Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Daftar Kesalahan yang Dilakukan Freshgraduate Saat Masuk Dunia Kerja

by Rafly Aditia on 29 Februari, 2016

Menjadi seorang freshgraduate yang baru saja lulus kuliah memang diterpa banyak dilema. Bagaimana tidak? Ketika maksud hati masih ingin bersenang-senang dan menikmati momen bermain bersama teman-teman, keadaan menuntut untuk mulai bertanggung jawab melalui keharusan memasuki dunia kerja. Nyatanya, karena tidak siap, serentetan kesalahan pun dilakukan.

Kesalahan-kesalahan ini memang sepele. Tapi sayangnya membuat kegagalan untuk masuk ke dunia kerja dan sering dilakukan oleh freshgraduate. Apa saja kesalahan yang dimaksud? Berikut adalah daftar kesalahan dan apa yang sebenarnya harus dilakukan oleh freshgraduate dalam dunia kerja;

Tidak kreatif membuat portofolio

Dalam membuat portofolio atau curiculum vitae banyak sekali freshgraduate yang melakukan kesalahan. Hal-hal kecil seperti salah mencantumkan tanggal, salah ketik atau “typo” hingga membuat CV yang monoton menjadi penyebab mengapa hingga saat ini kamu belum juga mendapatkan panggilan wawancara kerja.

Coba bandingkan dengan mereka yang membuat CV menarik, dan bukan hanya lembaran berisi teks saja. Melainkan dengan membuat CV melalui sentuhan kreatifitas dalam bentuk gambar atau video dan dibuat dengan sempurna tanpa kesalahan seperti typo, ketidaksesuaian tanggal dan sebagainya akan membuatmu memiliki peluang mengikuti interview kerja lebih besar.

(Baca juga: Tips Interview Kerja Bagi First Jobber Agar Dapat Gaji 50 Persen Lebih Tinggi)

Cari lowongan hanya lewat teman

Ada sebuah kesalahan besar yang masih sering dilakukan oleh para freshgraduate saat ini. Kesalahan tersebut adalah mencari pekerjaan lewat teman. Sebenarnya tidak masalah, tetapi apabila menanyakan pekerjaan kepada teman yang selevel maka hal tersebut merupakan kekeliruan yang benar-benar hanya membuang waktu. Kenapa? Karena teman yang selevel bukanlah orang yang dapat menentukan kamu diterima kerja atau tidak nantinya, ketahuilah bahwa temanmu juga sulit dalam mencari pekerjaan.

Mencari kerja di job fair adalah salah satu pilihan untuk mendapatkan pekerjaan. Tetapi, sebenarnya bursa kerja saat ini banyak dirasa orang kurang efektif dan efisien bagi pencari kerja. Masalahnya? Banyaknya antrean, lamaran yang menumpuk hingga berkardus-kardus justru membuat staf rekrutmen cukup malas mengeceknya.

Maka dari itu, sebaiknya cobalah untuk melatih diri agar menjadi lebih mandiri dalam mencari lowongan pekerjaan. Manfaatkan koneksi internet di rumah, notebook, dan smartphone yang kamu punya. Banyak sekali situs-situs lowongan pekerjaan saat ini. Ketahui juga, bahwa kebanyakan staff  rekrutmen lebih sering melakukan pengecekan lamaran yang masuk melalui email dan situs kerja online.

Hanya bergaul dengan teman seangkatan, dan anti-alumni

Kalau sampai saat ini kamu hanya nongkrong dan bergaul dengan teman seangkatan saja, sebaiknya segeralah merubah kebiasaan tersebut. Karena bergaul dengan teman seangkatan saja tidak bisa memperluas jaringan pada saat di dunia kerja nanti.

Sementara kalau kamu banyak bergaul dengan alumni, atau setidaknya senior saat di kampus atau sekolah maka dalam beberapa tahun ke depan pergaulan kamu tersebut akan berubah menjadi jaringan yang sangat mungkin dapat membantu dalam urusan pekerjaan.

(Baca juga: Kenali Berbagai Jenis Investasi Agar Keuanganmu Cerah di Masa Depan)

Ikuti arus dan tidak miliki rencana karir

Kesalahan lain yang suka dilakukan oleh freshgraduate di dunia kerja adalah menjalani karir atau pekerjaan dengan mengikuti arus. Karena terbuai dengan asyiknya merasakan penghasilan sendiri, kamu tidak menghiraukan target karir dan finansial di masa depan. Ini merupakan salah satu penyebab mengapa banyak sekali orang memiliki karir yang jalan di tempat.

Jadi, yang harus kamu lakukan adalah membuat rencana karir. Tetapkanlah target dalam beberapa tahun ke depan. Misalnya pada saat ini kamu masih menempati posisi staff, maka tahun depan atau dua tahun ke depan kamu harus menetapkan target sebagai supervisor, 4 tahun ke depan sebagai manajer, dan sebagainya untuk memacu karir dan hidup agar bisa lebih maju.

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami