Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Daftar Bisnis Kuliner yang Terancam Sepi Saat Idul Adha

by Miftahul Khoer on 9 Agustus, 2019

Perayaan Idul Adha merupakan momen paling ditunggu banyak orang terutama umat Muslim. Selain banyak umat yang ingin berkurban, banyak juga masyarakat yang menanti untuk mendapatkan daging kurban yang dibagikan. 


Pada momen Idul Adha, hampir setiap orang akan menikmati daging kurban yang dibagikan di setiap majelis taklim, rukun tetangga (RT), dan orang-orang yang berkurban lainnya. Ini artinya, ketersediaan daging kurban di tengah masyarakat akan melimpah untuk beberapa hari. Dengan demikian, kondisi ini akan berdampak terhadap bisnis olahan daging sapi dan kambing.

Untuk itu, ada beberapa jenis usaha yang sebaiknya tidak dijalankan terlebih dahulu ketika momen Idul Adha seperti sebagai berikut.

1. Sate

Sebagian besar orang sepertinya doyan banget mengonsumsi sate, baik sate kambing maupun sapi. Makanan yang tercatat sebagai salah satu menu terenak di dunia ini telah berkembang sejak abad ke-19 lalu.

Makanan satu ini banyak variannya mulai dari sate Madura, sate Padang, hingga sate taichan. Makanan dengan ciri khas daging dipotong-potong dan dibakar ini memiliki aroma khas yang mengugah selera.

Namun, pada momen lebaran Idul Adha, sebaiknya kamu pikir-pikir dulu atau paling tidak meliburkan diri terlebih dahulu untuk berjualan sate. Pasalnya, hampir setiap orang terutama di Indonesia bakal punya daging kurban yang biasanya diolah salah satunya untuk sate.

(Baca juga: Tradisi Unik Idul Adha di 6 Negara, Hias Hewan Kurban Salah Satunya)
2. Soto

Kuliner khas Indonesia yang juga banyak diburu banyak orang adalah soto. Ada banyak jenis soto yang dijual luas di masyarakat mulai dari soto Lamongan, soto Betawi, soto Bogor, hingga soto Madura yang semuanya menggunakan daging.

Ciri khas soto yang bikin orang ketagihan saat menikmatinya adalah kuah dan isiannya yang terdiri dari telur, bihun, kol dan nasi hangat. Maka tak heran jika makanan satu ini menjadi salah satu menu favorit orang nomor satu di Indonesia alias Presiden Jokowi.

Hanya saja, pada momen lebaran Idul Adha ini sebaiknya kamu yang biasa berjualan soto, sejenak untuk tidak berjualan dulu deh, soalnya banyak orang yang akan bikin soto sendiri di rumahnya karena punya daging kurban.

3. Sop

Sop sapi dan sop kambing merupakan menu makanan yang paling banyak di cari terutama di kawasan Jawa. Menu satu ini menjadi favorit para pecinta kuliner yang hobi banget memakan olahan daging.

Di Jakarta ada namanya sop Betawi yang terbuat dari daging sapi dan kambing. Ada juga jeroan sapi dan kambing sebagai pelengkap agar sop lebih bervariasi dan menggugah selera. Menu satu ini juga menjadi incaran penikmat daging. Sehingga jangan heran jika banyak pedagang kaki-kaki lima yang menjual sop kambing dan sapi sebagai kuliner yang banyak diburu.

Nah, di momen lebaran Idul Adha ini hampir sebagian orang punya banyak pilihan untuk mengolah daging kurban mulai dari sate, soto, sop hingga gulai yang dimasak di rumahnya. So, sebaiknya selama momen lebaran ini kamu gak berjualan dulu menu-menu di atas deh.

4. Gulai

Makanan yang sudah pasti dimasak dari olahan daging kurban seperti sapi dan kambing adalah gulai. Ya, makanan satu ini memang menjadi favorit keluarga saat mendapat bagian daging kurban. Selain memasaknya yang relatif mudah, gulai daging kambing atau sapi juga suka bikin ketagihan. Tak heran jika menu satu ini dijual dengan harga agak tinggi di jalan-jalan hingga restoran.

Nah, berhubung momen Idul Adha yang hampir setiap orang punya daging kurban, alangkah baiknya untuk tidak berjualan gulai untuk sementara. Karena mungkin orang yang punya daging akan membuat gulai juga di rumah.

Kiat Buka Usaha Musiman

Di sisi lain, kamu justru bisa mencari lahan bisnis lain di momen lebaran Idul Adha ini. Misalnya kamu bisa berjualan tusuk sate, arang, bumbu-bumbu, bandar kulit sapi dan kambing hingga alat pembakaran sate. Jangan salah, ketika permintaan kebutuhan-kebutuhan seperti di atas banyak, maka peluang untung juga semakin tinggi.

Usaha musiman biasa dilakukan dalam momen-momen tertentu. Misalnya ketika momen perhelatan akbar olahraga macam Piala Dunia, Asian Games dan turnamen akbar olahraga lainnya. Selain itu, bisnis musiman juga kerap dilakukan juga dalam momen-momen hari raya seperti Idul Fitri dan Idul Adha di mana banyak sekali peluang usaha musiman menggiurkan yang bisa dikerjakan.

Nah, biar usaha musiman kamu menguntungkan, simak deh beberapa tips berikut ini.

  • Kualitas terbaik

Berikan kualitas terbaik dari produk yang kamu jual kepada konsumen agar pelanggan merasa puas sehingga memungkinkan produk yang kamu jual bisa terus berkembang dan tetap mendapat pelanggan setia.

  • Beda dari yang lain

Kamu harus menjadi pembeda dari pedagang yang lain, karena bisnis musiman pasti juga dilakukan oleh orang lain. Kalau misalnya kamu menjalani bisnis musiman pada momen Idul Adha, maka sebisa mungkin menjual produk yang lebih unik, bisa dari segi kemasan atau juga cara memasarkan.

  • Kelola keuangan dengan baik

Mengelola keuangan memang harus dilakukan dalam kondisi apapun tak terkecuali saat membuka bisnis musiman. Seperti kita ketahui, bisnis musiman sangat bergantung pada momen tertentu. Dengan begitu, pengeluaran dan pemasukan berapapun harus dicatat dengan baik.

(Baca juga: Jemput Rezeki Jelang Idul Adha, Ini 5 Pilihan Bisnisnya)
  • Evaluasi

Meski hanya bisnis musiman, tapi kamu tetap harus melakukan evaluasi bisnis. Sebagai wirausahawan sejati, kamu harus melakukan evaluasi untuk mengetahui apa saja kekurangan dan kelebihan saat melakukan bisnis. Ini penting karena berpengaruh pada bisnis musiman yang akan kamu jalani pada momen berikutnya.

Nah buat kamu yang masih terkendala modal untuk memulai usaha, kamu bisa akses CekAja.com untuk mendapat panduan finansial terpercaya.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.