Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

7 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri on

Kesenian tradisional Papua selalu bisa memikat hati para wisatawan yang berkunjung ke kota dengan julukan Surga Kecil nan eksotis itu. Mulai dari alat musik hingga tari tradisional, berikut ini informasi mengenai beragam kesenian tradisional khas Papua.

Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Pesona Keindahan Papua, Surga Kecil di Ujung Timur Indonesia

Dengan julukannya sebagai “Surga Kecil di Ujung Timur Indonesia”, Papua mampu membius jutaan wisatawan yang berkunjung ke sana.

Bagaimana tidak? Selain menghadirkan tradisi dan kesenian tradisional, pulau yang memiliki kekayaan alam melimpah ini dianggap cukup unik, sebab punya dua wilayah yang terbagi yakni satu di Indonesia, dan wilayah lainnya masuk dalam Papua Nugini.

Nah, berbicara mengenai pesona alamnya, kurang afdal jika kamu enggak berkunjung ke beberapa destinasi yang kerap membuat wisatawan berdecak kagum. Mulai dari Raja Ampat, Lembah Baliem, Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Taman Nasional Lorentz, Danau Sentani, hingga Danau Paniai.

Keindahan dari tempat-tempat tersebut bahkan sudah dikenal dunia lho, sehingga tak heran kalau kunjungan wisatawan ke Papua selalu meningkat setiap tahunnya, terutama oleh para wisatawan mancanegara.

Lantas, bagaimana dengan kamu? Apakah tertarik berkunjung ke Papua pasca pandemi nanti?

(Baca Juga: 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku)

9 Kesenian Tradisional Papua

Sebelum berkunjung ke pulau yang terletak di Ujung Timur Indonesia itu, mari ketahui dulu info bermanfaat yang satu ini, ya apalagi kalau bukan tentang kesenian tradisional Papua.

Serupa dengan provinsi lain yang ada di Indonesia, Papua dikenal punya beragam kesenian tradisional yang sampai saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Pembahasan mengenai kesenian tradisionalnya sendiri, akan CekAja rangkum menjadi dua sub-bab, yakni kesenian tradisional berupa alat musik dan kesenian tradisional berupa tarian.

Nah, biar enggak makin penasaran, berikut informasi mengenai kesenian tradisional Papua. Simak infonya sampai habis ya!

Alat Musik Tradisional

Kesenian tradisional Papua yang pertama kali akan dibahas adalah alat musiknya. Alat musik tradisional khas Papua ini memang punya banyak jenis.

Namun pada pembahasan berikut, CekAja hanya akan mengulas 5 alat musik saja dan semoga bisa menjadi informasi bermanfaat. 

1. Alat Musik Tifa

Alat Musik Tifa - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Ketenaran alat musik Tifa, membuat kesenian tradisional Papua yang satu ini bahkan telah menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Tifa merupakan alat musik dari batang kayu yang telah dilubangi serta menggunakan kulit rusa kering pada salah satu ujung batang kayu tersebut.  

Instrumen dengan bentuk menyerupai gendang ini dimainkan dengan cara dipukul dan sering kali digunakan untuk mengiringi tarian perang. Untuk jenisnya sendiri, Tifa memiliki lima jenis alat musik berbeda dengan hasil suara yang sama-sama bagus.

Mulai dari Tifa Jekir, Tifa Bas, Tifa Jekir Potong, Tifa Potong, hingga Tifa Dasar.

2. Alat Musik Pikon

Alat Musik Pikon - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Selain Tifa, alat musik yang termasuk dalam kesenian tradisional Papua adalah Pikon. Ini merupakan alat musik yang cenderung sering dimainkan oleh laki-laki saat acara adat atau pesta rakyat.

Dalam bahasa Baliem, kata Pikon atau Pikonane sendiri berarti bunyi.

Alat musik tradisional Papua ini umumnya berasal dari suku Dani, yang mana masyarakat di suku tersebut kerap memainkannya sesaat setelah bekerja.

Menariknya, konon menurut masyarakat yang sering memainkan Pikon, menganggap jika alat musik ini justru menghasilkan suara yang sumbang.

Tapi, seiring dengan perkembangan zaman, kini alat musik Pikon punya suara yang merdu dan kerap dimainkan untuk acara yang sifatnya hiburan semata.

Keotentikan dari alat musik tradisional Pikon lah yang membuatnya dikenal. Sebab faktanya enggak semua orang bisa memainkan alat musik ini lho, bahkan menurut masyarakat Papua, Pikon termasuk salah satu alat musik yang cukup rumit.

3. Alat Musik Butshake

Alat Musik Butshake - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Alat musik Butshake biasa dimainkan sebagai musik pengiring tarian saat pesta adat. Asalnya sendiri dari Muyu, Kabupaten Marauke. Kesenian tradisional Papua ini dianggap unik, karena bentuknya yang terbuat dari biji kenari dan bambu.

Tidak hanya bentuknya saja yang unik, Butshake juga mengeluarkan suara yang khas lho, yakni seperti gemericik air ketika diayunkan dengan tangan. Penyebabnya tak lain dari gesekan antara buah kenari dan bambu yang ada di dalam alat musik ini.  

4. Alat Musik Atowo

Alat Musik Atowo - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Alat musik selanjutnya yang termasuk dalam kesenian tradisional Papua adalah Atowo. Instrument ini punya bentuk menyerupai Tifa dengan ukuran lebih kecil, sehingga lebih ringan ketika dibawa dengan tangan kosong.

Karena bentuknya seperti Tifa, Atowo dimainkan dengan cara dipukul pada sisi atas dan sisi lainnya dipegang dengan tanan.

Nah, kalau kamu termasuk orang yang kidal, berarti tabuhlah Atowo dengan tangan kiri, sementara tangan kanan berfungsi untuk memegang bagian bawah alat musik tersebut, begitupun sebaliknya ya.  

Atowo ini biasa digunakan untuk mengiringi upacara adat atau pesta rakyat dengan suguhan tarian adat untuk menghibur masyarakat.

5. Alat Musik Kecapi Mulut

Alat Musik Kecapi Mulut - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Mungkin ini adalah salah satu kesenian tradisional Papua yang bisa kamu temukan di Museum Loka Budaya Universitas Cendrawasih, Jayapura.

Instrumet Kecapi mulut terbuat dari bamboo wuluh dan konon dipercaya berasal dari suku Dani yang tinggal di Lembah Baliem.

Butuh teknik khusus untuk bisa memainkan alat musik yang satu ini. Ya, seorang pemain Kecapi mulut mesti menjepit alat musik tersebut diantara bibirnya, kemudian ditiup sembari menarik tali dari alat musik tersebut.

Suara yang dihasilkan dari Kecapi mulut sebetulnya tidak terlalu keras, sehingga alat musik ini hanya dimainkan saat acara kecil saja yang sifatnya menghibur.

Tari Tradisional

Setiap provinsi di Indonesia tentu saja memiliki tarian tradisional sendiri sebagai bagian dari warisan yang diturunkan oleh para leluhurnya.

Nah, berbicara mengenai kesenian tradisional Papua, wilayah yang terletak di Timur Indonesia ini punya banyak tarian yang kerap dipentaskan saat pesta rakyat maupun upacara adat.

Berikut beberapa tari tradisional khas Papua yang telah dirangkum CekAja dari berbagai sumber.

6. Tari Sajojo

Tari Sajojo - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Bisa dibilang Tari Sajojo ini adalah kesenian tradisional Papua yang paling dikenal di seluruh tanah air. Tarian ini kerap dipertunjukkan saat ingin menyambut tamu besar atau berbagai acara penting lainnya di wilayah Papua.

Tari Sajojo ini punya konsep yang dinamis, di mana para penari baik pria maupun wanita akan secara bersama-sama melompat dan menghentakkan kakinya begitu alat musik pengiring, seperti Tifa telah dimainkan.

Dalam perkembangannya kini, tarian yang juga diiringi dengan Lagu Sajojo ini juga telah menggunakan musik modern lho. Sehingga masyarakat akan tetap bersemangat ketika menonton tarian tersebut, dan kesenian ini pun enggak bakal tergerus oleh zaman.

7. Tari Fela Mandu

Tari Fela Mandu - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Berbeda dari Tari Sajojo, kesenian tradisional Papua berikutnya yang diartikan sebagai tarian perang adalah Tari Fela Mandu. Tarian ini diyakini berasal dari Puyo Kecil, suatu daerah di Sentani Tengah, Papua.

Tari Fela Mandu konon diciptakan oleh para leluhur, yakni orang-orang Amatali, Putali dan Abar, yang hendak pergi berperang kemudian mendapatkan kemenangan setelah berhasil melawan orang-orang dari suku Sekori, Sebeya, dan Sewiron dari wilayah Abar, Sentani Tengah.

Saat ini tarian tersebut hanyalah sebagai simbolik untuk menghargai para leluhur. Di mana Tari Fela Mandu biasa dipentaskan dalam acara besar yang sifatnya menghibur.

Dengan diiringi alat musik Tifa dan Wakhu, Tari Fela Mandu ditarikan oleh laki-laki lengkap menggunakan pakaian tradisional dan peralatan perang.

(Baca Juga: Wisata Taman Nasional Lorentz, Surga di Tanah Papua)

8. Tari Musyoh

Tari Musyoh - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Kesenian tradisional Papua lainnya yang termasuk dalam kategori tarian adalah Tari Musyoh. Tarian ini merupakan salah satu tari sakral yang ada di Papua, dengan rata-rata penari adalah sekelompok pria.

Tari Musyoh bermakna untuk mengusir arwah yang gentayangan akibat kecelakaan maut yang dialaminya.

Menurut kepercayaan suku adat Papua, seseorang yang meninggal karena tabrakan atau kecelakaan pasti arwahnya tidak bisa pergi dengan damai. Maka dari itu, dibutuhkan tarian yang sakral seperti Tari Musyoh untuk bantu mengusir dan menenangkan arwah tersebut.

Tarian ini dilakukan dengan memakai koteka, rok rumbai, dan tameng. Kemudian untuk alat musik pengiringnya, adalah dengan menggunakan Tifa.

9. Tari Suanggi

Tari Suanggi - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Terakhir, kesenian tradisional Papua adalah Tari Suanggi. Tarian dari Papua Barat ini konon bercerita tentang seorang suami yang bersedih karena ditinggal mati oleh istrinya.

Dalam kepercayaan suku Papua, kata “Suanggi” diartikan sebagai roh jahat. Makanya jangan heran kalau tarian tradisional yang satu ini punya nuansa magis karena gerak tarinya seperti sedang melakukan ritual.

Jalan-jalan ke Papua Yuk, Bisa Lebih Hemat dengan Kartu Kredit

Itu tadi sembilan kesenian tradisional Papua. Menurut banyaknya sumber yang CekAja temukan nih, ternyata waktu terbaik untuk berkunjung ke wilayah di Ujung Timur Indonesia tersebut adalah saat bulan Oktober.

Karena di bulan itu, terdapat dua festival rutin yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat, yakni Festival Seni Budaya Papua Barat di Manokwari pada 7 hingga 11 Oktober, serta Festival Pesona Bahari Raja Ampat di Pantai Waisai Torang Cinta pada 18 hingga 22 Oktober.

Nah, semoga saja jelang festival tersebut, pandemi Corona di Indonesia sudah membaik ya. Sehingga kamu bisa pergi berlibur ke Papua.

Kalau belum pun, enggak perlu bersedih. Itu tandanya kamu masih bisa menabung agar wisata yang dilakukan nanti menjadi lebih bermakna dan tak pusing memikirkan uang.

Selain menabung nih, kamu juga bisa sembari apply kartu kredit, karena menggunakan kartu kredit bisa jauh lebih hemat lho, terutama dalam pembelian tiket pesawat.

Bahkan, beberapa produk finansial yang satu ini juga sudah dilengkapi dengan asuransi perjalanan dari bank penerbit produk tersebut.

Masih bingung ingin menggunakan kartu kredit yang mana? Bandingkan saja dulu di CekAja.com.

Lewat layanan kami, kamu bisa membandingkan produk kartu kredit yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhanmu.

Terus, kamu enggak perlu repot lagi apply di website bank nya lho, karena kamu bisa langsung mengajukannya di CekAja.com, lebih praktis bukan?

Untuk informasi lebih lanjut, segera kunjungi laman CekAja.com dan dapatkan penawaran terbaik dari kartu kredit yang kamu ajukan di sini.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri