5 Cerita Dongeng Legendaris Anak Nusantara Paling Populer, Beserta Pesan Moral

7 min. membaca Oleh Estrin Vanadianti Lestari on

Bagi anak generasi 90-an, deretan dongeng legendaris anak nusantara, seperti Malin Kundang, hingga Timun Emas, mungkin sudah menjadi hiburan cerita sehari-hari, yang sangat menarik.

Akan tetapi, apakah anak zaman sekarang mengetahui cerita dongeng legendaris anak tersebut? Pasalnya, anak zaman sekarang lebih menyukai nonton Youtube sendiri, ketimbang dibacakan dongeng cerita rakyat.

Padahal, aktivitas membacakan dongeng terkait cerita rakyat, merupakan salah satu hal yang positif loh bunda.

Apalagi, isi dan makna dari cerita dongeng legendaris anak zaman dulu, sangat berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, meski beberapa mengandung unsur mitos.

Manfaat Mendongengkan Cerita Legendaris Anak

  • Bantu mengembangkan pemikiran kognitif

Anak yang didongengkan ceria legendaris, bisa membuatnya lebih mengenal banyak objek, tokoh, hingga karakter. Melalui kisah-kisah yang alurnya simpel, membuat akan bisa belajar menganalisa sendiri, dan berpikir lebih kritis.

  • Bantu kembangkan daya imajinasi

Cerita dongeng legendaris anak memiliki banyak plot, cerita, dan kisah yang menarik. Nah, disinilah anak bisa memunculkan imajinasinya sendiri.

Terlebih, anak memiliki dunia imajinasi yang luas, karena mereka belum melihat banyak dunia nyata di luar sana. Namun, orang tua juga harus tetap mengarahkan imajinasinya ke arah yang positif.

  • Bisa mempererat ikatan orang tua dan anak

Ada banyak anak yang kurang beruntung, karena quality time dengan orang tua, karena sibuk bekerja. Nah, dengan membacakan dongeng sebelum tidur, bisa membuat ikatan batin orang tua dan anak bisa dekat.

Jadi, sempatkan ya bunda untuk mendongengkan anak, meski sebentar, namun efeknya sangat luar biasa loh.

  • Bisa meningkatkan keterampilan berbahasa

Nah, ketika ibu sedang membacakan dongeng, ada baiknya sertakan nada-nada dan tutur kata, yang sesuai dengan karakter tokohnya. Misal, tokoh yang baik dengan tutur kata yang lembut, sopan, dan pelan, begitu pun sebaliknya.

Namun, orang tua juga harus memberitahu ke si kecil, bahwa tutur kata yang baiklah yang harus ditiru. Karena, anak-anak mudah menyerap tutur kata yang diucapkan.

  • Membangkitkan minat baca anak

Setelah didongengkan, anak-anak biasanya akan mudah penasaran, dan mencari tahu sendiri tentang buku dan cerita-cerita lainnya.

(Baca Juga: #DiRumahAja Sambil Mendongeng untuk Membantu Tumbuh Kembang Anak)

Sehingga, bisa memunculkan minat baca sejak dini, dan keinginan membaca bisa semakin meningkat, hingga besar.

Nah, itulah beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari mendongengkan anak. Tapi, apakah si kecil sudah tahu, deretan cerita dongeng legendaris anak berikut? Yuk, intip rangkumannya berikut ini!

5 Cerita Dongeng Legendaris Anak Paling Populer

1. Malin Kundang

Cerita dongeng legendaris anak yang paling populer, bahkan hingga kini lokasi ceritanya dijadikan tempat wisata warga Indonesia, adalah kisah anak durhaka, Malin Kundang.

Malin Kundang sendiri, merupakan cerita legendaris, asal Sumatera Barat. Dalam cerita ini, Malin Kundang adalah seorang anak laki-laki, dan hanya memiliki seorang ibu bernama Mande Rubayah.

Ketika Malin sudah tumbuh menjadi laki-laki dewasa, ia pergi merantau, dan kembali pulang sekaligus membawa istri.

Namun, dibalik kepulangannya, Malin berbohong, dan menyampaikan bahwa ibunya bukanlah seorang janda, tapi dari keluarga bangsawan.

Namun, ketika bertemu sang ibu, Malin malah malu dan tidak mengakui ibunya. Sang ibu yang diperlakukan seperti itu pun, tentu sangat sakit hati.

Lalu sang ibu sambil menangis, mengutuk Malin Kundang menjadi batu. Sampai saat ini, batu yang menyerupai Malin Kundang sedan bersujud pun, masih ada di Sumatera Barat, dan menjadi lokasi wisata yang unik serta bersejarah.

Nah, pesan moral yang didapat, tentu sangat nyata. Bunda bisa memberitahu si kecil bahwa cerita ini mengajarkan kita untuk menghormati orang tua.

Tidak hanya itu, janganlah durhaka dan lupa dengan orang tua terutama ibu. Karena, jika menyakiti hati ibu, maka karma kehidupan yang buruk akan menantimu.

2. Timun Mas

Cerita dongeng legendaris anak paling populer yan berikutnya ini adalah Timun Mas. Cerita Timun Mas ini, diawali dari seorang ibu tua bernama mbok Srini, yang ingin memiliki anak.

Saking ingin memiliki anak, mbok Srini sampai harus meminta pertolongan, kepada raksasa. Akhirnya, ia pun diberi sebuah biji ajaib, dan tumbuhlah sebuah timun berwarna emas.

Bukan timun biasa, timun emas tersebut ternyata melahirkan seorang gadis cantik. Gadis itu pun dinamai Timun Mas, dan dirawat oleh mbok Srini, seperti anak sendiri.

Namun, dibalik kebaikan sang raksasa kala itu yang memberikan biji ajaib, ternyata tersimpan maksud jahat.

Sang raksasa ingin, ketika anak itu besar dan dewasa, agar dikembalikan padanya untuk dijadikan santapan.

Tidak putus asa begitu saja, Timun Mas yang cantik, dewasa dan cerdik ini pun, akhirnya berjuang agar tetap hidup dan melawan raksasa tersebut.

Akhirnya, Timun Mas berhasil mengalahkan raksasa, dan ia bisa kembali menjalani kehidupan dengan mbok Srini.

Di dalam cerita ini, pesan moral yang terkandung adalah jangan anggap remeh usaha dan kerja keras seseorang, meskipun derajat, status, hingga fisiknya terlihat lemah.

Selain itu, teruslah berusaha dan menghadapi segala rintangan yang ada. Karena, dengan keyakinan tersebut, kamu bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

3. Sangkuriang

Jika Malin Kundang merupakan tokoh cerita rakyat dari Sumatera Barat, cerita Sangkuriang justru menjadi cerita dongeng legendaris anak, paling populer dari Tanah Sunda.

Berbeda dengan cerita Malin Kundang, Sangkuriang merupakan anak laki-laki yang hidup bersama sang ibu, bernama Dayang Sumbi.

Sang ibu, yang dikenal memiliki perawakan awet muda, cantik, bak bidadari, membuat sang anak justru mencoba ingin mempersunting ibunya sendiri.

Namun, ternyata Sangkurian boleh menikahi Dayang Sumbi, dengan berbagai syarat. Akan tetapi semua rencana tersebut digagalkan oleh Dayang Sumbi sendiri.

Sangkuriang pun kesal dan kecewa, hingga akhirnya mengamuk sampai menendang sebuah perahu yang pernah dibuatnya ke arah utara.

Perahu tersebut pun jatuh terbalik atau menangkup, dan jadilah Gunung Tangkuban Perahu.

Nah, untuk pesan moral yang bisa diambil dari cerita ini, adalah seorang anak tidak boleh sombong, harus menjadi orang yang baik, dan pandai menahan hawa nafsu.

Perlu diketahui juga, bahwa kisah Sangkurian ini,

4. Si Kancil

Cerita dongeng legendaris anak, yang paling bikin gemas adalah Si Kancil. Dikenal dengan hewan yang cerdik, membuat cerita beserta tokohnya, sangat populer di telinga anak Indonesia kala itu.

Tidak hanya satu cerita, dongeng Si Kancil ada banyak loh, mulai dari Kancil dan Buaya, Kancil dan Harimau, Kancil dan Petani, hingga Kancil dan Gajah.

Nah, untuk pesan moral yang didapatkan dari cerita dongeng Si Kancil ini, bahwa jangan sekali-kali meremehkan seseorang yang kecil, baik dari segi status hingga fisik. Karena, jika ia memiliki kecerdikan, bukan berarti ia tidak mampu melakukan sesuatu.

Seperti Si Kancil, yang selalu berhasil keluar dari masalah meski selalu dianggap remeh, dengan cara cerdiknya, untuk menyelamatkan diri, dari teman-teman buasnya.

5. Bawang Merah dan Bawang Putih

Cerita dongeng legendaris anak, yang satu ini mungkin selalu membuat siapapun sebal dengan tokoh Bawang Merah.

Cerita rakyat yang berasal dari Riau ini, bercerita tentang dua gadis cantik bernama Bawang Putih dan Bawang Merah, yang hidup bersama namun beda karakter.

Seperti yang diketahui, bahwa karakter Bawang Putih dikenal lembut, baik hati, tekun, rajin dan penuh kasih sayang.

Sedangkan Bawang Merah, adalah gadis yang malas, sombong, tega, dan judes. Mereka hidup di rumah tua, bersama dengan ibu tiri, yang sifatnya sama seperti Bawang Merah.

Di dalam cerita ini, Bawang Putih selalu merasa tertekan, karena ibu tiri dan saudara tirinya sangat jahat kepadanya, tapi mereka malah memanfaatkan harta Bawang Putih dan keluarganya.

Padahal, Bawang Putih sudah sangat baik kepada mereka. Tapi, mereka tetap tidak tahu terimakasih, dan menganggap Bawang Putih pembawa sial.

Nah, untuk pesan moral yang didapatkan dari cerita ini, meskipun seorang ibu tiri memiliki anak sambung yang bukan dari darah dagingnya, tidak seharusnya bersikap membedakan kasih sayang.

Ada satu lagi pesan moral yang bisa dapat, yakni selalu jadi orang baik seperti Bawang Putih, karena perilaku baik, akan membawa manfaat hidup untuk diri sendiri, maupun orang lain.

(Baca Juga: 6 Daftar Podcast Dongeng Anak yang Sarat Makna dan Pesan Moral)

Nah, itu dia beberapa cerita dongeng legendaris anak, yang paling populer, dan wajib diketahui anak-anak zaman sekarang.

Bahkan, jika perlu, bunda bisa membelikan buku-buku cerita rakyat, agar si kecil bisa lebih mengenal cerita asli dari Indonesia.

Jangan sampai, anak-anak Indonesia, hanya tahu cerita Princess Disney dan Elsa saja ya bunda!

Buku Cerita Rakyat Banyak Tersedia di Toko Buku Offline dan Online

Buat bunda yang sedang mencari buku-buku cerita rakyat, bunda bisa membelinya di toko buku offline, seperti di Gramedia, hingga toko online.

Agar lebih praktis dan hemat, buku-buku tersebut juga bisa dibeli menggunakan kartu kredit loh.

Terlebih, kini Gramedia sering memberikan banyak promo menarik, untuk para pemilik kartu kredit.

Belum punya kartu kredit? Jangan khawatir, yuk beli buku-buku cerita rakyat untuk si kecil, dengan kartu kredit yang bisa diajukan melalui CekAja.com.

Di sini CekAja.com akan membantu untuk memilihkan produk kartu kredit yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

CekAja.com juga menyediakan banyak produk kartu kredit, dari berbagai bank ternama Indonesia.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan akrtu kredit terbaik pilihan, hanya di CekAja.com, dan beli buku-buku cerita rakyat favorit si kecil di toko buku offline maupun online!