Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Gandeng Perbankan, Polisi Sulap SIM jadi Alat Pembayaran

by Gentur Putro Jati on 23 Agustus, 2019

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia melakukan soft launching Smart SIM (surat izin mengemudi) di kantor pelayanan satuan penyelenggara administrasi (Satpas), Kamis (22/8) kemarin. Berbeda dengan SIM yang selama ini kamu kenal, kartu ‘pintar’ ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur uang elektronik yang bisa dijadikan alat pembayaran.

Smart SIM Surat Izin Mengemudi

Grand launching akan dilakukan 22 September 2019, bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri.

Ia mengatakan nantinya Smart SIM bakal bisa diisi dana atau saldo maksimal Rp2 juta.

“Bisa digunakan untuk e-money, bisa menjadi uang elektronik dan saldo yang kita siapkan maksimal Rp2 juta untuk melakukan transaksi apapun,” ujar Refdi.

(Baca juga: Polisi Tembak Polisi! Tengok Perbedaan Gaji Bripka dan Brigadir)

Sampai saat ini, Korlantas Polri masih melakukan uji coba keandalan dari kartu tersebut. Sehingga semua fungsi bisa digunakan secara maksimal saat diluncurkan.

“Untuk e-money ini kita tidak mau memberikan pelayan dan informasi kepada masyarakat sehingga pada saatnya betul-betul bisa dimanfaatkan,” ujar Refdi.

Selain berfungsi sebagai e-money, Polri menurutnya akan menanam chip pada kartu untuk keperluan database pengendara. Isinya mulai dari nomor telepon orang terdekat hingga data forensik.

“Semua data forensik kepolisian ada pada chip. Nantinya Smart SIM ada chip-nya, sehingga semua data forensik itu ada, seperti data identitas kependudukan kita. Sampai ada data nomor telepon orang terdekat yang bisa dihubungi bila terjadi sesuatu,” ujar Refdi.

Gandeng Perbankan Nasional

Dalam menambahkan fungsi e-money pada SIM pengendara, Korlantas menggandeng empat perbankan nasional. Di antaranya adalah tiga bank plat merah yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dan satu bank swasta.

“Dalam kerjasama besar antara Polri dengan perbankan, menjadikan SIM bisa berfungsi sebagai uang elektronik. Saat ini prosesnya masih dalam tahap uji coba atau piloting,” ujar Vice President Divisi E-channel BNI, Fajar Kusuma Nugraha dikutip dari Kontan.

Fajar mengatakan, bentuk kerjasama yang dilakukan antara Polri dengan perbankan yakni berupa co-branding uang elektronik. Saat ini BNI masih mengajukan permohonan izin kepada Bank Indonesia (BI) selaku regulator di bidang sistem pembayaran sebelum merilis Smart SIM tersebut bersama kepolisian.

“Begitu ada persetujuan akan segera kami launching,” lanjutnya.

Sebagai gambaran saja, saat ini ada empat bank penerbit uang elektronik yakni Mandiri, BNI, BRI dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Bank Mandiri tercatat memiliki total uang elektronik berbasis kartu atau e-money sebanyak 18,21 juta per Juni 2019.

BNI juga sudah menerbitkan BNI TapCash sebanyak 5,01 juta kartu dan BRI tercatat sudah menerbitkan 14,5 juta kartu hingga akhir Juli 2019.

Penampakan Smart SIM

Jika dilihat secara fisik, tidak ada perbedaan antara SIM konvensional dengan Smart SIM. Keduanya sama-sama didominasi warna putih dan merah. Panjang kartu Smart SIM sekitar 86 mm dengan lebar 53,96 mm.

Pada bagian atas kartu terdapat tulisan ‘Indonesia’. Persis di bawahnya, terdapat tulisan ‘surat izin mengemudi’. Logo Kepolisian Negara Republik Indonesia terletak di pojok kiri atas.

(Baca juga: Nyetir Sambil Main HP Bakal Ditilang Polisi, Ini Cara Kerja Tilang E-TLE dan Pembayarannya)

Foto pemilik SIM berada di sebelah kiri. Pada bagian tengah terdapat data pribadi pemilik, di antaranya nama, tempat tanggal lahir, golongan darah-jenis kelamin, tempat tinggal, dan pekerjaan.

Sementara untuk masa berlaku SIM ada apa bagian pojok kanan bawah. Lalu pada bagian belakang, tampilan Smart SIM berwarna putih.

Menarik bukan fitur pembayaran baru yang disematkan dalam SIM kita nanti? Namun, jangan lupa untuk selalu berhati-hati dalam berkendara ya. Lindungi diri dengan asuransi kecelakaan yang bisa kamu dapatkan lewat CekAja.com untuk menghindari diri dari hal yang tidak diinginkan.

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami