5 Fakta Mutasi Virus Corona Terbaru dari Inggris dan Afsel, Sudah Sampai ke Indonesia?

Fakta mutasi virus corona terbaru perlu kamu ketahui karena ada perbaruan informasi dari kejadian peningkatan jumlah pengidap Covid-19 di Inggris dan Afrika Selatan. Berikut beberapa temuan baru beserta penjelasan selengkapnya.

Advertisement

Sepanjang tahun 2020, seluruh negara di dunia dihebohkan dengan pandemi penyakit yang disebabkan oleh virus baru yakni SARS-CoV-2 alias virus corona atau Covid-19.

Bermula pada akhir tahun 2019, penularan virus ini kemudian meluas hingga ke negara-negara lain di Asia, Australia, Eropa, Afrika, bahkan hingga ke Amerika Serikat.

Pemerintah dari masing-masing negara pun memberlakukan berbagai aturan guna mencegah menularan virus menjadi lebih parah lagi.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain menutup jadwal penerbangan dari luar negeri, memberlakukan masa karantina massal (lockdown), memberlakukan protokol kesehatan yang ketat baru masyarakat yang berkegiatan di luar rumah, dan lain sebagainya.

Dari berbagai upaya itu, beberapa negara berhasil menekan angka pengidap virus corona. Sebut saja Singapura, Australia, Selandia Baru, Vietnam, dan masih banyak lagi lainnya.

Sayangnya, tidak semua negara mampu menjaga atau terus menurunkan angka penyebaran virus.

Contohnya saja seperti Inggris yang sebelumnya sudah mampu menekan angka penularan dan angka kematian pengidap, yang di akhir tahun 2020 malah dikejutkan dengan kenaikan jumlah kasus secara signifikan dan mendadak.

Setelah ditelaah lebih lanjut, penyebab dari hal ini adalah adanya mutasi virus corona varian terbaru. Tidak hanya di Inggris, Afrika Selatan juga dikabarkan menemukan varian virus corona terbaru ini.

Maka dari itu, semua masyarakat dari berbagai negara, khususnya seperti Indonesia yang jumlah kasus corona semakin meningkat, wajib mengetahui fakta mutasi virus corona terbaru.

(Baca Juga: Fakta Vaksin Covid-19 Sinovac Buatan China yang Dibeli Indonesia)

Fakta Mutasi Virus Corona Terbaru

Berikut ini beberapa fakta mutasi virus corona terbaru yang harus kamu ketahui serta waspadai.

1. Total Belasan Mutasi Baru dari Inggris dan Afsel

Fakta mutasi virus corona terbaru yang pertam adalah soal jumlah mutasi virus corona yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

Ada total 17 mutasi baru yang terdeteksi dan memiliki sebutan di Inggris, seperti A570D, D614G, D1118H, N501Y, P681H, T716I, S982A, dan beberapa sebutan mutasi lainnya.

Varian N501Y yang juga dikenal sebagai Receptor-Binding Domain adalah mutasi baru yang cukup mendominasi atau banyak ditemukan kasusnya dibandingkan varian lainnya.

Sedangkan fakta mutasi virus corona terbaru di Afrika Selatan juga menemukan varian mutasi N501Y, serta beberapa varian mutasi baru yang belum memiliki sebutan.

Dengan begitu, ada sekitar belasan mutasi baru yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan.

2. Gejala Baru Berupa Tak Nafsu Makan Hingga Ruam Kulit

Kedua, fakta mutasi virus corona terbaru yang wajib sekali diketahui khalayak adalah gejala baru dari penyakit Covid-19.

Sebelumnya, World Health Organization (WHO) merilis gejala umum yang diderita pengidap virus corona seperti demam, batuk kering, kelelahan, sesak napas, sakit tenggorokan, sakit kepala dan hidung tersumbat.

Namun, seiring dengan temuan baru ini, terdapat gejala baru yang perlu diwaspadai. Di antaranya hilangnya nafsu makan, diare, rasa gelisah atau kebingungan, nyeri otot, hingga muncul ruam kulit.

Gejala ruam kulit seperti gatal, kulit kemerahan atau melepuh dan bengkak juga sempat dialami oleh penyanyi Dewi Persik yang pada Desember 2020 lalu sempat dinyatakan positif corona.

Dewi Persik kemudian akhirnya sembuh setelah mendapat perawatan intensif.

Ruam kulit sebagai gejala corona diperkirakan hanya diidap oleh sekitar 20 persen pasien corona, sehingga masih belum umum diketahui banyak orang.

3. Mutasi Baru Menyebar ke Negara Lain

Dari kasus di Inggris, fakta mutasi virus corona terbaru dengan cepat menyebar ke negara-negara lain di Eropa seperti Denmark dan Belanda. Kemudian juga menyebar hingga ke Australia dan Indonesia.

Di Indonesia, pada September 2020, varian mutasi baru yang ditemukan yakni D614G dan Q677H yang terbilang jarang ditemukan di Eropa.

Jika mengukur rentang waktu sejak September 2020 hingga Januari 2021 saat ini, maka bisa disimpulkan bahwa diperkirakan ada beberapa mutasi baru yang berkembang di Indonesia.

Maka dari itu, sebaiknya lebih waspada dengan menerapkan protokol kesehatan 3M dan menunda rencana bepergian ke tempat-tempat yang ramai dan berisiko.

(Baca Juga: Cara Membedakan Batuk Biasa dengan Covid-19, Wajib Tahu!)

4. Transmisi Penyebaran Lebih Cepat

Fakta mutasi virus corona terbaru lainnya yakni penyebaran yang lebih cepat daripada varian awal yang ditemukan akhir tahun 2019 lalu.

Pada November hingga Desember 2020 di London, temuan kasus baru penderita corona rupanya didominasi oleh mereka yang terinfeksi varian mutasi baru.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyatakan, fakta mutasi virus corona terbaru yang mengejutkan adalah soal peningkatan transmisi penularan antar manusia sampai dengan 70 persen.

Tak heran jika penyebarannya ke negara lain pun ikut lebih cepat pula. Kewaspadaan perlu ditingkatkan, khususnya bagi masyarakat yang terpaksa harus tetap bepergian ke luar daerah atau ke luar negeri.

5. Masih Butuh Diteliti Lebih Lanjut

Meskipun beberapa varian mutasi baru sudah memiliki klasifikasi penamaan yang berbeda-beda, namun semuanya tetap membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Ada poin-poin penting yang harus diperjelas oleh hasil penelitian para ahli. Apalagi beberapa jenis vaksin sudah selesai diproduksi dan secara bertahap didistribusikan di berbagai negara.

Yakni terkait seberapa besar kekuatan mutasi baru dalam menghadapi vaksin, apakah vaksin yang sudah ada mampu membasmi vvarian mutasi baru atau tidak.

Kemudian meskipun lebih cepat menular, apakah varian mutasi baru virus corona ini juga lebih mematikan atau tidak.

Peneliti dari berbagai negara akan terus menggali informasi lebih lanjut melalui penelitian mendalam. Sebagai masyarakat, kita juga harus memberikan kontribusi untuk mencegah penularan virus corona.

Yakni dengan cara rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari area keramaian.

Lindungi Diri dengan Asuransi Kesehatan

Itulah penjelasan mengenai fakta mutasi virus corona terbaru. Selain waspada terhadap virus corona dan berbagai penyakit berbahaya lainnya, kamu juga harus melindungi diri dengan asuransi.

Dengan memiliki asuransi, layanan kesehatan terbaik akan menjaminkanmu dari berbagai risiko di masa depan, seperti saat menderita penyakit tertentu atau tertimpa musibah kecelakaan.

Kamu bisa mendapatkan rekomendasi asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan profil finansial melalui CekAja.com.

CekAja.com adalah media pembanding produk finansial terbaik yang membantumu memilih dan mengajukannya dengan mudah.

Untuk proses pengajuan asuransi kesehatan, prosedurnya sangat sederhana karena semua dilakukan lewat sistem online canggih.

Kamu hanya perlu mengisi formulir pengajuan dan membayar premi bulan pertama. Mudah banget, kan?

Tunggu apa lagi? Yuk, miliki asuransi terbaik untukmu dan keluarga. Bandingkan dan ajukan hanya lewat CekAja.com!

Advertisement