saat ini Indonesia melarang pendatang dari tiga negara yaitu Korea Selatan, Iran dan Italia untuk masuk atau transit.

Gejala Covid-19

Gejala yang akan terlihat apabila seseorang terinfeksi Virus Corona sebenarnya mirip dengan gejala flu atau pilek biasa. Rata-rata beberapa penderita akan demam dan diikuti dengan batuk kering. Kemudian setelah 1 minggu, penderita akan mengalami sesak nafas kemudian tersengal-sengal. Seseorang yang belum menunjukkan gejala bisa saja sudah tertular. Dan perlu kamu ketahui masa inkubasi dari virus ini adalah sekitar 14 hari. Namun ada beberapa peneliti yang mengatakan bahwa periode tersebut bisa memakan waktu hingga 24 hari.

(Baca Juga: Obat Alami Untuk Menangkal Virus Corona, Mulai dari Bawang hingga Jahe)

Virus akan sangat berbahaya apabila sudah masuk dan merusak paru-paru atau disebut dengan pneumonia. Yaitu infeksi di jaringan paru-paru yang disebabkan oleh virus atau berbagai mikroorganisme lainnya. Penderita yang sudah terkena virus ini biasanya kan dimulai dari gejala demam lalu batuk kering, nafas yang berat atau sesak nafas dan bisa juga ke organ lainnya yang menyebabkan diare.

Hingga saat ini belum ada obat dari virus Corona. Namun meski memiliki resiko kematian, angkanya masih lebih rendah dibandingkan orang yang terjangkit dan sembuh. Proses pengobatannya adalah meningkatkan daya tahan tubuh. beberapa pasien yang meninggal rata-rata dipengaruhi karena faktor penyakit lainnya dan daya tahan tubuh yang lemah atau usia lansia.

Mencegah Infeksi Covid-19

Agar kita bisa terhindar dari infeksi virus Corona atau Covid-19, maka sebaiknya lakukan beberapa langkah untuk mencegah. Sebab, seperti yang kita tahu mencegah lebih baik daripada mengobati. Jika kamu sudah terkena virus Corona ini tentunya akan lebih sulit untuk mengobati karena saat ini belum ditemukan vaksin virus secara resmi.Terlebih dengan wabah Coronavirus yang terus melebar dari waktu ke waktu. Untuk itu, kamu bisa melakukan beberapa cara ini:

1. Cuci Tangan

Lakukan cuci tangan dengan gerakan yang benar menggunakan air mengalir dan sabun. Kamu juga bisa membersihkan tangan dengan pembersih tangan yang berbasis alkohol apabila tidak menemukan air mengalir. Sebaiknya cuci tangan secara teratur sebelum maupun setelah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah, setelah batuk ataupun bersin, dan sebelum menyusui bayi.

2. Gunakan Masker

Sebaiknya kamu melindungi hidung dan mulut mu dengan tisu saat bersin dan batuk. Kamu juga bisa menggunakan siku bagian dalam apabila bersin maupun batuk di tempat umum. Apabila kamu pergi maka gunakan masker. Kamu bisa menggunakan masker sekali pakai maupun masker kain. Menggunakan masker di tempat umum akan membuatmu terhindar dari paparan droplet secara langsung. sebaiknya jangan pergi ke negara-negara yang sudah terjangkit infeksi virus Corona ini seperti Jepang Korea Selatan, Hongkong Taiwan ku main di aku mah Amerika serikat Eropa berbagai negara tetangga lainnya seperti Singapura Malaysia Thailand Vietnam maupun Filipina.

3. Hindari Kontak dengan Hewan Liar

Virus Corona ini diduga berasal dari hewan liar seperti kelelawar maupun mamalia lainnya. Sehingga, sebaiknya kamu menghindari kontak dengan hewan-hewan yang punya potensi menularkan virus Corona ini. Apabila kamu ingin makan daging atau ikan maka sebaiknya pastikan daging tersebut sudah dicuci dengan baik dan tentunya dimasak sampai matang. Jangan mengkonsumsi daging yang sudah tidak segar.

Meskipun virus Corona ini sudah menjadi pandai minkum ada beberapa perusahaan asuransi yang memberikan layanan khusus bagi nasabah yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19 ini. Oleh karena itu kamu bisa segera melakukan perlindungan dengan membeli produk asuransi kesehatan. Sebab BPJS Kesehatan tidak menanggung pengobatan yang disebabkan oleh virus Corona karena sudah termasuk dalam wabah menular. pengobatan virus Corona ini akan ditanggung oleh kementerian Kesehatan, namun tak ada salahnya jika kamu membeli produk asuransi kesehatan untuk memberikan proteksi tambahan agar lebih maksimal.

Sejumlah polis asuransi tetap memberikan proteksi dari risiko virus Corona ini. Karena itu apabila kamu memutuskan untuk membeli produk asuransi kesehatan untuk berjaga-jaga maka ada baiknya kamu membaca dengan teliti polis asuransi tersebut.

Layanan Khusus Nasabah AXA

Salah satu perusahaan asuransi yang memberikan layanan khusus untuk nasabah yang terinfeksi virus Corona adalah AXA. AXA financial Indonesia akan memberikan layanan buat kamu yang terdiagnosa infeksi virus Corona melalui produk asuransi kesehatan yang telah kamu miliki. Ada perlindungan dari biaya rawat inap dan layanan khusus tanpa biaya tambahan.

Layanan khusus yang diberikan adalah kemudahan pengajuan klaim. Apabila nasabah sudah positif terkena virus Corona maka nasabah harus melampirkan surat diagnosis dan hasil pemeriksaan laboratorium dari dokter yang merawat atau menyatakan nasabah terdiagnosa virus Corona, dengan dokumen pendukung lainnya.

AXA juga menerbitkan surat penjaminan yang diberikan dalam waktu 1 kali 24 jam sejak terdiagnosa virus Corona. Nasabah juga bisa melakukan perpanjangan batas waktu penyerahan klaim secara reimbursement menjadi 120 hari. Jika polis nasabah tidak aktif pada masa periode inisiatif dan sudah terdiagnosa infeksi virus Corona nasabah akan diberikan kemudahan dalam pemulihan Polis dan dihapuskan masa tunggu polis.

Perlu kamu ketahui layanan khusus ini hanya berlaku bagi beberapa produk yaitu: Maestro Optima Care, Maestro Elite Care, Maestro Hospital Plan, Maestro Protection Care, Family Flexihealth, Asuransi Tambahan Easy Health, Asuransi Tambahan Hospital Income Surgical Plus, Asuransi Tambahan Hospital Income Surgical, Asuransi Tambahan Hospital Surgical Syariah.

Perlindungan Tambahan Prudential

PT Prudential Life Insurance Indonesia memberikan perlindungan tambahan terhadap pemegang polis Prudential Indonesia yang mengalami rawat inap akibat infeksi virus Corona. Prudential membuka periode inisiatif yaitu mulai tanggal 28 Januari hingga 31 Maret 2020. Seluruh tertanggung nasabah baru maupun lama otomatis akan menerima manfaat unit tambahan di samping manfaatnya yang sudah ada di dalam voli sesuai ketentuan. Potensial Indonesia memberikan manfaat unit tambahan satu juta perhari dihitung sejak awal nasabah dirawat di rumah sakit maksimal 30 hari.

Manfaat Khusus AIA

AIA memberikan manfaat khusus jika nasabah positif terdiagnosa virus Corona sehingga harus menjalani rawat inap. Nasabah tersebut akan mendapatkan manfaat berupa dana tunai sebesar Rp 1.500.000 per hari selama rawat inap berlangsung hingga 30 hari. Manfaat khusus ini melengkapi polis yang sudah ada dan berlaku mulai 6 Februari 2020 sampai 31 Maret 2020.

Nah, demikian merupakan cara penularan virus Corona yang perlu kamu ketahui. Sebaiknya lakukan pencegahan sebelum kamu tertular. Sebab, beberapa pasien yang sudah tertular dan Belum menunjukkan gejala cukup banyak sehingga lebih baik kita mencegah ketimbang mengobati. Agar lebih tenang kamu juga bisa melakukan proteksi dengan membeli produk asuransi kesehatan di Cekaja.com.

Tentang kami

Gesti Weningtyas

Gesti Weningtyas