Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Fakta dan Cara Membeli Tiket Formula E

by Kyla Damasha on 18 Februari, 2020

Siapa disini yang penasaran dengan fakta dan cara membeli tiket Formula E di Jakarta? Bagi kamu yang merupakan penggemar dari ajang balapan mobil listrik satu ini, pastinya akan menjadi momen yang sangat dinantikan.

cara membeli tiket formula e

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan tim dari Federation International Automobile (FIA) pada akhirnya mengumumkan bahwa Kota Jakarta untuk tahun 2020 ini akan menjadi tuan rumah untuk ajang balapan Formula E.

Meskipun sempat menimbulkan polemik karena lokasinya yang akan diadakan di Monumen Nasional (Monas), namun pada kenyataannya persiapan dari balapan ini sudah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu.

Bahkan sebagian pepohonan di monas konon sudah mulai dipangkas untuk membangun sirkuit yang pada nantinya akan digunakan untuk perlombaan.

Nah, diantara kamu pasti ada yang merasa kecewa karena sekarang Monas sudah tidak serindang dulu, bukan?

Tetapi sebelum kamu membuat persepsi bermacam-macam mengenai Formula E itu sendiri, yuk kita ketahui dulu beberapa fakta dan cara membeli tiket Formula E di Jakarta yang menarik yang mungkin ingin kamu ketahui.

Apa itu Formula E?

Apa itu Formula E - Fakta dan Cara Membeli Tiket Formula E

Melansir dari fiaformulae.com yang merupakan situs resmi Formula E, ajang balapan Formula E ini adalah sebuah seri balapan mobil listrik internasional pertama yang ada di dunia.

Balapannya itu sendiri terbagi menjadi 24 pembalap yang berasal dari 12 tim dan diselenggarakan di jalanan yang terdapat di 12 kota yang tersebar di lima benua.

Tidak hanya sekedar balapan biasa, ajang ini juga sekaligus menjadi momen untuk pengujian serta pengembangan teknologi yang berhubungan dengan jalanan dan membantu dalam menyempurnakan desain dari kendaraan listrik sembari mempromosikan bebas polusi udara dalam skala global.

Pada awalnya, balapan Formula E diprakarsai oleh Presiden FIA, yaitu Jean Todt dan seorang pengusaha asal Spanyol, Alejandro Agag. Ketika itu kedua orang ini bersama-sama mengembangkan balapan tersebut sebagai sarana untuk menciptakan lingkungan yang jauh lebih bersih dan lebih baik. Formula E mengadakan perlombaan pertamanya pada bulan September 2014 di Beijing, Cina.

Regulasi

Salah satu fakta Formula E yang ternyata cukup menarik untuk diketahui ialah bahwa tidak semua mobil listrik layak untuk diikutkan lomba lho, begitu pula dengan sirkuit yang digunakan.

Dilansir dari portal berita online Kompas.com yang melansir dari situs resmi Formula E, setiap sirkuit yang digunakan untuk lomba harus memiliki panjang 1,9 sampai dengan 3,4 kilometer.

Selain itu, mobil yang digunakan juga harus memiliki kekuatan maksimal 250 kilowatt (Kw) atau dapat mencapai kecepatan maksimal 280 kilometer per jam.

(Baca Juga: Genjot Penjualan Mobil Listrik, Mistubishi dan DFSK Gandeng PLN)

Meskipun demikian, setiap pembalap hanya diperbolehkan untuk menggunakan tenaga sebesar 200 Kw saja. Sementara itu untuk balapannya itu sendiri akan berlangsung selama 45 menit.

Nah, fakta Formula E lainnya yang berhubungan dengan regulasi adalah bahwa pengisian daya mobil hanya boleh dilakukan ketika latihan dan di antara setiap sesi saja. Regulasi yang baru saja disebutkan berlaku di seluruh perlombaan Formula E yang diadakan di berbagai negara, tak terkecuali di Jakarta.

Fakta-Fakta Formula E di Jakarta
1. Waktu Pelaksanaan

Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta mengumumkan secara resmi bahwa ajang balapan mobil listrik Formula E akan diselenggarakan pada 6 Juni 2020 di Jakarta. Tidak hanya sebatas ajang balapan biasa, Formula E di Jakarta juga sekaligus menjadi wadah untuk mengkampanyekan kota bebas emisi.

2. Digelar di Kawasan Monas

Sementara itu untuk lokasi pelaksanaan, Anies dan FIA menyebutkan bahwa Formula E pada 2020 akan digelar di kawasan Monas, sehingga sebisa mungkin tidak akan mengganggu lalin untuk masyarakat umum.

Walaupun belum diumumkan secara resmi, layout balapan diperkirakan akan berbentuk searah jarum jam yang mana garis start dan finish akan terletak di Jalan Tugu Monas dengan 13 tikungan, 8 kiri dan 5 kanan.

Sebagian besar sirkuit akan terletak di alun-alun Monas dengan lintasan lurus terpanjang di Jalan Merdeka Selatan sebelum pada akhirnya kembali memasuki alun-alun Monas. Selain itu, sirkuit juga diperkirakan akan memiliki panjang berkisar 2,4 Km sampai dengan 3 Km.

3. Dilaksanakan 5 Tahun Berturut-Turut

Ada satu fakta Formula E yang mungkin cukup menarik untuk diketahui, khususnya bagi kamu yang memang gemar menonton ajang balapan mobil listrik ini adalah bahwa Formula E ternyata tidak hanya diselenggarakan satu kali saja, melainkan selama 5 tahun berturut-turut, yakni 2020, 2021, 2022, 2023, dan 2024.

Alasannya di balik itu semua konon katanya agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal sekaligus menjadi daya tarik kota Jakarta dalam hal destinasi wisata. Menurut Anies, apabila Jakarta hanya sekali menjadi tuan rumah, maka infrastruktur yang telah dibangun akan hanya digunakan sekali pula.

Maka dari itu jika Formula E digelar lebih dari sekali, tentu pemanfaatan infrastruktur akan menjadi lebih maksimal, melihat bahwa anggaran untuk pembuatan sirkuit dan prasarana lainnya mencapai Rp300 sampai dengan Rp350 miliar.

4. Kampanye Mobil Listrik

Tak hanya sebagai ajang perlombaan tingkat internasional saja, nyatanya pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki tiga tujuan dalam menjadikan Jakarta sebagai salah satu tuan rumah balap mobil listrik Formula E 2020.

Tujuan pertama adalah berkaitan dengan kampanye lingkungan hidup yang diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik guna mengurangi polusi udara. Kemudian tujuan kedua adalah dalam hal ekonomi.

Anies menyebutkan bahwa Formula E berpotensi untuk dijadikan sebagai destinasi wisata yang bisa menggerakan perekonomian masyarakat Jakarta di berbagai sektor.

Sedangkan untuk tujuan ketiga adalah dapat menempatkan Kota Jakarta di dalam percaturan kota dunia yang mampu menyelenggarakan event sekelas Formula E.

Cara Membeli Tiket Formula E

Untuk saat ini, harga dan cara membeli tiket Formula E Jakarta belum dikeluarkan secara resmi. Namun, sebagai gambaran saja bahwa ajang balapan Formula E tidak hanya diselenggarakan di Kota Jakarta saja, melainkan juga di beberapa kota lainnya yang tersebar di berbagai negara, diantaranya seperti di Sanya di Cina, Roma yang terletak di Italia, Paris di Prancis, dan Berlin di Jerman.

Untuk Kota Sanya yang terletak di Cina, Formula E akan diadakan selama 2 hari pada tanggal 20 – 21 Maret 2020 pada pukul 14.00 – 18.00 dengan harga tiket sebesar Rp3,9 juta untuk satu tiketnya selama dua hari berturut-turut.

Sementara itu untuk di kota Roma yang terletak di Italia, Formula E akan diadakan pada hari Sabtu, 4 April 2020 dengan harga tiket yang belum bisa dibeli untuk saat ini.

Begitu pula dengan Kota Seoul di Korea yang akan menyelenggarakan Formula E pada hari Minggu, 3 Mei 2020.

Sementara itu Formula E di Paris akan diadakan pada hari Sabtu, 18 April 2020 dengan harga tiket Sebesar Rp1 juta dengan lokasi di tribun. Sedangkan untuk Formula E di Berlin akan diadakan pada hari Minggu, 21 Juni 2020 dengan harga tiket sebesar Rp650 ribu.

Nah, meskipun harga dan cara membeli tiket Formula E di Jakarta belum dikeluarkan secara resmi, tidak ada salahnya jika kamu mempersiapkan dana dari sekarang, bukan?

Maka dari itu, yuk segera ajukan kartu kreditmu di CekAja.com segera, agar kamu bisa membeli tiket Formula E dengan harga yang lebih murah dan hemat.

Masih penasaran dengan fakta dan cara membeli tiket Formula E? Kunjungi saja situs resminya di https://www.fiaformulae.com/

Tentang Penulis

Kyla Damasha

Usia Hanyalah Angka, Wajah Tetap Harus Awet Muda