Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Cukup Nabung 3 Tahun, Kamu Bisa Beli Rumah di Usia 25

by Tisyrin on 29 Maret, 2017

rumah tangga _ KPR - CekAja.com

Tidak ada yang tidak mungkin jika kamu punya niat yang kuat serta serius dalam berusaha seperti bisa punya rumah di usia muda.

Kalau kamu mulai bekerja pertama kali di usia 22-23 tahun, bukan tidak mungkin di usia 25 tahun kamu sudah bisa menempati rumah sendiri hasil jerih payahmu. Dengan menabung secara rutin dan terencana, kamu bisa mewujudkan impian tersebut.

Sebagai langkah awal, tentukan dulu berapa harga rumah incaranmu saat ini. Tujuannya, agar lebih mudah menentukan estimasi uang muka atau Down Payment  (DP) untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) nantinya.

Namun, kamu perlu ingat bahwa harga properti dapat mengalami kenaikan 10%-20% setiap tahunnya. Jadi, harga rumah yang kamu incar saat ini akan semakin mahal saat kamu membelinya beberapa tahun mendatang.

Dalam membeli rumah pertama, kamu bisa mengincar rumah murah seharga Rp150 juta. Untuk kamu yang bekerja di Jakarta, kamu masih bisa menemukan rumah murah semacam itu di kota penyangga Jakarta seperti kawasan Kabupaten Bogor meskipun terbilang jarang. Sementara untuk kamu yang tinggal di daerah, masih sangat memungkinkan untuk mencari rumah dengan harga tersebut.

Harga rumah tersebut sedikit di atas rumah subsidi. Untuk tahun 2017, kementerian terkait menetapkan harga maksimal rumah subsidi Rp141 juta untuk kawasan Jabodetabek.

Nah selagi masih muda, masih ada waktu untuk mengumpulkan uang dan membeli rumah non subsidi. CekAja.com akan membantu membuat perhitungan rencana tabungan untuk memiliki rumah di usia 25 tahun.

Bagaimana caranya?

Seperti telah disebutkan tadi, kamu perlu menabung dengan rutin dan terencana. Sejak mendapatkan gaji pertamamu di usia 22 – 23 tahun, tanamkan tekad kuat untuk menabung. Sisihkan setiap bulan demi mengantongi uang muka untuk rumah impian. Di usia 25 tahun kelak, kamu pun sudah siap mengajukan KPR.

Simak perhitungan berikut ini:

  • Harga rumah incaran saat ini (usia 22 – 23 tahun) : Rp150 juta
  • Estimasi harga rumah saat membeli (usia 25 tahun) : Rp240 juta (dengan perhitungan kenaikan harga rumah 20% per tahun atau Rp30 juta per tahun)
  • Estimasi DP 10%: Rp24 juta

Inilah jumlah uang yang harus ditabung:

Tabel di atas tanpa memperhitungkan bunga tabungan.
Tabel di atas tanpa memperhitungkan bunga tabungan.

Sebagai fresh graduate, kamu mungkin belum mendapatkan gaji yang tinggi. Dan kamu masih harus membagi keuanganmu untuk kebutuhan lainnya. Namun, usahakan mulai rutin menabung untuk membeli rumah. Dari tabel di atas terlihat bahwa kamu harus mulai menabung Rp600 ribu per bulan sejak mendapatkan gaji pertama atau selama tahun pertamamu bekerja.

Pada tahun selanjutnya, tingkatkan jumlah tabunganmu untuk membeli rumah menjadi Rp700.000 per bulan. Dan di tahun ketiga, tingkatkan lagi menjadi Rp800.000 per bulan. Jumlah uang yang harus kamu tabung per bulan terus meningkat karena seorang karyawan biasanya akan mengalami kenaikan gaji setiap tahunnya.

Di usia 25 tahun, tabunganmu sudah mencapai angka lebih dari Rp25 juta, cukup untuk membayar DP rumah bukan?

Jika kamu mengincar harga rumah yang lebih mahal, tentu saja kamu harus meningkatkan jumlah tabunganmu. Selain itu, kamu juga sebaiknya menyiapkan biaya ekstra untuk biaya-biaya selain DP yaitu biaya notaris, biaya provisi, biaya pajak, dan biaya asuransi properti.

Terkadang ada saja pengembang yang memberikan promo berupa DP yang sangat ringan atau bebas biaya-biaya lainnya. Kamu bisa saja memanfaatkan promo tersebut asalkan tetap teliti sebelum membeli.

Apakah cukup hanya dengan menabung?

Agar lebih ringan dalam mengejar kenaikan harga properti, kamu juga bisa menempatkan danamu pada instrumen investasi terlebih dahulu, misalnya reksadana.  Tujuannya tentu saja agar danamu berkembang.

Berikut ini gambaran berinventasi di reksadana jika kamu memiliki target mengumpulkan Rp24 juta untuk DP rumah.

Sumber: Simulasi Investasi Danareksa Online
Sumber: Simulasi Investasi Danareksa Online

Dalam tabel simulasi tersebut terlihat ada empat jenis reksadana yaitu reksadana saham, reksadana campuran, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana pasar uang. Dengan investasi pada reksadana, kamu cukup menyisihkan Rp500.000 – Rp600.000-an saja per bulannya selama 3 tahun untuk mengejar angka Rp24 juta. Jumlah yang harus kamu sisihkan jauh lebih sedikit daripada menabung biasa bukan?

Bagaimana? Siapa punya rumah di usia muda?

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.