Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Ditlantas Berikan Dispensasi SIM hingga 31 Agustus? Ini Penjelasannya

by Nadhillah Kusindriani on 10 Juni, 2020

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberikan dispensasi SIM hingga 31 Agustus 2020. Pemberian dispensasi tersebut dilakukan untuk mengurai antrean masyarakat yang membludak di sejumlah Satpas SIM sejak Selasa (2/6).

Ditlantas Berikan Dispensasi SIM hingga 31 Agustus? Ini Penjelasannya

Penerapan Dispensasi SIM hingga 31 Agustus

Sejatinya, pemberian dispensasi SIM hingga 31 Agustus oleh Ditlantas Polda Metro Jaya, ditujukan untuk masyarakat yang masa berlaku SIM nya habis di waktu karantina pandemi virus Covid-19, yaitu Maret, April dan Mei.

Melalui pemberian dispensasi SIM tersebut, masyarakat diminta untuk tidak terburu-buru melakukan perpanjangan SIM. Pasalnya, sebelum masa dispensasi selesai, petugas Satpas tetap menerima perpanjangan SIM yang pemohon ajukan, meskipun masa berlaku SIM sudah habis.

(Baca Juga:  Cara Membuat Smart SIM Online Terbaru)

Masa dispensasi SIM hingga 31 Agustus yang diterapkan ini juga berlaku untuk semua layanan SIM keliling di seluruh Indonesia. Maka dari itu, masyarakat tidak perlu khawatir dan terburu-buru untuk mengurus perpanjangan SIM, khususnya yang jatuh temponya masih lama.

Karena, sejak layanan dibuka untuk pertama kalinya setelah karantina pandemi virus Covid-19, sejumlah Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) mengalami pembludakan antrean pemohon yang ingin memperpanjang SIM.

Pembludakan anteran tersebut salah satunya disebabkan oleh jam operasional yang terbatas, yaitu hanya beroperasi setiap Senin – Jumat, jam 08:00 WIB – 13:00 WIB.

Maka dari itu, tidak heran apabila sejumlah Satpas mengalami pembludakan antrean, seperti di Samsat Jakarta Timur dan Polres Metro Tangerang Kota.

Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, Ditlantas Polda Metro Jaya akhirnya memutuskan untuk memberikan dispensasi SIM hingga 31 Agustus yang diharapkan dapat mengurai pembludakan antrean dan membuat masyarakat lebih tenang dalam mengurus perpanjangan SIM.

Karena pada dasarnya, pihak kepolisian akan memprioritaskan pemohon yang masa berlaku SIM nya sudah habis, dibandingkan pemohon yang masa berlaku SIM nya masih cukup panjang.

Dokumen Perpanjangan SIM

Bagi kamu yang ingin melakukan perpanjangan di waktu dispensasi SIM hingga 31 Agustus, kamu bisa terlebih dahulu mempersiapkan dokumen perpanjangan SIM yang dibutuhkan. Adapun beberapa dokumen tersebut, di antaranya:

  • E-KTP asli dan fotocopy-nya
  • SIM asli yang masih berlaku dan fotocopy-nya
  • Surat Keterangan Sehat dari Dokter

Semua dokumen-dokumen di atas wajib kamu bawa saat melakukan perpanjangan SIM di Satpas.

Tidak hanya itu, dokumen-dokumen tersebut juga berlaku bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Suspect ataupun Positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh melalui surat keterangan dokter.

Dokumen Prosedur Biaya dan Metode Pembayaran Perpanjangan SIM

Prosedur Perpanjangan SIM

Setelah semua persyaratan dokumen yang disebutkan di atas sudah lengkap, selanjutnya kamu bisa langsung datang ke Satpas yang kamu tuju untuk melakukan perpanjangan SIM dan mengikuti prosedur perpanjangan.

Untuk prosedur perpanjangan SIM sendiri, di antaranya akan dijelaskan sebagai berikut:

  • Datang membawa semua persyaratan yang dibutuhkan
  • Antri untuk mengambil formulir perpanjangan SIM
  • Mengisi formulir permohonan dengan lengkap sesuai data diri di KTP
  • Setelah semua data yang dibutuhkan formulir permohonan terisi lengkap, selanjutnya kamu tanda tangan di kolom yang telah disediakan
  • Lampirkan semua berkas yang dibutuhkan, mulai dari SIM yang masih berlaku dan fotokopinya, KTP asli dan fotokopinya, serta Surat Keterangan Kesehatan
  • Kemudian tunggu hingga petugas memanggil dan melakukan verifikasi semua berkas yang kamu persiapkan sebelumnya
  • Apabila proses verifikasi sudah selesai, berikutnya kamu akan diminta untuk sidik jari dan tanda tangan
  • Setelah itu, kamu tinggal menunggu SIM yang baru selesai dan membayar biaya administrasi
  • Semua proses perpanjangan SIM selesai.

Semua tahapan di atas merupakan prosedur dari perpanjangan SIM di SIM keliling. Sehingga, kamu tidak perlu lagi untuk datang ke Polres mengambil SIM yang sudah jadi. Namun, jika kamu melakukan perpanjangan SIM di Polres setempat, prosedur pengajuannya pun tidak jauh berbeda.

Biaya Perpanjangan SIM dan Metode Pembayarannya

Setelah mengetahui dokumen dan prosedur pengajuan perpanjangan SIM, selanjutnya kamu perlu mengetahui biaya perpanjangan SIM. Adapun beberapa biaya perpanjangan SIM, di antaranya yaitu:

  • SIM A: Rp80.000,-
  • SIM B I: Rp80.000,-
  • SIM B II: Rp80.000,-
  • SIM C: Rp75.000,-
  • SIM C I: Rp75.000,-
  • SIM C II: Rp75.000,-
  • SIM D: Rp30.000,-
  • SIM D I: Rp30.000,-
  • SIM Internasional: Rp225.000,-

Biaya-biaya perpanjangan SIM tersebut, belum termasuk biaya cek kesehatan mata dan asuransi sebesar Rp30.000,-. Namun, untuk biaya asuransi sendiri sifatnya tidak wajib, sehingga kamu tidak perlu membayarnya jika tidak menginginkannya.

(Baca Juga: Mudahnya Buat dan Perpanjang SIM Secara Online)

Nah, kini kamu sudah mengetahui beberapa informasi terkait dispensasi SIM hingga 31 Agustus dan serba-serbinya, mulai dari dokumen hingga biaya yang dibutuhkan. Untuk itu, bagi kamu yang ingin memperpanjang SIM bisa langsung melakukannya di Satpas terdekat.

Sebab, jika SIM telah diperpanjang, kamu bisa kembali berkendara dengan aman dan nyaman tanpa rasa khawatir. Terlebih, jika kamu sebagai pengendara sudah terlindungi dengan asuransi kecelakaan diri.

Namun, apabila kamu belum melindungi diri dengan asuransi kecelakaan diri, jangan khawatir. Karena, kamu kini bisa mengajukan asuransi kecelakaan diri dengan mudah dan cepat melalui CekAja.com. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang!

Tentang Penulis