Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

CIMB Principal Luncurkan ReksaDana dengan Minimal Investasi Rp 100 Ribu

by JTO on 12 Desember, 2014

PT CIMB Principal Asset Management (CPAM) menerbitkan produk barunya yaitu Reksa Dana CIMB-Principal SMART (Sectoral Multi Alpha Rotation Tactixs) Equity Fund. Reksa dana saham yang dimiliki oleh CPAM ini menetapkan minimum investasi awal sebesar Rp 100.000.

“Investasi awal yang terjangkau bagi semua kalangan sebesar Rp100 ribu. Reksa dana ini juga telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tanggal 18 November 2014,” ujar Presiden Direktur CPAM Fajar R Hidajat dalam peluncurannya di Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Menurut Fajar, CIMB-Prinsipal SMART Equity Fund merupakan reksa dana rotasi sektor berbasis ekuitas (sector rotation fund) yang mencari alpha semaksimal mungkin dalam jangka panjang. Reksa dana ini akan menanamkan investasi saham dengan strategi sektor rotasi yang menyesuaikan alokasi antara sektor cyclical dan defensive dengan bantuan indikator pasar. Hal itu untuk mengikuti perubahan siklus pasar dan mengoptimalkan imbal hasil.

Sektor cyclical adalah sektor yang berkorelasi dan bergerak searah dengan siklus ekonomi. Sektor ini dipengaruhi oleh indikator ekonomi seperti suku bunga, inflasi dan tingkat konsumsi dikresioner masyarakat. Cakupan yang ada di sektor ini adalah otomotif, keuangan, komoditas, logam, properti, semen dan sebagainya.

Sedangkan sektor defensive atau non-cyclical adalah sektor yang tidak berkorelasi dengan siklus ekonomi. Cakupan untuk sektor ini adalah kesehatan, ritel, utilitas, telekomunikasi, jalan tol dan sebagainya.

Berbicara tentang target 2015, CIMB Principal Asset Management (CPAM) menargetkan perolehan sebesar Rp300 miliar dari nasabah ritel dan institusi. Fajar mengatakan, perusahaan akan meluncurkan enam hingga 10 produk reksa dana baru dalam rangka mencapai target tersebut, utamanya reksa dana saham.

“Selain itu ‎akan menambah tiga hingga empat bank distributor ‎baru dari dua bank distributor saat ini,” katanya.

Jumlah dana kelolaan CPAM hingga 10 Desember lalu mencapai Rp 3,46 triliun dari total 31 reksa dana‎ berbentuk kontrak investasi kolektif dan enam reksa dana berbentuk pengelolaan dana nasabah individu (PDNI).

Sejumlah Rp 1,18 triliun reksa dana ‎terproteksi, Rp 1,10 triliun reksa dana pendapatan tetap, Rp 686 miliar reksa dana saham dan indeks, Rp 298 miliar reksa dana campuran, Rp 153 miliar PDNI, dan Rp 34 miliar reksa dana pasar uang. “Produk reksa dana saham kami masih menduduki ranking 20 besar dari total 133 produk reksa dana saham di pasar,” katanya.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami