5 Fakta Donor Plasma Covid-19 yang Wajib Diketahui

Siapa di antara kamu yang sudah mengetahui fakta donor plasma Covid-19? Kalau belum, yuk ketahui dulu sejumlah faktanya yang akan CekAja ulas berikut ini!

5 Fakta Donor Plasma Covid-19 yang Wajib Diketahui

Mengenal Donor Plasma Covid-19

Sebelum membahas lebih jauh tentang fakta donor plasma Covid-19, ada baiknya kamu ketahui dulu informasi dasarnya.

Jadi, donor plasma Covid-19 merupakan salah satu terapi yang dilakukan, untuk mempercepat waktu pengobatan dan penyembuhan pasien Covid-19.

Donor plasma ini, bisa dibilang memiliki prosedur yang cukup rumit dibandingkan donor darah biasa.
Hal itu tak lain karena, metode imunisasi pasif ini dilakukan dengan cara memberikan plasma orang yang sudah sembuh dari Covid-19, kepada pasien Covid-19 yang membutuhkan.

(Baca Juga: Mengenal Donor Plasma Konvalesen)

Lalu, mengapa plasma darah orang yang sudah sembuh dari Covid-19 yang digunakan? Karena, plasma darah orang tersebut mampu mengeliminasi atau memobilisasi virus.

Sehingga, pasien Covid-19 yang menerima donor plasma tersebut bisa terhindar dari virus, dan mampu memperbaiki jaringan yang rusak untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Nah buat kamu yang masih asing dengan donor plasma Covid-19, ini sejatinya adalah nama lain dari donor plasma konvalesen yang sering kamu dengar.

Syarat Donor Plasma Covid-19

Selain mengetahui informasi dasar tentang donor plasma konvalesen, kamu juga perlu tahu apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk bisa melakukan donor plasma, sebelum tahu lebih jauh tentang fakta donor plasma Covid-19.

Pasalnya, donor plasma Covid-19 ini tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang. Melansir dari plasmakonvalesen.covid19.go.id, berikut sejumlah syarat yang harus kamu ketahui dan penuhi jika ingin melakukan donor plasma, yaitu:

  • Berusia minimal 18 – 60 tahun
  • Memiliki berat badan ≥ 55kg
  • Diutamakan yang pernah melakukan donor darah
  • Diutamakan pria, jika perempuan belum pernah hamil
  • Sudah pernah terkonfirmasi Covid-19, yang dibuktikan melalui surat keterangan sembuh dari dokter yang merawat
  • Sudah bebas keluhan minimal 14 hari
  • Tidak menerima transfusi darah selama enam bulan terakhir.

Fakta Donor Plasma Covid-19

Seperti yang dijanjikan sebelumnya, kali ini CekAja akan memberikan sejumlah fakta donor plasma Covid-19.

Yang mana, kalau berbicara tentang fakta, sebenarnya ada banyak sekali fakta yang bisa kamu ketahui.

Tetapi, untuk memudahkanmu mengetahui apa saja fakta donor plasma Covid-19 tersebut, di bawah ini CekAja telah merangkumnya sebagai berikut.

1. Bukan terapi jenis baru

terapi - Fakta Donor Plasma Covid-19

Fakta donor plasma Covid-19 yang pertama, yaitu donor ini bukan lah terapi jenis baru. Karena, terapi ini sudah berjalan cukup lama, yakni hampir 100 tahun yang lalu dan banyak digunakan untuk mengatasi SARS, MERS, Ebola, Influenza H5N1, dan Spanish Flu yang terjadi pada 1908.

Jika melihat hasil rangkaian kasus kecil saat MERS dan juga wabah virus Covid-19, bisa dikatakan kalau plasma konvalesen ini aman digunakan.

Tidak hanya itu, plasma konvalesen ini bahkan memberikan manfaat klinis, termasuk pembersihan virus yang lebih cepat.

2. Teruji aman untuk digunakan pasien Covid-19

aman untuk pasien - Fakta Donor Plasma Covid-1

Fakta berikutnya yang perlu kamu ketahui, yaitu donor plasma Covid-19 sudah teruji aman digunakan untuk pasien Covid-19.

Fakta donor plasma Covid-19 yang satu ini mungkin tidak terlalu mengejutkan, karena di Indonesia sendiri sudah banyak digunakan.

Namun yang pasti, mengapa donor plasma Covid-19 ini disebut aman digunakan, karena tidak menimbulkan efek samping yang nyata dan signifikan.

Tetapi di negara lainnya, terapi ini masih belum dijadikan sebagai standar pengobatan yang sah, dan diizinkan dalam bentuk uji klinik.

3. Tidak menimbulkan efek samping

efek samping - Fakta Donor Plasma Covid-19

Poin ketiga dari fakta donor plasma Covid-19, yaitu tidak menimbulkan efek samping apapun. Justru sebaliknya, donor plasma Covid-19 ini memberikan manfaat yang sangat baik, khususnya kepada penderita Covid-19 gejala ringan hingga berat.

Hanya saja, manfaat tersebut sepertinya tidak berlaku optimal pada pasien Covid-19 yang berada dalam keadaan kritis.

4. Donor plasma Covid-19 memiliki banyak fungsi

fungsi Donor plasma - Fakta Donor Plasma Covid-19

Fakta donor plasma Covid-19 kali ini cukup menarik, karena ternyata memiliki banyak fungsi. Selain menjadi antibodi spesifik, donor plasma Covid-19 juga berfungsi sebagai albumin, imunomodulator atau meningkatkan sistem imunitas tubuh, dan faktor pembekuan.

5. Sudah diberikan otorisasi oleh FDA AS

Sudah diberikan otorisasi - Fakta Donor Plasma Covid-19

Faktor donor plasma Covid yang terakhir, yaitu donor ini sudah diberikan otorisasi oleh FDA AS. Buat kamu yang belum tahu, FDA merupakan Badan Pengawas Obat dan Makanan milik Amerika Serikat.

Dalam hal ini, FDA pada 23 Agustus 2020 memberikan otorisasi penggunaan darurat (EUA) plasma konvalesen Covid-19, kepada individu yang dirawat di rumah sakit.

FDA juga menyarankan untuk pengobatan di awal perjalanan penyakit (saat terinfeksi), serta penggunaan unit plasma konvalesen Covid-19 dengan titer tinggi, seperti yang diukur menggunakan pengujian Ig anti-virus spesifik, dan kriteria ambang batas titer.

Langkah-langkah Donor Plasma Covid-19

Dari informasi fakta donor plasma Covid-19 yang sudah diketahui sebelumnya, kamu mungkin semakin tertarik untuk melakukan donor plasma.

Kalau begitu, alangkah baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu langkah-langkah donor plasma Covid-19, seperti berikut ini.

Melakukan persiapan donor

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan, yaitu melakukan persiapan donor. Dalam tahap ini, kamu perlu mengisi formulir donor darah dan informed consent, kemudian melakukan seleksi donor melalui anamnesis dan juga pemeriksaan fisik.

Melakukan pemeriksaan lab donor

Setelah tahap persiapan donor selesai, kamu bisa melanjutkannya dengan pemeriksaan lab donor. Yang mana tahapannya sendiri dimulai dari pemeriksaan darah lengkap, kemudian konfirmasi golongan darah, skrining antibodi, sampai akhirnya pemeriksaan infeksi menular lewat transfusi darah seperti HIV, Hepatitis B, Hepatitis C dan Sifilis.

Melakukan pengambilan darah donor

Langkah terakhir yang perlu kamu lakukan adalah donor plasma Covid-19. Dalam prosesnya, donor ini dilakukan menggunakan mesin Apheresis, dengan durasi waktu donor sekitar 45 menit.

(Baca Juga: Fakta Vaksin Covid-19 Berbayar Kimia Farma)

Itulah beberapa informasi seputar fakta donor plasma Covid-19, yang sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya.

Dari semua informasi yang sudah kamu ketahui tersebut, mungkin kamu tertarik untuk menjadi pendonor plasma Covid-19.

Tetapi sebelum itu, pastikan kamu sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan. Selain itu, untuk meminimalisir efek samping yang dapat terjadi, kamu sebaiknya melindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin seluruh biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, apabila nantinya terjadi sesuatu pada kondisi kesehatanmu, maka kamu tidak perlu khawatir, karena seluruh biayanya sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Jadi, buat kamu yang hingga saat ini belum memiliki asuransi kesehatan, yuk segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, proses pengajuannya berlangsung sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kalau begitu, tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga!