Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Ini Ciri-ciri Kolesterol Tinggi Yang Patut Diwaspadai

by Maria Nofianti on 7 Februari, 2020

Memiliki tubuh yang sehat adalah impian setiap orang. Namun memiliki gaya hidup yang sehat ternyata tak diterapkan oleh setiap orang. Ya, ini memang satu hal yang ironis. Saat kita ingin lemak dalam tubuh hilang, atau tubuh kita sehat, tetapi hobi kita makan, dan yang banyak dimakan adalah makanan tak sehat yang banyak mengandung kolesterol, minyak, dll.

ciri ciri kolesterol tinggi yang patut diwaspadai

Isu mengenai timbunan kolesterol yang tak baik untuk tubuh jika jumlahnya berlebihan memang selalu hangat dibicarakan, terlebih bagi kita yang sudah menginjak usia di atas 25 tahun.

Meski ternyata juga ada anak usia remaja yang sudah mengidap kolesterol berlebih. Ya, kolesterol menjadi sangat ditakuti, karena bisa dengan mudah mengundang beragam penyakit tumbuh dalam tubuh.

Namun, apa sih sebenarnya kolesterol ini dan bagaimana ciri–ciri kolesterol tinggi yang patut diwaspadai. Pada dasarnya kolesterol adalah zat lilin yang dibuat oleh organ hati kamu untuk melindungi saraf dan membuat jaringan sel dan hormon tertentu.

Tubuh kamu juga mendapat kolesterol dari makanan yang kamu makan. Ini termasuk telur, daging, dan susu. Tapi terlalu banyak kolesterol bisa berdampak buruk bagi kesehatan kamu. Kolesterol sendiri dibagi menjadi 2, yakni ada kolesterol “baik” dan kolesterol “jahat”.

Kolesterol baik dikenal sebagai high-density lipoprotein (HDL). Ini menghilangkan kolesterol dari aliran darah. Low-density lipoprotein (LDL) adalah kolesterol “jahat”.

Jika kadar kolesterol total kamu tinggi karena kadar LDL yang tinggi, kamu mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung atau stroke. Tetapi, jika kadar kolesterol total kamu tinggi hanya karena tingkat HDL tinggi, kamu mungkin tidak berisiko lebih tinggi.

Trigliserida adalah jenis lemak lain dalam darahmu. Ketika kamu makan lebih banyak kalori daripada yang bisa digunakan tubuhmu, itu mengubah kalori ekstra menjadi trigliserida.

(Baca Juga: Cara Cek Kadar Kolesterol)

Jika kadar kolesterol LDL terlalu tinggi, atau kadar kolesterol HDL terlalu rendah, maka akan membuat timbunan lemak menumpuk di pembuluh darah kamu.

Deposito ini akan mempersulit aliran darah yang cukup ke arteri. Ini dapat menyebabkan masalah di seluruh tubuh kamu, terutama di jantung dan otak, atau bisa berakibat fatal.

Kolesterol tinggi biasanya tidak menunjukkan gejala apa pun. Dalam kebanyakan kasus hanya menyebabkan peristiwa darurat.

Perlu diketahui juga nih salah satu penyebab tingginya kolesterol. Kelebihan berat badan dan tidak aktif juga menyebabkan kolesterol tinggi. Jika kamu kelebihan berat badan, kemungkinan besar kamu memiliki kadar trigliserida yang lebih tinggi.

Jika kamu tidak pernah berolahraga dan tidak aktif secara umum, itu dapat menurunkan HDL kamu (kolesterol baik). Riwayat keluarga kamu juga memengaruhi kadar kolesterol kamu. Penelitian telah menunjukkan bahwa kolesterol tinggi cenderung menurun dalam keluarga.

Jika kamu memiliki anggota keluarga langsung yang memilikinya, kamu juga bisa memilikinya. Merokok juga menyebabkan kolesterol tinggi. Ini menurunkan HDL kamu (kolesterol baik).

Tes darah adalah satu-satunya cara untuk mengetahui apakah kolesterol kamu terlalu tinggi. Ini berarti memiliki kadar kolesterol darah total di atas 240 miligram per desiliter (mg / dL). Minta dokter kamu untuk memberi kamu tes kolesterol setelah kamu berusia 20 tahun.

