10 Tips Menjaga Rumah dari Maling ini Wajib Diketahui!

7 min membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Salah satu jenis kriminalitas yang paling sering terjadi adalah pencurian barang. Umumnya, kasus pencurian barang terjadi di rumah-rumah. Hingga saat ini, tidak ada yang bisa memastikan bahwa rumah mu sudah aman 100 dari pencurian. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengetahui tips menjaga rumah dari maling.

Cegah Pencurian, 10 Tips Menjaga Rumah dari Maling ini Wajib Diketahui

Seperti yang diketahui, kasus pencurian barang sudah sering terjadi di waktu dan hari-hari biasa kasus pencurian barang sudah sering terjadi.

Lantas, bagaimana dengan kondisi saat ini, di mana wabah virus corona atau Covid-19 tengah menyerang dunia. Apakah, angka kejahatan semakin tinggi?

Dilansir dari liputan6.com, selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya untuk memerangi pandemi virus corona, angka kejahatan terlihat meningkat hingga 11,80 persen.

Di mana, angka kejahatan 11,80 persen tersebut di dominasi oleh kejahatan pencurian dan pemberatan (curat).

Hal tersebut dinyatakan oleh Asep Adi Saputra selaku Kepala Bagian Penum Divisi Humas Polri Kombes, pada 20 April 2020 di Mabes Polri.

Pasalnya, selama pandemi virus corona atau Covid-19 dan penerapan PSBB, perekonomian masyarakat Indonesia menurun, terlebih banyak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dimana-mana.

Melihat tingginya angka kejahatan tersebut, diharapkan setiap warga bisa menjaga rumahnya dengan lebih baik, tentunya dengan langkah-langkah yang tepat.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini CekAja.com akan mengulas tips menjaga rumah dari maling khusus untuk kamu.

(Baca Juga: Tips Amankan Rumah Saat Mudik)

10 Tips Menjaga Rumah dari Maling

Sebenarnya, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga rumah, agar terhindar dari incaran maling.

Beberapa cara tersebut di antaranya, yaitu mengunci pintu dengan benar, memasang terali hingga menggunakan seperangkat peralatan keamanan.

Nah, untuk mengetahui lebih lengkap apa saja cara yang bisa kamu lakukan, yuk simak 10 tips menjaga rumah dari maling yang telah CekAja.com rangkum sebagai berikut.

1. Mengunci Pintu dan Jendela

Tips menjaga rumah dari maling yang pertama adalah tentu kamu perlu mengunci pintu dan jendela. Hal ini menjadi hal yang sangat penting untuk kamu lakukan.

Pasalnya, empat dari sepuluh pencurian barang terjadi dengan pencuri yang masuk melalui pintu atau jendela yang tidak terkunci, seperti yang dilansir safety.com.

Agar pintu yang terkunci tidak mudah dibobol, kamu bisa menggunakan kunci ganda. Di mana, kamu bisa menggunakan pin tumbler sebagai kunci pertama, selanjutnya kamu lapisi kembali pintu dengan menggunakan kunci tuas.

Dengan menggunakan kunci ganda tersebut, maling akan menghabiskan waktu lebih lama untuk membobol pintu rumah mu di bandingkan proses pembobolan kunci rumah yang biasa.

Karena, umumnya maling hanya membutuhkan waktu 60 detik untuk bisa membobol kunci rumah mu.

Selanjutnya, untuk pengamanan jendela sendiri, rasanya tidak cukup aman apabila kamu hanya menguncinya seperti biasa.

Ada baiknya jika kamu memasang terali pada jendela mu. Hal tersebut sangat berguna untuk mencegah maling membobol jendela mu dengan mudah.

2. Gunakan Alat Pelindung Rumah yang Palsu

Tips menjaga rumah dari maling yang kedua adalah menggunakan alat pelindung rumah yang palsu. Hal ini bisa kamu lakukan untuk mengelabui para pencuri.

Karena sebenarnya, pada pencuri merasa ragu untuk merampok suatu rumah yang dilengkapi dengan alat pelindung.

Salah satu contoh alat pelindung rumah yang ditakutkan oleh maling adalah CCTV. Sebab, gerak-gerik maling dan proses terjadinya perampokan dapat terekam dengan lengkap di CCTV.

Selain itu, maling juga akan merasa kesulitan untuk membedakan mana CCTV yang asli dan palsu, karena bentuknya yang sangat kecil dan terletak disudut rumah.

Oleh karena itu, kebanyakan maling biasanya akan menghindari rumah dengan alat pelindung sebagai target perampokannya.

3. Menjalin Hubungan Baik dengan Tetangga

Menjalin hubungan baik dengan tetangga, nyatanya menjadi salah satu tips menjaga rumah dari maling.

Hal tersebut dikarenakan tetangga akan membantu menjaga dan mengawasi rumah mu, apabila dalam keadaan kosong atau sedang ditinggal bepergian.

Jika kamu memiliki hubungan baik dengan tetangga, maka antara kamu dan tetangga akan saling mengenal satu sama lain. Dengan begitu, maling akan merasa tidak nyaman untuk menjalankan aksinya.

Mereka merasa gerak-geriknya diawasi oleh para tetangga rumah mu. Selain itu, tetangga juga akan mencurigai keberadaan mu karena wajah yang dianggap asing. Oleh karena itu, peran tetangga dalam hal ini menjadi sangat penting.

4. Menanam Tanaman Berduri Dekat Jendela

Tips menjaga rumah dari maling yang keempat adalah dengan menanam tanaman berduri dekat jendela. Karena seperti yang diketahui, tanaman berduri yang ditanam di bawah jendela dapat menghambat dan mempersulit maling untuk masuk ke dalam rumah mu.

Apabila maling memaksa untuk tetap masuk ke dalam rumah, maka ia hanya akan membuang-buang waktu saja.

Sebab, maling perlu menghindari tanaman berduri tersebut agar ia dapat masuk ke dalam rumah dengan aman.

Salah satu contoh tanaman berduri yang bisa kamu tanam adalah kaktus. Pasalnya, kaktus tidak hanya memiliki bentuk yang cantik saja, tetapi kaktus juga memiliki duri yang banyak dan sangat tajam.

5. Pastikan Ponsel Selalu Aktif

Tips menjaga rumah yang kelima adalah dengan memastikan bahwa ponsel yang kamu gunakan selalu aktif. Hal tersebut sangat penting untuk kamu perhatikan, karena berguna sebagai media untuk kamu meminta pertolongan saat maling terlihat memasuki rumah mu.

Pastikan ponsel mu memiliki daya yang terisi penuh dan berada dalam jangkauan. Sehingga, apabila keadaan urgent menghampiri, kamu bisa langsung menghubungi tetangga, kerabat atau bahkan keluarga sesegera mungkin.

6. Jaga Rumah agar Tidak Kosong

Tips menjaga rumah dari maling yang berikutnya adalah jangan membiarkan rumah dalam keadaan kosong. Karena pada dasarnya, maling akan mengincar rumah yang terlihat sepi dan tidak ada aktivitas.

Tidak hanya itu, maling juga akan langsung menghindari rumah yang pemiliknya selalu berada di rumah atau pun rumah tersebut dihuni oleh banyak orang. Oleh karena itu, kamu bisa membuat rumah terkesan selalu berpenghuni.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan menghidupkan beberapa lampu saat malam hari. Selain itu, kamu juga bisa meninggalkan beberapa suara, seperti suara dari radio atau pun televisi.

Dengan begitu, maling yang sebelumnya sudah mengincar rumah mu akan menghindar dan membatalkan aksinya.

Hal tersebut tentu dikarenakan, maling merasa pemilik rumah sedang berada di dalam rumah dan sedang beraktivitas.

7. Memelihara Anjing

Tips menjaga rumah dari maling yang terakhir adalah dengan memelihara anjing. Cara yang satu ini menjadi cara alternatif yang bisa kamu lakukan. Karena, anjing selain dijadikan hewan peliharaan, nyatanya juga bisa menjadi penjaga rumah.

Karena seperti yang diketahui, anjing akan menggonggong apabila ada orang asing yang wajahnya tidak dikenali mendekati rumah yang ia jaga. Selain itu, anjing juga menjadi salah satu hewan yang sangat ditakuti.

Dengan begitu, memelihara anjing menjadi salah satu cara untuk menghalangi maling masuk ke rumah, tetapi juga berfungsi sebagai alarm rumah mu.

(Baca Juga: 4 Langkah Darurat Saat Rumah Kemalingan)

Jenis Pencurian saat Terjadi Bencana atau Wabah

Pada pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui tujuh tips menjaga rumah dari maling. Tujuh tips tersebut bisa kamu terapkan, agar rumah mu terhindar dari incaran maling.

Dan seperti yang sudah disinggung sebelumnya, jumlah maling atau pencuri di saat-saat seperti ini, yaitu ditengah pandemi virus corona atau Covid-19 rasanya bertambah, sebab tingkat kejahatan semakin meningkat.

Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh PHK, yang belakangan ini banyak dilakukan oleh sejumlah kantor di beberapa daerah.

Dengan begitu, para korban PHK tersebut mungkin berpikiran harus melakukan tindak kejahatan pencurian dan pemberatan demi mendapatkan uang dan memenuhi kebutuhan hidup.

Nah, kasus semacam itu yang terjadi saat bencana tengah melanda disebut dengan pencurian pemberatan.

Di mana, pihak yang melakukan tindak kejahatan tersebut akan mendapatkan hukuman yang lebih berat dari pencurian biasa, yaitu pidana penjara sampai paling lama tujuh tahun.

Pasal tentang Pencurian dengan Pemberatan

Hukuman yang diberikan terhadap tindak kejahatan pencurian tersebut, tentu sesuai dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, yang berisi:

“Diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun: Ke-4 pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu.

Isi dari Pasal 363 ayat (1) tersebut berlaku untuk:

  • Pencurian ternak
  • Pencurian pada waktu terjadinya kebakaran, letusan, banjir, gempa bumi atau gempa laut, gunung Meletus, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau bahaya perang
  • Pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang yang ada di sana tidak diketahui atau tidak dikehendaki oleh yang berhak
  • Pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu
  • Pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.

Nah, dari beberapa informasi dan beberapa penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan, bahwasannya apapun keadaannya kegiatan mencuri tidak pernah baik dan menguntungkan.

Meskipun ketika berada dikondisi yang seperti ini, perekonomian melemah jangan sampai membuat tingkat kriminalitas menjadi semakin tinggi.

Ada baiknya, untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa membuka usaha kecil-kecilan, seperti makanan dan minuman.

Kamu tidak perlu khawatir perihal modal, pasalnya kamu bisa mengajukan pinjaman dana tunai atau KTA dengan mudah dan cepat hanya di CekAja.com. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani