Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Gaji Kurang Bukan Salah Kantor, Simak Kiatnya Biar Awet!

by Sindhi Aderianti on 5 Maret, 2019

Gaji setiap bulan selalu terasa kurang? Jangan buru-buru nyalahin perusahaan yang tak kunjung menaikkan gajimu. Sekalipun bergaji puluhan juta, pasti akan habis juga apabila tidak pandai mengaturnya.

Ada yang bilang, cukup atau tidaknya gaji semua bergantung dari gaya hidup masing-masing.  Mungkin sebenarnya gaji yang selama ini didapat sudah lebih dari cukup. Hanya saja, kamu sedikit lalai menggunakan gaji tersebut untuk hal-hal sepele yang sebenarnya tak begitu penting.

Sebelum kebiasaan buruk ini menjadi bencana pada cash flow pribadimu, simak beberapa solusi berikut agar gajimu ada bekasnya, alias tidak habis begitu saja: 

  • Jangan kalap belanja

Payday memang selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Banyak wishlist yang menanti untuk diburu, terutama bagi kaum hawa dengan kebutuhan segudangnya. Dari mulai makeup, pakaian, skincare, dan masih banyak lagi. Sebenarnya tak masalah jika ingin berbelanja, tapi sebisa mungkin prioritaskan kebutuhan terlebih dahulu.

Caranya? Kamu bisa merencanakan berapa banyak uang yang ingin dikeluarkan untuk berbelanja. Buat dalam sebuah notes agar mudah diingat, boleh di handphone ataupun buku. Kemudian taati rencana tersebut, jangan sampai ada yang melebihi bujet awal.

(Baca juga: Gaji Sering Habis di Pertengahan Bulan? Cek Sebabnya di Sini)
  • Sisihkan gaji

Walaupun gaji diperoleh atas hasil keringat sendiri, tak berarti boleh dihabiskan begitu saja. Ke depannya, kamu akan sangat memerlukan tabungan. Maka dari itu, paling tidak sisihkan 10 sampai 30 persen gaji setelah menerimanya. Lalu, simpan di rekening bank yang khusus untuk menabung.

Usahakan jangan pernah memakai uang yang berada di bank tempatmu menabung itu. Agar tidak tergoda untuk melakukan penarikan uang, jangan membuat fasilitas kartu ATM apalagi akun mobile banking.

  • Buat skala prioritas

Skala prioritas adalah urutan yang terkait dengan aneka jenis kebutuhan seseorang. Baik masih single ataupun sudah berkeluarga, dua-duanya membutuhkan cara ini. Menghitung pengeluaran adalah salah satu langkah yang amat penting dalam memaksimalkan skala prioritas.

Hitung pos demi pos pengeluarannya secara berurutan. Pastikan persentase yang dibuat teridiri dari  50 persen untuk kebutuhan primer, 30 persen untuk kebutuhan sehari-hari lainnya, dan 20 persen untuk tabungan atau asuransi.

  • Investasikan gaji

Banyak orang yang memiliki uang tapi sayangnya hanya berakhir di tabungan. Padahal dengan melakukan investasi, gaji setiap bulannya dapat tergandakan untuk memenuhi kebutuhan di masa depan. Bagi pemula, pintar-pintarlah memilih jenis investasi agar balik modalnya cepat.

Emas merupakan salah satu bentuk investasi yang sering dipilih orang karena harganya cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kamu bahkan bisa membeli emas dalam bentuk koin atau batangan, mulai dari yang beratnya 5 hingga 25 gram sesuai kemampuan. Belilah emas di tempat terpercaya misalnya di lembaga yang dipercayakan pemerintah untuk menghindari risiko penipuan.

(Baca juga: Cuan Dagang Empat Jajanan Ini Bisa Ngalahin Gaji ASN)
  • Manfaatkan promo kartu kredit

Sebagai pengganti transaksi tunai, kartu kredit memiliki banyak kelebihan. Misalnya, fasilitas cicilan 0 persen ketika berbelanja. Promo seperti ini lumayan bisa mengurangi beban keuanganmu, di saat banyaknya kebutuhan akan barang dan jasa yang harus kamu penuhi.

Butuh hiburan tapi harus tetap berhemat? Jangan khawatir, beberapa kartu kredit banyak yang sudah bekerjasama dengan merchant sampai bioskop kenamaan Indonesia. Promo yang bisa kamu dapatkan salah satunya adalah buy one get one tiket nonton.

Pilih dan Gunakan Kartu Kredit Secara Bijak

Kartu kredit tidak selamanya menggiring seseorang untuk berperilaku konsumtif. Sama halnya dengan mengelola gaji, penggunaan kartu kredit juga bisa diatur.

Awali dengan memilih kartu kredit sesuai kebutuhan. Jenis kartu kredit yang beredar pada umumnya adalah tipe Silver, Gold dan Platinum. Untuk setiap tipe mempunyai limit yang berbeda-beda, disamping itu tagihan iuran untuk tiap tahun juga berbeda.

Jika kebutuhan Anda bertransaksi dalam jumlah yang kecil atau dibawah 1 juta, maka tipe kartu kredit Silver bisa menjadi pilihan, karena iuran tahunannya lebih kecil. Sedangkan bila memilih tipe Gold atau Platinum, maka iuran tahunannya justru lebih besar meskipun kamu hanya melakukan transaksi dibawah 1 juta.

Semua pilihan kartu kredit ini dapat kamu temukan di CekAja.com. Bahkan, langsung bisa dibandingkan dengan penawaran dari bank yang berbeda. Tentunya akan sangat memudahkanmu memilih kartu kredit, tanpa harus takut menjadi konsumtif.

(Baca juga: Mau Staycation di Hotel Tapi Belum Gajian? Cek Promo Ini!)

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.