Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Gegara Corona, 3 Inovasi Canggih Ini Bisa Hadir

by Gito on 16 Maret, 2020

Virus Novel Corona sudah mewabah di 146 negara. Penyebaran virus tersebut demikian mssif hingga Langkah lockdown terpaksa dilakukan di 7 negara terdampak. Namun ibarat koin mata uang, di balik bencana melekat juga hikmah yang bisa diambil. Salah satunya adalah hadirnya inovasi teknologi yang digunakan untuk memerangi keganasan virus tersebut.

Robot Pekerja Perempuan - CekAja

Indonesia sendiri sampai saat ini belum melakukan lockdown. Namun untuk mencegah penyebaran, beberapa wilayah sudah melakukan pembatasan akses dan juga penutupan tempat-tempat wisata.

Berdasarkan data Coronavirus COVID-19 Global Cases by the Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University (JHU, saat ini jumlah warga dunia yang terinfeksi virus novel corona mencapai 169.387 jiwa.

Meskipun masuk dalam kategori self limiting disease (SLD), jumah korban tewas akibat virus tersebut sudah mencapai 6.513 jiwa. Sementara 77.257 orang dilaporkan pulih dari terjangan corona.

Berbagai negara melakukan upaya untuk bisa meredam penyebaran sekaligus membunuh virus tersebut.

Ada yang melakukan uji coba vaksin dan ada pula yang menciptakan terobosan-terobosan canggih untuk menghalau penyebaran virus.

(Baca juga: Dampak Corona, 7 Tujuan Wisata Ini Ditutup Untuk Umum)

1. Helm Pembaca Suhu Tubuh

Helm Pembaca Suhu Tubuh - Gegara Corona 3 Inovasi Canggih Ini Bisa Hadir

Di Cina, inovasi teknologi terus dihadirkan untuk mengurangi penyebaran virus novel corona.

Menyandang predikat sebagai negara asal virus membuat Cina melakukan banyak menghadirkan terobosan di bidang teknologi.

Terbaru, “pabrik” dunia itu berhasil membuat helm pembaca suhu tubuh. Dalam produk baru tersebut disematkan juga teknologi infra merah dan juga sistem virtual reality.

Jadi, petugas yang berada di lapangan bisa melihat suhu tubuh setiap orang yang lewat.

Jika ada yang berada di atas suhu rata-rata, maka petugas bisa langsung melakukan tindakan untuk mencegah penyebaran.

Jika kamu pernah melihat film sci-fi Universal Soldier, kamu tentu tidak asing dengan helm yang digunakan para tentara yang mampu melihat panas tubuh dan kemampuan lainnya.

Nah helm canggih besutan Kuang Chi Technologies itu sekilas memiliki kemampuan layaknya di film tersebut.

Sebagai catatan, helm tersebut dinilai memilki tingkat akurasi yang tinggi dan mampu membaca suhu tubuh 100 orang sekaligus

2. Robot untuk mengantisipasi corona

Robot untuk mengantisipasi corona - Gegara Corona 3 Inovasi Canggih Ini Bisa Hadir

Beberapa negara sudah menggunakan teknologi robotic untuk mengurangi kontak fisik dengan pasien penderita maupun suspect corona.

Di Korea Selatan dan Cina dilaporkan sudah menggunaan teknologi tersebut untuk membantu dokter melakukan pengecekan suhu tubuh.

Selain itu, teknologi robotic juga dikembangkan sebagai medium trnasportasi logistik ke wilayah terdampak yang sudah di lockdown oleh pemerintah setempat.

Ada juga robot yang diciptakan untuk mengantar logistik bagi para staf medis yang berjibaku dengan pasien corona di rumah sakit.

Kesehatan tenaga medis juga menjadi hal yang penting, karena ditangan merekalah penyebaran dan juga infeksi virus corona dapat diminimalisir dan disembuhkan.

(Baca juga: Alasan Mengapa Evolusi Robot Lebih Berbahaya untuk Pekerja Perempuan)

3. Drone pemantau suhu

Drone pemantau suhu - Gegara Corona 3 Inovasi Canggih Ini Bisa Hadir

Selain teknologi robotic dan virtual reality, Cina juga mengoperasikan drone yang terintegrasi dengan pemantau suhu tubuh.

Drone tersebut di terbangkan di pusat keramaian untuk membaca citra panas dari pantauan udara.

Selain itu, drone tersebut juga difungsikan untuk mengangkut sample medis dari dan ke rumah sakit.

Jadi tidak ada kontak langsung yang terjadi. Pengembangan teknologi dilakukan mengingat Cina sampai dengan saat ini masih menduduki peringkat atas perihal jumlah korban yang terinfeks novel corona.

Tercatat sekitar 81.020 orang dilaporkan terjangkit virus corona. Sementara untuk jumlah korban tewas mencapai 3.217 jiwa.

Perkembangan penyebaran virus yang diduga berasal dari Wuhan, CIna itu terus meluas. Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga telah merubah status novel corona dari epidemi menjadi pandemi.

Dalam level ini, WHO meminta kerjasama semua negara untuk bersama-sama mengurangi penyebaran sekaligus menjaga warga negaranya tetap aman.

Nah kamu sebagai warga negara yang baik juga berkewajiban untuk menjaga kondisi negara ini tetap aman.

Caranya adalah dengan mengikuti himbauan pemerintah untuk melakukan isolasi diri di rumah sekaligus membudayakan hidup bersih.

Kalau bukan kita yang memulainya, siapa lagi. Sebagai Langkah mitigasi kamu juga bisa mengakses CekAja.com untuk menemukan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan.

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit