Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Fakta-Fakta Daniel Ek, Bos Spotify yang Berbisnis Sejak 14 Tahun

by Miftahul Khoer on 20 Februari, 2020

Di era 2.0 sekarang, bisnis yang berkaitan dengan dunia digital menjadi salah satu ladang paling potensial untuk meraup pundi-pundi uang. Betapa tidak, semua orang sangat bergantung pada gadget dan internet. Peluang itulah yang kini telah dimanfaatkan oleh banyak orang termasuk Daniel Ek dengan menciptakan Spotify.

Fakta fakta Daniel Ek, Si Bos Spotify

Spotify sendiri merupakan  perusahaan startup yang menawarkan layanan musik free streaming. Dengan cerdas, Daniel telah menggagas model bisnis baru yang menguntungkan bagi industri musik. Aplikasi tersebut benar-benar memberi solusi nyata kepada para musisi agar karyanya tidak lagi dibajak.

Namun, kesuksesan dalam membangun perusahan tak semudah membalikan telapak tangan. Perjuangan harus ditempuh Daniel, hingga mampu berdiri sebagai pengusaha yang sukses. Misalnya, ketika ia harus beberapa kali meyakinkan label musik bahwa gagasannya ini bisa dijalankan dan menjanjikan keuntungan.

Jika kamu mau tahu lebih dalam mengenai sosok Daniel Ek, inilah beberapa fakta inspiratifnya yang patut dicontoh.

1. Besar di keluarga pemusik dan teknologi

Daniel Ek lahir di Stockholm, 21 Febuari 1984. Sejak usia 5 tahun, ia sudah belajar bermain gitar yang dihadiahi orang tuanya. Pria berkepala plontos ini memiliki seorang ibu yang bergelut di dunia musik, yang berprofesi sebagai seorang penyanyi opera dan pianis. Sementara, sang ayah tiri bekerja di bidang teknologi. Dari kedua sosok itulah, Daniel tumbuh besar dan banyak menyerap ilmu dari kedua orangtuanya tersebut. 

2. Memulai bisnis sejak 14 tahun

Sejak usia 14 tahun sudah mulai membangun bisnis dengan mengelola website beberapa perusahaan berkat kemampuannya dalam coding. Daniel Ek dalam sebuah wawancara di tahun 2013, mengakui bahwa awalnya ia hanya membantu teman untuk mendesain halaman website. Setelah mahir mengutak-atik situ, ia pun kemudian dipekerjakan oleh beberapa perusahaan lokal. Gaji yang didapat tak tanggung-tanggung, yakni hingga USD5.000 dan berhasil mengumpulkan hampir USD50.000 setiap bulannya.

3. Berhenti kuliah dan memilih bekerja

Pada tahun 2002, Daniel Ek melanjutkan kuliah ke Royal Institute Technology of Swedia. Namun, bangku unviersitas tak lantas membuatnya betah untuk belajar dan hanya mampu bertahan selama 8 minggu. Akhirnya, pria berkebangsaan Swedia ini memilih untuk tidak melanjutkan kuliahnya.

Lalu, Daniel bekerja di beberapa perusahaan teknologi di Swedia, salah satunya di e-commerce bernama Tadera yang akhirnya dibeli oleh eBay. Selain itu, ia juga pernah menjadi chief executive dari perusahaan game online di negara tersebut.

(Baca Juga: Pendapatan Musisi dari Aplikasi Musik, Apakah Sebanyak Album Fisik?)
4. Jadi jutawan di usia 23 tahun

Berpenghasilan tinggi di usia muda bukanlah hal baru bagi Daniel Ek. Pasalnya, sebelum menyabet gelar miliuner, pria kelahiran Swedia ini sudah lebih dulu menjadi jutawan sejak masih berusia 23 tahun, tepatnya dua tahun sebelum merilis Spotify.

Sumber penghasilannya yang pertama, ia pernah menjabat sebagai chief executive di Stardoll, perusahaan game online yang identik dengan game bertema fesyen. Di samping itu, Daniel juga sempat mendirikan perusahaan marketing online bernama Advertigo

5. Bekerja sesuai passion

Setelah berhasil mendirikan perusahaan Advertigo, ia kemudian menjualnya ke TradeDoubler, salah satu perusahaan digital marketing  pada tahun 2006. Daniel Ek sontak meraup banyak pundi-pundi uang senilai USD1,25 juta dan memilih untuk vakum dari bisnisnya sementara. Dari penghasiln tersebut, ia pun langsung menggunakannya untuk membeli apartemen mewah di tengah kota Stockholm serta mobil Ferrari.

Namun, masa berfoya-foyanya berhenti sampai di situ. Daniel mulai berpikir untuk kembali membangun bisnis hingga settle. Seperti dikutip CNBC, ia mengatakan bahwa dirinya mulai berpikir mengenai hal apa saja yang benar-benar penting untuk ditekuni, yaitu musik dan teknologi.

6. Masuk jajaran miliuner

Di usia 37 tahun, Founder dan CEO Spotify Daniel Ek sudah masuk jajaran miliuner baru di industri teknologi. Gelar ini diperolehnya usai sukses mengantarkan aplikasi streaming musik itu melantai di bursa saham New York Sock Exchange (NYSE) pada 3 April 2018 lalu.

Sejak hari pertama perdagangannya, Spotify langsung dihargai lebih kurang USD26 miliar atau setara Rp364 triliun (kurs Rp 14.000/USD). Sedikitnya 9% dari saham itu menjadi milik Daniel Ek yang dihargai hampir USD2,5 miliar setara Rp35 triliun.

Pantas bisa sukses meggarap aplikasi streaming musik nomor 1, Spotify. Ternyata apa yang dilakukn Daniel Ek begitu insiratif. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi kamu ikut ikut berbisnis. Realisasikan dengan fasilitas KTA (Kredit Tanpa Agunan) sebagai modalnya. Ajukan sekarang hanya di CekAja.com.

(Baca Juga: 3 Daftar Sekolah Bisnis secara Online Terbaik di Dunia untuk Jenjang S2)

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.