Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Enam Fakta Kanker Prostat yang Harus Diwaspadai Pria 

by Ariesta on 23 Januari, 2017

asuransi kesehatan untuk kanker - CekAja.com

Kanker payudara dan kanker rahim bisa dibilang momok paling menakutkan bagi wanita. Upaya penyadaran berupa edukasi maupun kampanye mengenai kanker payudara dan kanker rahim terus digalakkan.

Tapi penyakit apa yang jadi momok menakutkan bagi pria? Salah satunya adalah kanker prostat. Sebagai pengetahuan, berikut Ini fakta kanker prostat yang harus diwaspadai pria.

Jenis kanker yang paling sering diderita pria

Kanker prostat, menjadi jenis kanker yang paling sering diderita oleh pria di Amerika Serikat. Menurut data American Cancer Society, satu dari tujuh pria akan menderita kanker prostat setidaknya sekali seumur hidup.

Risiko ini semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Jadi jangan sepelekan check up kesehatan ketika sudah berusia di atas 30 tahun. Fakta ini memang menakutkan. Namun data lain dari American Cancer Society menyebutkan kalau kesempatan untuk sembuh dari kanker ini mencapai 95%. Cukup melegakan ya?

Tidak terlalu agresif

Meski ada lima tipe kanker prostat yang berbeda—prostatic adenocarcinoma, small cell carcinoma, squamous cell carcinoma, prostatic sarcoma, and transitional cell carcinoma— pada banyak kasus kanker prostat tidaklah agresif. Berdasarkan Cancer Research Society, di antara 90-95% diangnosis prostatic adenocarcinoma, pertumbuhan kanker ini terbilang lambat.

Namun bukan berarti penderitanya bisa tenang-tenang saja. Kamu mungkin pernah mendengar istilah pembesaran prostat, atau dikenal dengan benign prostatic hyperplasia yang merupakan tumor non-kanker. Meski demikian, operasi tetap harus dilakukan.

Tidak hanya menyerang orang tua

Meskipun kanker prostat lebih sering ditemukan pada pria berusia lanjut, bukan berarti pria muda tidak berisiko. Menurut Prostate Cancer Foundation, 35% dari penderita kanker prostat di Amerika adalah pria berusia di bawah 65 tahun.

Bahkan tak menutup kemungkinan menyerang pria di usia 20-an. Salah satu penyebabnya adalah karena penderita memiliki gaya hidup yang buruk.

Gejalanya tidak disadari

Perkembangan kanker prostat memang terbilang lambat dibandingkan kanker jenis lain. Sering kali malah penderita tidak merasakan apa-apa. Penderita baru sadar ketika punya masalah buang air kecil, nyeri panggul, dan kaki bengkak.

Kebanyakan pria menyepelekan gejalanya karna butuh bertahun-tahun untuk merasakan gejala nyata kanker prostat.

(Baca juga: Inilah yang Membuat Orang Tionghoa Sukses Berbisnis)

Banyak proses sebelum didiagnosis kanker

Seperti jenis kanker lainnya, ada banyak proses yang harus dilalui sebelum pasien divonis kanker. Salah satu prosedurnya, dokter harus memasukan jari yang telah dipakaikan sarung tangan ke dalam rectum untuk mengenali adanya abnormalitas atau tidak.

Kemudian pasien harus menjalani tes darah untuk mengetahui kadar antigen. Semakin tinggi, berarti semakin dekat pada diagnosis kanker. Meski ditemukan pembesaran prostat, belum tentu pasien menderita kanker.

Ada efek samping dari pengobatan

Pengobatan kanker jenis apapun biasanya dibarengi dengan efek samping. Rasa sakit sudah jadi hal yang pasti dirasakan pasien. Namun rasa sakit berangsur-angsur membaik setelah pengobatan selesai.

Beberapa studi menunjukkan efek jangka panjang yang dirasakan pria setelah pengobatan kanker prostat. Salah satunya adalah yang dipublikasikan oleh The New England Journal of Medicine yang melibatkan 1.665 pria selama proses penyembuhan yang berlangsung 15 tahun. Efek samping yang dirasakan melibatkan fungsi usus, kemampuan seksual, sistem urin.

Tentang Penulis