Kemudian, periksa kembali kolesterolmu setiap 4 hingga 6 tahun. Dokter kamu mungkin juga menyarankan agar memeriksakan kolesterol lebih sering jika kamu memiliki riwayat keluarga yang memiliki kolesterol tinggi.

Agar kamu lebih memperhatikan kesehatan diri sendiri maka kamu harus tahu ciri-ciri kolesterol tinggi yang patut diwaspadai sebagai berikut:

1. Sakit kepala

Sakit kepala bisa terjadi dengan banyak sebab. Namun sakit kepala yang sering dan terjadi tiba-tiba juga harus kamu waspadai. Salah satu tanda bahwa kolesterol kamu tinggi juga bisa ditandai dengan sakit kepala hebat karena adanya penyumbatan aliran darah ke otak oleh plak yang disebabkan oleh kolesterol tinggi ini.

Jadi, mulai sekarang lebih peka ya terhadap tubuhmu, jangan hanya menganggap sakit kepala adalah hal yang biasa, karena jika sudah sering pun harus segera diperiksa, siapa tahu ini adalah cara tubuh untuk memberitahu kondisinya.

2. Nyeri dada

Ciri-ciri kolesterol tinggi yang patut diwaspadai selanjutnya adalah nyeri di dada. Ini terjadi ketika sesuatu menghalangi arteri atau tidak ada cukup aliran darah di arteri yang membawa darah kaya oksigen ke jantung kamu. Kamu akan merasakan sesak, berat, sakit atau bahkan terbakar di bagian dada.

Jika kamu sering merasakannya sebaiknya kamu segera mengeceknya ke dokter. Jangan mengabaikan hal ini, jadi periksalah sebelum terlambat. Karena dengan mengetahui sejak dini, maka kamu bisa mengatasi dan mengobatinya lebih cepat.

3. Susah bernafas

Susah bernafas kadang sering diartikan sebagai penyakit asma. Namun ternyata tidak selamanya bahwa susah bernafas adalah penyakit asma. Bisa saja ini terjadi karena kamu mempunyai kolesterol tinggi di tubuh. Saat aliran darah yang menuju ke jantung berkurang maka tidak akan menerima darah dengan lancar karena jantung mengalami kesulitan memompa darahnya.

Keadaan ini bisa mempengaruhi semua bagian tubuh termasuk paru-paru dan kamu akan merasakan susah bernafas. Jika terlambat diatasi, maka hal ini dapat menyebabkan nafasmu berhenti, alias meninggal.

4. Sering kesemutan dan pegal-pegal

Jika kamu memiliki ciri-ciri kolesterol tinggi yang patut diwaspadai seperti sering kesemutan dan pegal-pegal, maka kamu harus segera berobat. Kesemutan untuk orang normal biasanya hanya terjadi saat kita berada di posisi tubuh yang sama untuk waktu yang lama. Namun jika kamu tidak berada dalam posisi itu tapi merasakan kesemutan bisa jadi itu karena kolesterol kamu tinggi.

Begitu juga dengan rasa pegal-pegal di beberapa bagian tubuh. Ini biasanya karena penumpukan kolesterol sehingga menghambat aliran darah. Jadi, pergilah ke dokter atau klinik medis untuk melakukan cek darah, dan mengetahui apakah hal tersebut disebabkan oleh kolesterol tinggi, atau bukan.

5. Tekanan darah tinggi

Masyarakat umumnya mengetahui kolesterol tinggi dan selalu dihubungkan dengan penyakit tekanan darah tinggi. Meski tidak 100% benar, namun hal ini bisa terjadi, karena pembuluh darah yang mengeras karena kolesterol tinggi akan menyulitkan darah untuk mengalir sehingga jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah. Hal ini yang menyebabkan tekanan darah tinggi.

Penyakit tekanan darah tinggi juga tidak bisa langsung dikenali kecuali kamu rutin memeriksakan tekanan darah kamu.

Jika kamu terbukti memiliki tekanan darah yang tinggi sebaiknya lakukan juga tes kolesterol agar mengetahui apakah tekanan darah tinggi kamu dikarenakan kolesterol yang tinggi. Karena memang keduanya bisa berhubungan.

6. Sering kelelahan

Gejala berikutnya yang harus kamu waspadai jika kamu sering mengalami kelelahan. Saat kolesterol kamu tinggi dan sudah membuat plak di pembuluh darah otomatis itu akan menghambat aliran darah ke seluruh tubuh.

Darah yang kaya oksigen seharusnya bisa dengan lancar dialirkan ke seluruh tubuh. Namun karena ada plak ini maka jaringan dan organ-organ tubuh kekurangan darah yang kaya oksigen sehingga membuat tubuh kamu mudah lelah.

7. Rasa pegal di tengkuk

Ini adalah rasa yang paling sering dirasakan oleh orang-orang dengan kolesterol yang tinggi. Jika kamu sering merasakan rasa pegal yang hebat di tengkuk maka kamu harus berhati-hati dan segera cek kolesterol kamu.

8. Otot kaki menjadi lemah

Rasa seperti kaki menjadi sulit untuk berjalan bisa karena otot kaki yang melemah akibat terhambatnya aliran darah ke daerah kaki. Hal ini akan membuat kamu tidak kuat untuk berjalan karena ototnya lemas. Segera periksakan ke dokter jika gejala ini menyerang kamu.

9. Gejala stroke

Penumpukan plak yang disebabkan oleh kolesterol tinggi dapat menempatkan kamu pada risiko serius memiliki pasokan darah ke bagian penting dari otak kamu berkurang atau terputus. Inilah yang terjadi ketika stroke terjadi. Stroke adalah keadaan darurat medis. Penting untuk bertindak cepat dan mencari perawatan medis jika kamu atau siapa pun yang kamu kenal mengalami gejala stroke.

Gejala-gejala ini termasuk kehilangan keseimbangan dan koordinasi secara tiba-tiba, pusing mendadak, asimetri wajah (kelopak mata dan mulut terkulai hanya pada satu sisi), ketidakmampuan untuk bergerak, terutama mempengaruhi hanya satu sisi tubuh, kebingungan, kata-kata slurring, mati rasa di wajah, lengan, atau kaki, terutama pada satu sisi tubuh, penglihatan kabur, penglihatan menghitam, atau penglihatan ganda, dan tiba-tiba sakit kepala parah.

10. Xanthelasma

Ini adalah ciri-ciri kolesterol tinggi yang patut diwaspadai karena terlihat berbeda dari yang umum. Ini adalah kondisi kolesterol yang banyak menumpuk di bawah lapisan kulit.

Bisa terjadi di bagian ujung kelopak mata, lutut, tumit dan siku. Biasanya berwarna kuning muda dan bentuknya bentol. Segera periksakan ke dokter jika terjadi gejala ini.

(Baca Juga: Tips Terhindar dari Penyakit Jantung)

Kolesterol tinggi biasanya diperiksa melalui tes darah yang disebut tes kolesterol. Dokter akan mengambil sampel darah dan mengirimkannya ke laboratorium untuk dianalisis.

Dokter akan memintamu untuk tidak makan atau minum apa pun selama setidaknya 12 jam sebelum tes. Tes kolesterol ini mengukur total kolesterol, kolesterol HDL, kolesterol LDL, dan trigliserida. Pusat Tepercaya Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Sumber Tepercaya mengatakan ini adalah tingkat yang diinginkan:

  • Kolesterol LDL jika kurang dari 100 mg / dL adalah normal
  • Kolesterol HDL jika 60 mg / dL atau lebih tinggi adalah normal
  • Trigliserida sebaiknya kurang dari 150 mg / dL

Total kolesterol kamu umumnya dianggap “tinggi batas” jika itu antara 200 dan 239 mg / dL. Jika diatas 240 mg/dL maka akan disebut tinggi. Kolesterol LDL umumnya dianggap “tinggi batas” jika itu antara 130 dan 159 mg / dL dan akan disebut tinggi jika di atas 160 mg / dL. Kolesterol HDL umumnya dianggap “buruk” jika di bawah 40 mg / dL.

Itulah 10 ciri-ciri kolesterol tinggi yang patut diwaspadai oleh kita semua. Karena kolesterol tinggi tidak menyebabkan gejala pada tahap awal, kadi sangat penting untuk membuat pilihan gaya hidup yang sehat, agar kondisi tubuhmu selalu baik.

Makanlah makanan yang sehat, pertahankan rutinitas olahraga, dan secara teratur pantau kadar kolesterol kamu dengan memeriksanya ke dokter. Jika memang sudah memiliki kolesterol tinggi, maka cobalah untuk tak tergoda mengkonsumsi makanan yang tak sehat. Karena makanan adalah faktor penting yang menunjang kondisi kesehatanmu.

Tentang Penulis