Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Dana Virus Corona Resmi Dikeluarkan, Segini Jumlahnya di 6 Negara

by Miftahul Khoer on 23 Maret, 2020

Wabah virus corona hingga saat ini masih menjadi ancaman serius di hampir seluruh belahan dunia. Laporan Johns Hopkins University, menyebutkan total ada sebanyak 335.991 kasus terkonfirmasi positif COVID-19. Sementara, angka kematian sebanyak 14.641 orang dan pasien sembuh 98.330 orang.

Danda Virus Corona di Negara-Negara yang Terjangkit

John Hopkins University juga mencatat kasus terbanyak penyebaran virus Corona, diantaranya meliputi:

  1. China 81.426 kasus.
  2. Italia 59.138 kasus.
  3. Amerika Serikat 33. 276 kasus
  4. Spanyol 28.768 kasus

Di Indonesia sendiri, menurut data terakhir yang dipublikasikan Senin (23/3), ada sekitar 514 orang positif COVID-19, 48 orang meninggal dunia, dan 29 orang dinyatakan sembuh. 

Oleh sebab itu, butuh penanganan serius  agar kasus pandemi global ini cepat bisa diatasi. Vietnam misalnya, pemerintah di sana amat serius meminimalisir dan mencegah 100% warga dari penularan virus corona. Kendati jika tidak disegerakan, pertumbuhan ekonomi negara akan terdampak.

Tentu, semua butuh anggaran besar untuk menanggulangi wabah tersebut hingga tuntas. Beberapa negara sudah merilis besaran dana yang digelontorkan. Penasaran? Berikut di antaranya:

1. China

Ancaman penyebaran virus corona ini memang sangat serius. China yang menjadi negara dengan jumlah kasus penularan COVID-19 terbesar di dunia, harus rela menggelontorkan dana sebanyak 110,48 miliar yuan atau sekitar USD 16 miliar. Dana yang telah dianggarkan  tersebut saat ini telah dibelanjakan sebanyak 71,43 miliar yuan.

Melansir Reuters, Kamis (5/3), jumlah anggaran China yang tersisa saat ini masih sebesar USD 5,62 miliar untuk menghadapi penyebaran virus. Namun ternyata, bukan Negeri Tirai Bambu saja yang sudah mempersiapkan anggaran besar itu, beberapa negara lain pun berani ambil sikap demi mencegah penyebaran coronavirus agar kestabilan ekonomi negaranya tidak anjlok.

2. Amerika

Pemerintah Amerika pun tak mau kalah, anggota DPR AS mengajukan anggaran dan menunggu persetujuan dari Presiden Donald Trump. Pada 5 Maret 2020 lalu telah sepakat untuk menggelontorkan anggaran US$ 8,3 miliar atau sebesar Rp 118,44 triliun untuk menjaga stabilitas ekonomi dan industri dalam negeri. 

Anggaran tersebut jauh lebih besar dari usulan Trump yang sebelumnya hanya sebesar USD 2,5 miliar. Rencananya, dana sebesar USD 8,3 miliar ini sebagian besar akan digunakan untuk mendorong sektor ekonomi yang terdampak kerugian sebanyak USD 7,8 miliar karena virus corona.

(Baca Juga: 5 Fakta Wisma Atlet yang Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona)

3. Italia

Seperti dilansir laman worldmeter.info, hingga kini sebanyak 5.476 kematian yang tercatat di Italia. Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte pun menggelontorkan dana sebesar 25 miliar euro atau Rp395 triliun untuk memerangi virus corona baru ini.

Sebagaimana dikutip Chanel News Asia, Conte telah mengalokasikan anggaran darurat sebesar 25 miliar euro. Namun Conte menegaskan bahwa seluruh anggaran tersebut akan digunakan setengahnya dan sisanya untuk cadangan.

4. Inggris

Inggris juga serius mulai serius dalam memberikan solusi penanganan terkait virus corona. Negeri Ratu Elizabeth initelah mengucurkan dana untuk menciptakan vaksin COVID-19 dan mengembangkan tes deteksi cepat terhadap orang yang diduga terjangkit virus mematikan tersebut. 

Seperti dilaporkan Antara, total keseluruhan dana yang dikucurkan Inggris khusus untuk penanganan wabah corona, baik untuk di dalam negeri maupun tingkat global telah mencapai 91 juta poundsterling atau setara Rp1,7 triliun).

5. Korea Selatan

Negara yang termasuk ke daftar kasus corona terbanyak ini juga termasuk Korea Selatan. Seperti dikutip bisnis.com, untuk membantu bisnis yang terkena dampak COVID-19, pemerintah Korea Selatan akan mengucurkan anggaran tambahan senilai 11,7 triliun won atau US$9,8 miliar. 

Anggaran tersebut nantinya akan dialokasikan ke berbagai bidang. Salah satunya dana 2,3 triliun won untuk mendukung kebutuhan medis, berupa pembangunan klinik dan tunjangan pasien. Kemudian 2,4 triliun won lainnya akan digunakan sebagai pinjaman dan subsidi untuk bisnis, sementara 3 triliun won akan digunakan untuk mendukung keluarga dan pekerjaan berpenghasilan rendah.

6. Indonesia

Indonesia juga sudah punya rencana untuk mengucurkan dana sebesar Rp62,3 triliun. Anggaran berasal dari dana perjalanan dinas, belanja barang non-operasional, dana yang diblokir, hingga output cadangan. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk penanggulangan COVID-19. 

Selain itu, Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas, meminta anggaran desa yang mencapai Rp 72 triliun didesain ulang khusus untuk penanganan virus corona. Desain ulang anggaran ini nantinya disesuaikan dengan situasi desa, apakah menjadi lokasi klaster penyebaran coronavirus atau tidak.

Ya, itulah 6 negara yang kini siap menanggulangi wabah virus corona melalui dana trilunannya, termasuk Indonesia. Stay safe dan hindari keramaian dengan #dirumahaja demi mencegah penyebaran COVID-19.

Kalau negara sudah punya dana sendiri untuk penanganan virus corona, bagaimana dengan kamu? Dapatkan pinjaman online sebesar Rp600 ribu – Rp2,3 juta dari Kredit Pintar, agar semua kebutuhan sanitasimu terpenuhi. Sekarang bisa apply dari CekAja.com, lho!

(Baca Juga: Mulai Suntuk di Rumah Aja? Coba Lakukan 7 Aktivitas Ini, Anti Boring!)

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.