Fakta Vaksin Covid-19 Sinovac Buatan China, yang Dibeli Indonesia

Belum lama sampai di Indonesia, vaksin buatan China yakni Sinovac, siap diperiksa sebelum disebar. Selain itu, ada berbagai fakta vakasi Covid-19 Sinovac, yang wajib kamu ketahui, sebelum vaksin tersebut akan disuntikan kepada nakes dan warga di seluruh Indonesia.

Pariwara

Namun, sebelum mengetahui fakta vaksin Covid-19 Sinovac ini, yuk kenalan dulu lebih dalam dengan vaksin buatan China yang satu ini.

Apa Itu Vaksi Sinovac?

Vaksin Covid-19 Sinovac, merupakan vaksin berjenis inactivated vaccine. Vaksin ini akan bekerja menggunakna versi lemah, yang artinya bekerja secara inaktivasi dari virus, untuk memancing respons imun, dari tubuh seseorang.

Tidak secara langsung, dilansir ccnindonesia.com, dari newssinteractives, vaksin inactivated ini butuh beberapa dosis, dari waktu ke waktu, untuk bisa mendapatkan imunitas berkelanjutan, terhadap penyakit.

Terus melakukan perkembangan, vaksi Sinovac juga telah meluncurkan uji coba Fase III di Brasil.

(Baca Juga: Urutan Prioritas Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia)

Selain itu, perusahaannya juga telah membangun fasilitas, untuk bisa memperoduksi vaksin, hingga 100 juta vaksin per tahunnya.

Uji klinis Fase III juga dilakukan di Indonesia, dan kabarnya vaksin juga akan di produksi Bio Farma, yang bekerja sama dengan Sinovac.

Setelah adanya uji klinis, perusahaan farmasi Indonesia yakni Bio Farma, kemudian baru bisa memproduksi vaksin sendiri, bernama CoronaVac.

Untuk uji klinis, Indonesia juga bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, untuk mempersiapkan uji klinis vaksin Covid-19.

Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia 6 Desember 2020

Langsung diterima oleh Joko Widodo (Jokowi) selaku Presiden Indonesia, vaksin Sinovac datang perdana di Bandara Soekarno Hatta, pada Minggu malam, tanggal 6 Desember 2020 lalu.

Dengan adanya informasi kedatangan vaksin Covid-19 Sinovac di Indonesia, membuat warga menjadi semangat,untuk segera melakukan vaksinasi, dan berharap mengurangi penyebaran Covid-19, yang kini malah semakin tinggi.

Bahkan, Terawan Agus Putranto, selaku Menteri Kesehatan, juga memastikan bahwa vaksin Covid-19 Sinovac, datang dalam keadaan baik.

Menjadi barang yang ditunggu-tunggu untuk melawan penyebaran Covid-19 di Indonesia, yuk intip fakta vaksin Covid-19 Sinovac lainnya, yang tak kalah informatif seperti dilansir dari kabar24.bisnis.com.

Fakta Vaksin Covid-19 Sinovac

1. Indonesia Akan Terima 3 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Fakta vaksin Covid-19 Sinovac yang pertama adalah, akan ada 3 juta vaksin yang diterima Indonesia.

Bahkan, Presiden Joko Widodo juga mengatakan, bahwa vaksin tersebut juga sudah dilakukan uji klinis sejak Agustus 2020 di Bandung.

Saat ini, Indonesia sendiri sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin Sinovac. Selain itu, Jokowi juga mengatakan, bahwa pemerintah sedang mengupayakan 1,8 juta dosis vaksin tambahan, untuk awal Januari 2021.

2. Mendatangakn Vaksin dalam Bentuk Bahan Baku Curah

Fakta vaksin Covid-19 Sinovac yang kedua adalah Indonesia juga menerima vaksi dalam bentuk bahan baku curah.

Jadi, selain mendatangkan vaksin Sinovac siap suntik, Pemerintah juga mendatangkan 15 juta dosis vaksin dan 30 juta dosis vaksin, dalam bentuk bahan baku curah, pada bulan Desember ini.

Adapun, bahan baku vaksin Sinovac ini, selanjutnya akan diproses lebih lanjut oleh perusahaan Bio Farma, selaku BUMN produsen vaksin di Indonesia.

3. Tetap Dilakukan Tahap Uji BPOM

Fakta vaksi Covid-19 Sinovac selanjutnya, vaksin yang sudah tiba di Indonesia, ternyata tidak bisa langsung disebar ke masyarakat. Namun, harus tetap dilakukan uji di BPOM.

Di sini, Pemerintah membutuhkan tahapan yang ketat, terkait penerimaan vaksin buatan China tersebut, khususnya persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Karena vaksin yang diterima akan disuntikan ke seluruh warga, maka Presiden Jokowi menegaskan, agar seluruh prosedur ilmiah harus dilalui dengan baik.

Hal tersebut dilakukan, guna menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat, sekaligus bisa meningkatkan efektivitas vaksinasi Covid-19.

4. Vaksin Snivac Dibawa Menggunakan Maskapai Garuda

Vaksin buatan China yang dibawa ke Indonesia ini, didatangkan menggunakan maskapai Garuda, dan hal tersebut menjadi Fakta vaksin Covid-19 Sinovac yang terakhir.

Ketika sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Sinovac tiba di Indonesia, tepatnya di Bandara Soekarno Hatta, ternyata vaksin tersebut dibawa menggunakan maskapai Garuda Boeing 777-300 ER.

Vaksin tersebut dijemput oleh maskapai Garuda dengan nomor registrasi PK-IGC, yang lepas landas dari Indonesia pukul 05.30 WIB.

Vaksin yang akan dibawa ke Indonesia, sebelumnya sudah dikemas, menggunakan tempat penyimpanan khusus, agar kualitas vaksin tetap terjaga, yakni berupa Envirotainer.

Setelah sampai di Indonesia, vaksin beserta Ennvirotainer di bawa ke warehouse Garuda, untuk pengisian ulang daya, sebelum dibawa ke Bandung, tepatnya ke Bio Farma.

(Baca Juga: 6 Institusi yang Membuat Vaksin Covid-19 di Indonesia)

Nah, itu dia beberapa informasi terkait fakta vaksin Covid-19 Sionvac, yang akan disuntikan ke warga secara bertahap, mulai akhir Desember hingga 2021 mendatang.

Bagaimana sudah siap menerima vaksinasi dan menyerang virus yang telah meresahkan selama 10 bulan terakhir ini?

Meskipun sudah divaksinasi, bukan berarti kamu sudah kebal virus yah. Kamu harus tetap menjaga kesehatan, dan mematuhi protokol kesehatan.

Selain Vaksin, Yuk Lindungi Diri Juga Dengan Asuransi Kesehatan!

Yang paling terpenting juga, kamu harus memiliki asuransi kesehatan. Pasalnya, dengan asuransi kesehatan, kamu dan keluarga bisa terlindungi secara maksimal, dari risiko jatuh sakit dan risiko kerugian finansial akibat biaya pengobatan yang mahal.

Selain itu, dapatkan asuransi kesehatan terbaik, dan sesuai dengan kebutuhanmu, hanya di CekAJa.com.

Di CekAja.com, menawarkan banyak produk asuransi kesehatan terbaik, dari berbagai perusahaan asuransi kesehatan ternama di Indonesia.

Jadi, untuk soal keamanan, kepercayaan, dan kualitas layanan kesehatan, pastikan cari produk asuransi kesehatan, hanya di CekAja.com!

Pariwara