Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Ini Daftar Kendaraan yang ‘Bebas’ dari Aturan Ganjil Genap

by Achmad Fauzi on 3 Juli, 2018

Uji coba perluasan kebijakan ganjil genap pada mobil pribadi di sejumlah jalanan Jakarta telah di mulai pada kemarin. Perluasan kebijakan ini bertujuan untuk melerai kemacetan di Jakarta jelang penyelenggaraan Asian Games pada Agustus nanti.

Jakarta

Semula, kebijakan ini hanya berlaku di Jl. M.H. Thamrin, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Gatot Subroto. Namun kini akan diperluas hingga ‎Jl. Benyamin Sueb, Jl. Ahmad Yani, Jl. D.I. Panjaitan, Jl. S. Parman, Jl. Rasuna Said, Jl, MT, Haryono dan Jl Metro Pondok Indah.

Dalam kebijakan ini, pada tanggal genap hanya mobil yang berpelat nomor genap yang bisa melewati jalanan tersebut. Sebaliknya, pada tanggal ganjil hanya pelat nomor ganjil yang boleh melewati jalan tersebut. Kebijakan ini berlaku setiap hari mulai pukul 06.00-21.00 WIB.

Meski diperluas, ternyata ada lho kendaraan yang dikecualikan dalam kebijakan ganjil-genap. Artinya, kendaraan tersebut boleh melintasi jalan tersebut tanpa perlu mencocokan pelat dengan tanggal. Nah berikut, kendaraan yang “boleh” melintasi kawasan kebijakan ganjil genap.

Kendaraan yang dikecualikan

Seperti dilansir dalam twitter TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro terdapat 10 kategori kendaraan yang dikecualikan dari perluasan ganjil genap yakni diantaranya. (Baca juga: Mau KPR? Kini Anda Bisa DP Rumah 0 Persen!)

  1. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara RI: Presiden/Wakil Presiden, Ketua MPR/DPR/DPD, Ketua MA/MK/KY.
  2. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.
  3. Kendaraan dinas operasional berpelat dinas, kendaraan atlet dan official yang bertanda khusus (sticker) Asian Games.
  4. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang bertugas.
  5. Kendaraan ambulans yang mengangkut orang sakit.
  6. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas.
  7. Mobil angkutan umum (pelat kuning).
  8. Kendaraan angkutan barang Bahan Bakar Minyak dan Bahan Bakar Gas.
  9. Sepeda motor.
  10. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Polri, seperti kendaraan pengangkut uang (Bank Indonesia, antar bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari Polri.

Jalan alternatif yang bisa dilalui

Dalam cuitan Twitternya, TMC Polda Metro Jaya juga memberikan informasi terkait dengan rute alternatif yang bisa dilalui Anda. Dengan begitu, Anda tetap bisa menggunakan mobil pribadi untuk berangkat kerja.

Terdapat 6 rute alternatif yang bisa Anda lalui selama masa uji coba perluasan kebijakan ganjil genap yang diantaranya: (Baca juga: Yuk Cek! 5 Pesepak Bola dengan Bayaran Tertinggi di Dunia)

    • Untuk dari arah Jakarta Timur Anda bisa melalui Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Suprapto – Jl. Salemba Raya – Jl. Matraman – dan seterusnya. Selain itu, dari Arah imur Anda juga bisa melewati Jl. Akses Tol Cikampek – Jl. Sutoyo – Jl. Dewi Sartika – Dan seterusnya.
    • Kemudian, dari arah selatan Anda bisa melewati Jl. Warung Jati Barat – Jl. Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl. Soepomo – Jl. Saharjo – dan seterusnya. Untuk arah selatan juga bisa melewati Jl RA Kartini – Jl. Ciputat Raya – dan seterusnya.
  • Sementara, untuk Arah utara rute yang bisa dilewati mulai dari Jl. RE Martadinata – Jl. Danau Sunter BArat – Jl. HBR Motik – Jl. Gunung Sahari – dan seterusnya. Anda juga bisa melalui rute Jl. S. Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Suryo Pranoto/Jl. Cideng – dan seterusnya.

Manfaatkan angkutan umum

Nah bagi Anda yang enggan untuk menggunakan mobil pribadi, maka Anda bisa manfaatkan layanan angkutan umum TransJakarta yang telah disediakan. (Baca juga: Tak Mau Kredit Ditolak Oleh Bank? Cek Hal-hal Berikut Ini!)

Untuk perluasan kebijakan ini, pihak pemerintah telah menyediakan 204 bus khusus untuk wilayah-wilayah yang terdampak perluasan kebijakan ganjil-genap. Berikut rute layanan angkutan umum TransJakarta yang bisa Anda manfaatkan.

Untuk Arah Utara disiapkan Koridor 1 (Blok M-Kota), Koridor 5 (Kampung Melayu-Ancol), Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit), Koridor 10 (PGC Cililitan-Tanjung Priok). Kemudian dari arah Timur Koridor 2 (Pulo Gadung-Harmoni), Koridor 4 (Tugas-Dukuh Atas), Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit), Koridor 11 (Kampung Melayu-Pulo Gadung), Koridor 13 (Tendean-Puri Beta), Dari Barat, Koridor 3 (Pasar Baru-Kalideres).

Selanjutnya, dari arah Selatan tersedia Koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas), Koridor 7 (Kampung Rambutan-Kampung Melayu), Koridor 8 (Lebak Bulus-Harmoni). Sementara terdapat, Feeder Bus Transjakarta yang tersedia di Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Benyamin Sueb, Jalan A Yani, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Metro Pondok Indah.

Itulah beberapa informasi tentang perluasan kebijakan ganjil genap di sejumlah jalanan di Jakarta. Dengan adanya kebijakan itu diharapkan jalanan di Jakarta tidak terlalu padat. Dengan begitu, Anda bisa sampai ke kantor dengan tepat waktu.

Tentang Penulis

Jurnalis yang hampir menjadi pemain bola internasional.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami