Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

2 menit waktu bacaan

Fintech Akan Mengubah Perekonomian Indonesia

by Surtan Siahaan on 31 Agustus, 2016

Indonesia Fintech Festival & Conference 2016 sukses terselenggara pada Senin (29/8) hingga Selasa (30/8) di Indonesia Convention & Exhibition (ICE) BSD Tangerang, Banten. Kegiatan yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan mulai dari startup jasa layanan keuangan digital, regulator, pemerintah, akademisi dan institusi keuangan tersebut ditujukan untuk meningkatkan inklusi keuangan melalui fintech.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, sejumlah menteri dan pejabat terkait seperti Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Hadad dan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin), Rosan Roeslani hadir dalam kegiatan yang digagas OJK dan Kadin tersebut.

Presiden Jokowi dalam pidatonya mengaku senang dengan kehadiran Fintech. Jokowi yakin fintech dapat meningkatkan inklusi keuangan Indonesia yang tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga seperti Malaysia, singapura atau Thailand. Jokowi mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia yang mengakses layanan keuangan baru mencapai 21,8%. Sementara tingkat inkulais keuangan di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand suda di atas 50%. (Baca juga: 10 Startup yang Menjelma Menjadi Perusahaan Bernilai Miliaran Dolar)

Selain bermanfaat bagi peningkatan inkluasi keuangan, presiden berharap fintech akan menggerakkan perekonomian, khususnya ekonomi masyarakat yang selama ini tidak tersentuh layanan keuangan seperti nelayan dan petani. “Saya senang anak muda mengembangkan fintech karena sangat bermanfaat pada usaha mikro,” tuturnya.

WP_20160830_08_36_34_Pro
Booth CekAja pada Indonesia Fintech Festival and Conference 2016

Menurut Jokowi, fintech bisa berperan mengubah Indonesia apabila bisa menghubungkan konsumen dan produsen secara lebih mudah. “Jika fintech bisa membantu menghubungkan produsen dan konsumen, nelayan dan konsumen saya yakin petani dan nelayan kita bisa sejahtera,” ujarnya.

Menurut Muliaman Hadad, kehadiran fintech merupakan terobosan yang akan membuat layanan dan produk keuangan semakin inkluasiv dan mudah diakses. OJK selaku regulator pun berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan startup fintech lokal. (Baca juga: Deretan Wanita Ini Bukti Bahwa Perempuan Bukan Hanya Konsumen Industri Fesyen)

Dalam IIFC pertama ini, ada beragam kegiatan yang dihelat penyelenggara mulai dari startup competition, startup coaching, startup speed dating, konferensi dan diskusi yang dihadiri oleh pemangku kepentingan terkait.

CekAja selaku anggota Asosiasi Fintech Indonesia (Fintech) turut hadir dalam kegiatan yang juga menjadi ajang pamer puluhan fintech tanah air.

Tentang Penulis