Daftar Pintu Tol yang Ditutup Selama PPKM Darurat, Ini Rincian Lengkapnya

Siapa di antara kamu yang sudah tahu daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat? Kalau belum, yuk simak bersama-sama ulasan lengkap yang akan CekAja berikan di artikel ini!

Daftar Pintu Tol yang Ditutup Selama PPKM Darurat, Ini Rincian Lengkapnya

Dampak Perpanjangan PPKM Darurat Terhadap Penutupan Pintu Tol

Nyatanya, masa PPKM darurat yang diperpanjang hingga 25 Juli 2021, berdampak pada sejumlah daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat.

Memang, dampaknya tidak berbentuk penambahan jumlah pintu tol. Namun, pintu tol yang masuk dalam daftar tersebut, masih tidak bisa dilalui akibat penyekatan.

Meskipun, ada beberapa kategori kendaraan yang mendapat pengecualian. Seperti misalnya ambulans, kendaraan TNI, kendaraan yang berasal dari sektor kritikal dan esensial, hingga kendaraan yang pengemudinya sudah melengkapi sejumlah dokumen yang dibutuhkan, seperti:

  • Sertifikat vaksin
  • Surat tes Covid-19 dengan hasil negatif, baik PCR atau Antigen
  • Surat tugas atau Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Apabila pengemudi memenuhi semua persyaratan dokumen tersebut, maka ia bisa melintas dan lolos dari penyekatan yang diterapkan di beberapa ruas jalan tol.

Intinya, dengan adanya perpanjangan PPKM Darurat yang direncanakan usai pada 25 Juli 2021, membuat penyekatan di beberapa pintu tol ikut diperpanjang.

Langkah ini sejatinya ditempuh oleh pemerintah, guna mengurangi mobilitas masyarakat, serta meminimalisir risiko penularan virus Covid-19.

(Baca Juga: Daftar Penyekatan PPKM Darurat di Jabodetabek)

Daftar Pintu Tol yang Ditutup Selama PPKM Darurat

Seperti yang dijanjikan sebelumnya, CekAja akan memberikan daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat terlengkap.

Daftar pintu tol yang akan diberikan ini, sejatinya berdasarkan informasi yang disampaikan oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sesuai diskresi dan kerjasama dengan pihak Kepolisian dan TNI, yang disampaikan melalui akun Instagram resminya, yaitu @official.jasamarga.

Lantas, apa saja daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat? Berikut uraian datanya per 15 Juli 2021.

1. Wilayah Jabodetabek

Wilayah Jabodetabek - Pintu Tol yang Ditutup Selama PPKM

Dalam Kota – Arah Cawang

  • Off Ramp Slipi
  • Off Ramp Senayan
  • Off Ramp Semanggi
  • Off Ramp Tebet
  • Off Ramp Cawang.

Dalam Kota – Arah Tomang

  • Off Ramp Slipi
  • Off Ramp Semanggi
  • Off Ramp Kuningan
  • Off Ramp Tebet.

Jagorawi

  • Off Ramp Bogor (Gerbang Tol Ciawi 2)
  • Exit Gerbang Tol Bogor 1
  • Exit Gerbang Tol Sentul 1
  • Gerbang Tol Ciawi 1
  • Gerbang Tol Sentul 4
  • Gerbang Tol Sentul Selatan 2.

2. Wilayah Jawa Barat

Wilayah Jawa Barat - Pintu Tol yang Ditutup Selama PPKM

Jakarta – Cikampek

  • Akses Gerbang Tol Tambun
  • Gerbang Tol Cibatu
  • Gerbang Tol Cikarang Timur
  • Gerbang Tol Karawang Barat
  • Gerbang Tol Karawang Timur
  • Gerbang Tol Cikarang Barat 4
  • Gerbang Tol Bekasi Timur 2
  • Gerbang Tol Cikampek
  • Gerbang Tol Bekasi Barat 1.

Cipularang – Padaleunyi

  • Gerbang Tol Pasteur
  • Gerbang Tol Pasir Koja (Akses Keluar Pasir Koja)
  • Gerbang Tol Kopo (Akses Keluar Kopo)
  • Gerbang Tol M. Toha (Akses Keluar M. Toha)
  • Gerbang Tol Buah Batu (Akses Keluar Buah Batu)
  • Entrance Gerbang Tol Padalarang Timur
  • Gerbang Tol Sadang.

Palimanan – Kanci

  • Gerbang Tol Plumbon 1
  • Gerbang Tol Plumbon 2.

3. Wilayah Jawa Tengah

Wilayah Jawa Tengah - Pintu Tol yang Ditutup Selama PPKM

Semarang – Batang

  • Gerbang Tol Kandeman
  • Gerbang Tol Kaliwungu
  • Gerbang Tol Weleri.

Semarang ABC

  • Exit Gayamsari
  • Exit Tembalang
  • Exit Jatingaleh 1
  • Exit Jatingaleh 2
  • Exit Krapyak
  • Exit Srondol
  • Exit Johar/Kaligawe.

Semarang – Solo

  • Exit Tirto Agung (Arah Tembalang)
  • Exit Gerbang Tol Ungaran
  • Exit Gerbang Tol Bawen.

Solo – Ngawi

  • Gerbang Tol Sragen Timur.

4. Wilayah Jawa Timur

Wilayah Jawa Timur - Pintu Tol yang Ditutup Selama PPKM

Solo – Ngawi

  • Gerbang Tol Ngawi.

Ngawi – Kertosono

  • Gerbang Tol Nganjuk.

Surabaya – Mojokerto

  • Gerbang Tol Penompo.

Surabaya – Gempol

  • Exit Gerbang Tol Sidoarjo 1.

Gempol – Pandaan

  • Gerbang Tol Pandaan.

Gempol – Pasuruan

  • Gerbang Tol Bangil
  • Gerbang Tol Rembang.

Pandaan – Malang

  • Exit Gerbang Tol Purwodadi
  • Exit Gerbang Tol Lawang
  • Exit Gerbang Tol Singosari
  • Exit Gerbang Tol Pakis
  • Exit Gerbang Tol Malang.

5. Wilayah Bali

Wilayah Bali - Pintu Tol yang Ditutup Selama PPKM

Bali Mandara

  • Traffic Light Akses Keluar Nusa Dua.

Itulah daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat hingga 25 Juli 2021, berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero) Tbk per 15 Juli 2021.

Dalam unggahannya di Instagram, pihak Jasa Marga juga memberikan catatan, kalau pada lokasi penyekatan nantinya dilakukan secara situasional mengikuti diskresi Kepolisian.

Dengan demikian, pada implementasinya di lapangan, nanti bisa terjadi secara dinamis. Namun yang pasti, semua daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat tersebut, sudah dilakukan penyekatan sejak awal masa PPKM darurat.

Mekanisme Penyekatan Kendaraan

Jika di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat, maka kini saatnya kamu mengetahui mekanisme penyekatannya.

Seperti yang diketahui, PT Jasa Marga (Persero) Tbk selaku operator sejumlah tol, merespon peraturan pemerintah terkait PPKM untuk wilayah Jawa dan Bali, dalam bentuk dukungan berupa penyekatan yang dilakukan di sejumlah pintu tol.

Yang mana, daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat tersebut, merupakan langkah yang dilakukan atas diskresi dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI.

Kemudian dalam realisasinya, di lokasi-lokasi penyekatan tersebut dilakukan pemeriksaan kepatuhan pengendara dalam penerapan prokes.

Tidak hanya itu, pengendara pun akan diperiksa kelengkapan dokumennya persyaratan perjalanannya yang terdiri dari sertifikat vaksin, surat tes Covid-19 dengan hasil negatif (baik PCR atau Antigen), serta surat tugas atau Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Mekanisme tersebut hanya berlaku untuk kendaraan yang melintas di jalan tol, maupun keluar masuk pintu tol Jasa Marga.

Sementara untuk kebijakan penyekatan lalu lintas saat PPKM darurat, sepenuhnya merupakan diskresi pihak Kepolisian.

Dalam hal itu, pihak Jasa Marga hanya mendukung pelaksanaannya, dengan cara menyiapkan beberapa petugas untuk membantu melakukan pengaturan lalu lintas.

Selain itu, beberapa petugas Jasa Marga juga akan membantu perambuan, serta melakukan sosialisasi melalui VMS, media sosial, dan juga informasi yang bisa didapat dari call center di 14080.

Nah di samping upaya tersebut, pihak Jasa Marga juga meminta kepada para pengguna jalan, untuk ikut mendukung PPKM darurat dengan tetap di rumah saja, menghindari ruang publik dan kerumunan, menerapkan pola hidup bersih, serta tetap memperketat protokol kesehatan, apabila harus keluar rumah karena keperluan mendesak.

Karena dengan melakukan hal-hal tersebut, masyarakat dapat meminimalisir risiko penularan virus Covid-19 yang bisa terjadi di mana saja dan kapan saja.

Daftar Kendaraan yang Diperbolehkan Melintas

Meski daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat, beserta mekanismenya sudah kamu ketahui di pembahasan sebelumnya, namun sepertinya belum lengkap jika kamu belum mengetahui kendaraan apa saja yang diperbolehkan melintas.

Sebenarnya, di awal pembahasan sudah disinggung mengenai daftar kendaraan yang boleh melintasi beberapa lokasi penyekatan di jalan tol. Namun untuk tahu informasi lengkapnya, yuk simak uraian berikut ini.

  • Kendaraan angkutan logistik
  • Kendaraan yang berasal dari sektor esensial dan sektor kritikal
  • Kendaraan TNI
  • Kendaran tenaga kesehatan
  • Kendaraan emergency.

Semua jenis kendaraan tersebut diperbolehkan melintas di sejumlah titik penyekatan. Namun agar lebih aman, para pengemudi kendaraan tersebut tetap harus membawa sejumlah dokumen persyaratan, untuk ditunjukkan pada pemeriksaan.

(Baca Juga: Tips Rawat Mobil selama PPKM Darurat)

Nah, itulah informasi terkait daftar pintu tol yang ditutup selama PPKM darurat, yang sudah kamu ketahui informasinya secara lengkap di pembahasan sebelumnya.

Bagaimana, dari informasi tersebut apakah kamu masih ingin melakukan perjalanan yang bukan kepentingan darurat?

Sepertinya ditahan dulu ya keinginan untuk bepergian, selama kondisi belum memungkinkan. Apabila masa PPKM darurat berakhir, kamu baru bisa melanjutkan rencana tersebut, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 5M.

Tetapi, jika ingin mendapat proteksi kesehatan lebih, kamu bisa melindungi diri dengan penggunaan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit. Sehingga, apabila nantinya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada kesehatanmu, kamu tidak perlu lagi khawatir soal biaya, karena sudah ditanggung asuransi.

Oleh karena itu, buat kamu yang hingga saat ini belum melindungi diri dengan asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang juga!