Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

CPNS 2019, Ini Instansi dan Formasi Paling ‘Laris’ Diincar

by Sindhi Aderianti on 15 November, 2019

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) resmi dibuka pada 11 November 2019 lalu. Terhitung sejak hari pertama hingga sekarang, ribuan orang lebih sudah mendaftarkan diri mereka melalui https://sscn.bkn.go.id/.

cpns 2018, rekrutmen cpns, cpns

Badan Kepegawaian Negara (BKN) pun merilis lima instansi teratas yang memiliki jumlah pelamar terbanyak. Data diambil berdasarkan pelamar yang telah mengirim lamaran per Rabu (13/11/2019) pukul 14:43 WIB. Melihat postingan dari akun media sosial Facebook Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia, berikut instansi dengan jumlah pelamar terbanyak yang dimaksud:

1. Kemenkumham

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menempati posisi pertama sebagai instansi dengan pelamar terbanyak di penerimaan CPNS 2019. Sejauh ini, ada sekitar 14.020 yang siap bersaing untuk bisa lolos seleksi administrasi. Dari tahun ke tahun, kementerian tersebut memang tak pernah sepi peminat. Kemungkinan besar, salah satu alasannya karena jumlah formasi yang juga banyak.

(Baca juga: Krusial! Ini 5 Tahapan Seleksi CPNS Sampai Diterima)
2. Kejaksaan Agung

Posisi ke dua terdapat instansi Kejaksaan Agung yang mencapai 2.185 pelamar di hari ke tiga pendaftaran. Tahun ini, Kejaksaan RI bahkan membuka sebanyak 2.000 formasi seleksi CPNS untuk lulusan SLTA/SMA sederajat (1.000 formasi pengawal tahanan dan 1.000 formasi pengemudi tahanan). Masing-masing formasi membuka seleksi 2 orang untuk pelamar putra dan putri Papua, serta 998 orang untuk pelamar umum.

3. Pemerintah Kabupaten Bogor

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga tak kalah ramai diisi ribuan pelamar. Tercatat sudah 841 orang yang melamar ke berbagai formasi di instansi pemerintahan tersebut. Pemkab Bogor membutuhkan 219 tenaga kesehatan, 392 tenaga pendidikan, dan 228 tenaga teknis.

4. Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Di penerimaan CPNS 2019 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menempati peringkat ke-4 instansi terlaris dengan jumlah pelamar sebanyak 775 orang. Formasi jabatan yang dibutuhkan oleh Pemprov Jawa Timur adalah 1.817. Adapun rincian formasinya antara lain tenaga guru 1.133, tenaga kesehatan 322, dan tenaga teknis 362. Alokasi formasi tersebut terbagi menjadi tiga jenis, yaitu formasi umum, cum laude, dan disabilitas.

5. Kementerian Pertanian

Terakhir, instansi pemerintah yang laris manis di CPNS 2019 adalah Kementerian Pertanian. Kementerian Pertanian dengan formasi cukup banyak, diserbu oleh pelamar yang nyaris serupa jumlahnya. Diketahui, kementerian yang dipimpin Syahrul Yasin Limpo ini mengalokasikan 362 kursi untuk 37 jabatan fungsional dan 156 kursi untuk 50 jabatan pelaksana. Sampai hari ketiga pendaftaran, jumlah pelamar di Kementerian Pertanian sudah menyentuh angka 643 orang.

Menurut update dari BKN, sejak Rabu (13/11/2019) kemarin sudah sebanyak 1.190.604 pelamar yang membuat akun. Sementara itu, beberapa formasi juga turut mengalami lonjakan jumlah pelamar. Penjaga tahanan menjadi ‘juaranya’ dengan 6.264 orang yang melamar. Berikut ini rangking formasi CPNS 2019 terlaris selengkapnya:

  • Penjaga Tahanan (Pria) 6.264 sebanyak pelamar
  • Penjaga Tahanan (Wanita) sebanyak 2.489 pelamar
  • Pelaksana/Pemula – Pemeriksa Keimigrasian (Pria) sebanyak 2.314 pelamar
  • Ahli Pertama – Guru Kelas sebanyak 1.992 pelamar
  • Pelaksana/Terampil – Bidan sebanyak 1.685 pelamar
  • Ahli Pertama – Guru Agama Islam sebanyak 1.433 pelamar
  • Pelaksana/Pemula – Pemeriksa Keimigrasian (Wanita) sebanyak 1.374 pelamar
  • Pengawal Tahanan Atau Narapidana sebanyak 1.217 pelamar
  • Ahli Pertama – Pranata Komputer sebanyak 1.100 pelamar
  • Pelaksana/Terampil – Perawat sebanyak 1.079 pelamar.
(Baca juga: Pendaftaran CPNS Resmi Dibuka, Begini Syarat dan Prosedurnya)

Uniknya dalam penerimaan CPNS 2019 ini, penyelenggara seleksi memberlakukan masa sanggah. Pada kesempatan tersebut, peserta dipersilakan memberi sanggahan atau protes, terkait hasil seleksi administrasi. Bagi yang dinyatakan tidak memenuhi syarat secara administrasif akan diberikan waktu sanggah maksimal tiga hari untuk memperbaikinya setelah pengumuman. 

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.