Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Fitnes untuk Mengurangi Risiko Gangguan Kesehatan

by JTO on 20 Januari, 2015

Dalam hidup kita butuh keseimbangan. Begitu juga untuk tubuh kita. Agar sehat, harus seimbang antara yang masuk dengan yang keluar.

Semua makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh, pasti terdapat sisa atau sampah yang tidak terserap nutrisinya. Mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan semua sampah itu di antaranya lewat feses (BAB), air seni, dan keringat.

Jika dua mekanisme pertama rutin dilakukan oleh tubuh kita, tidak halnya dengan keringat. Tubuh harus bergerak atau beraktivitas untuk mengeluarkan keringat.

Olahraga dikenal sebagai aktivitas yang paling sehat untuk menghasilkan keringat. Itulah kenapa kita disarankan untuk berolahraga minimal tiga kali seminggu untuk menjaga kesehatan tubuh. (Baca juga3 Cara Mengecilkan Perut Agar Terhindar Penyakit Serius)

Carilah Olahraga yang Sesuai

Selain itu, olahraga juga dikenal sebagai aktivitas untuk membakar kalori yang berlebih di tubuh Anda. Seperti diketahui, manusia memiliki kebutuhan kalori yang jumlahnya berbeda-beda, tergantung berat badan ideal, kebutuhan basal, aktivitas fisik yang dilakukan, dan juga koreksi usia Anda. Dengan berolahraga, bisa dipastikan tidak ada kalori yang berlebih, mengendap jadi lemak di tubuh Anda.

Di era yang modern sekarang, tak banyak orang yang punya waktu berolahraga dengan cara konvensional seperti joging atau lari di taman. Salah satu jalan keluar, kita bisa berolahraga atau bahasa gaulnya fitnes di pusat-pusat kebugaran kapanpun kita punya waktu. (Baca juga: Cara Mudah Latihan Beban untuk Kurangi Lemak)

Intinya, jadikan fitnes atau olahraga apapun sebagai kebutuhan hidup kita. Karena selain untuk menjaga keseimbangan tadi, menurut beberapa penelitian ilmiah atau medis, olahraga juga memiliki banyak sekali manfaat yang sangat penting bagi tubuh Anda.

Apa saja manfaat dari berolahraga?

Pertama, olahraga bermanfaat untuk stimulan otak agar bekerja lebih optimal. Ternyata gerakan dinamis dan berulang yang kita lakukan saat berolahraga terbukti bisa melancarkan aliran darah yang membawa nutrisi dan oksigen ke otak kita. Olahraga seperti renang, joging, aerobik, atau menari, yang paling banyak mengandung gerakan-gerakan dinamis.

Kedua, karena darah berhubungan langsung dengan jantung, maka dengan sendirinya, olahraga ini juga akan membuat jantung kita jadi lebih sehat. Pasalnya, jantung bekerja karena perintah dari otak.

Asuransi Kesehatan


Jadi sekali berenang, dua pulau sudah terlampaui. Dengan berolahraga, jantung lebih sehat, otak juga akan jadi lebih optimal mendapatkan nutrisi dan oksigen sehingga sel-sel syaraf pada otak akan tumbuh dan berkembang lebih baik.

Jika sel syaraf di otak kita tumbuh dan berkembang dengan lebih baik, maka pasti cara kerja otak kita juga akan lebih canggih lagi atau bisa dibilang jadi orang yang lebih cerdas. Tapi tunggu dulu, untuk mendapatkan semua manfaat tadi, Anda tidak bisa hanya berolahraga saja. (Baca juga: Bagian Tubuh yang Mudah Menimbun Lemak)

Anda masih harus mengimbanginya dengan melakukan gaya hidup sehat yaitu menerapkan pola makan dan jenis makanan yang sehat. Jika dua hal itu sudah kita lakukan, niscaya kesehatan bukan jadi barang mahal buat kita.

Selamat berolahraga!

Mau bandingkan asuransi kesehatan untuk melindungi seluruh keluarga Anda, cek di sini

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami