Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Cara Top Up Pinjaman Uang Bank Mandiri

by Surtan Siahaan on 3 September, 2017

modal tambahan bisnis _ pinjaman UKM - CekAja.com

Saat sedang menyelesaikan cicilan pinjaman bank, ada kalanya orang butuh dana cepat. Bagi pemilik KTA Bank Mandiri, hal ini bukan persoalan.

Alasannya, nasabah yang melakukan pinjaman uang Bank Mandiri bisa melakukan top up alias penambahan kredit baru meskipun cicilan yang sebelumnya masih berjalan.

Hal ini tentu memudahkan banyak orang yang sedang membutuhkan dana cepat untuk kebutuhan mendesak. Asyiknya lagi, untuk mendapatkan tambahan dana tersebut tidak mudah. Syarat yang dibutuhkan juga sangat sederhana.

Namun, sebelum mengajukan top up alias penambahan limit kredit, ketahui dulu jenis pinjaman apa saja yang memiliki layanan ini. Berikut ini ulasannya:

KTA Mandiri, pinjaman tunai untuk segala kebutuhan

Produk KTA Mandiri adalah produk Kredit Tanpa Agunan yang dirilis oleh Bank Mandiri. Produk ini memiliki limit hingga Rp 200 juta dengan tenor alias jangka waktu kredit hingga 36 bulan (3 tahun).

Namun, khusus untuk karyawan yang penyaluran gajinya melalui Bank Mandiri, tenor yang diberikan bisa lebih panjang yakni hingga 60 bulan (5 tahun).

KPR Mandiri, solusi pembiayaan khusus properti

Mandiri KPR adalah fasilitas kredit pemilikan rumah dari Bank Mandiri yang diberikan kepada perorangan untuk keperluan pembelian rumah tinggal, apartemen, rumah toko, rumah kantor yang dijual melalui developer dan bukan developer.

Dua produk di atas memang jadi unggulan Bank Mandiri. Alasannya, selain prosedur mengajukan dan syaratnya cukup mudah untuk dipenuhi. Ada fitur top up yang sangat membantu keperluan yang harus dipenuhi dengan segera.

Menariknya, alasan pengajuan tambahan pinjaman cukup beragam dan tidak hanya terbatas pada kebutuhan konsumsi saja. Mau tahu apa saja kebutuhan yang bisa dibiayai dari top up pinjaman Bank Mandiri? Baca selengkapnya di bawah ini:

Renovasi rumah

Saat KPR yang diajukan nasabah tengah eksisting, seringkali terdapat kebutuhan untuk melakukan renovasi seperti memperbaiki atap rumah yang bocor, mengecat rumah, menambah ruang atau kamar, membangun car port hingga memperluas dapur.

Untuk kebutuhan renovasi ini biasanya dana yang dibutuhkan berkisar jutaan rupiah hingga ratusan juta rupiah.

Saat kita tengah berjuang melunasi KPR, tentu tidak mudah menyisakan dana untuk membiaya kebutuhan ini. Dengan adanya fasilitas top up, masalah satu ini bisa terselesaikan.

Biaya Pendidikan

biaya pendidikan anak _ kredit tanpa agunan- CekAja.com

KTA biasanya diajukan untuk membiayai kebutuhan mendesak seperti biaya kesehatan. Namun, saat sedang berjuang melunasi cicilan yang bisa memakan waktu 3 tahun, kebutuhan lainnya seperti biaya Pendidikan bisa saja muncul.

Seperti sudah kita ketahui Bersama, di Indonesia biaya Pendidikan digratiskan hingga jenjang Pendidikan 9 tahun. Namun, bantuan ini hanya berlaku untuk sekolah negeri saja. Sementara, mereka yang berselolah di SD, SMP hingga SMA swasta tidak mendapatkan subsidi Pendidikan dari pemerintah.

(Baca juga: Cara Agar Pinjaman KTA DBS Disetujui Bank)

Padahal, biaya Pendidikan berkualitas di sekolah swasta cukup mahal. Bahkan, untuk sekolah swasta favorit di kota besar seperti Jakarta, biaya uang pangkal dan administrasinya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Jika sudah seperti ini, nasabah KTA Mandiri bisa mengajukan top up.

Biaya kesehatan

tips sehat pria dan wanita _ asuransi kesehatan - CekAja.com

Tidak ada yang bisa menebak datangnya sakit. Meski kita sudah berusaha menjaga kesehatan, bisa saja masalah satu ini datang.

Bila hanya sakit ringan tidak masalah, tapi kalua sudah mengharuskan kita dirawat di rumah sakit dan mendapatkan penanganan serius, mau tak mau harus keluar uang yang tidak sedikit.

Nah, nasabah KPR Mandiri yang sedang dalam masa pelunasan kredit bisa mendapatkan jalan keluar dengan mengajukan top up dengan nilai tambahan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Bagaimana cara mengajukan top up?

Untuk mengajukan top up, ada sejumlah syarat yang dibutuhkan. Namun, syarat utama yang harus dilengkapi adalah: Untuk KPR Mandiri, kredit saat ini atau sudah berjalan selama 1 tahun dengan kolektibilitas atau riwayat pembayaran yang lancer dalam 6 bulan terakhir.

Sedangkan untuk nasabah KTA Mandiri, minimal kredit telah eksisting selama 6 bulan dengan kolektibilitas lancar. Selain syarat utama itu, terdapat dokumen pendukung yang harus dilengkapi yakni:

  1. Formulir top up asli yang sudah diisi dengan lengkap dan benar
  2. Foto kopi KTP pemohon dan KTP istri/suami
  3. Foto kopi kartu keluarga
  4. Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan bagi pewiraswasta dan profesional.
  5. Bagi PNS harus melampirkan surat keterangan jabatan
  6. Foto kopi rekening koran atau rekening tabungan dalam kurun 3 bulan terakhir

Setelah semua persyaratan dilengkapi, nasabah bisa mengajukan top up dengan melampirkan seluruh persyaratan dan dokumen ke kantor cabang Bank Mandiri terdekat. Jika tidak punya waktu untuk mendatangi kantor cabang, nasabah bisa mengajukan pinjaman secara online.

Apa saja benefit yang diperoleh dengan melakukan top up?

Ada banyak keuntungan yang diberikan Bank Mandiri kepada nasabah yang ingin melakukan top up. Keuntungan itu berupa suku bunga yang menarik, jangka waktu pelunasan/ tenor yang fleksibel hingga 15 tahun, bebas provisi kredit.

Sementara, untuk nilai kredit yang diajukan berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 1 miliar, sepanjang memenuhi ketentuan maksimal 90% dari nilai agunan (KPR) sesuai penilaian Bank Mandiri.

Tentang Penulis