Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

General Motors juga Ucapkan Sayonara ke Rusia

by Miftahul Khoer on 16 Desember, 2019

Produsen otomotif terbesar Rusia, Avtovaz mengumumkan bakal mencaplok 50% saham General Motors (GM) dengan nilai transaksi yang masih dirahasiakan. Aksi korporasi tersebut, sekaligus menandakan hengkangnya GM dari industri otomotif negara Beruang Putih.

Reuters melaporkan, sebelumnya Avtovaz dan GM memiliki perusahaan patungan di Rusia yang memproduksi kendaraan roda empat bernama Chevrolet Niva dari pabriknya yang berada di kota Togliatti, Rusia.

Avtovaz tidak mengungkapkan nilai kesepakatan dari transaksi tersebut. Namun, dipastikan akuisisi saham itu akan mengakhiri kehadiran GM di bisnis perakitan mobil di Rusia.

(Baca juga: Mau Berburu Mobil di Pameran Otomotif? Cek Kiat-kiatnya!)

Dalam perjanjian terbaru yang akan berlaku pascaakuisisi tuntas, manajemen Avtovaz menyebut pabrik di Togliatti akan tetap memproduksi kendaraan dengan bendera Chevrolet selama “periode waktu tertentu”. Sebelum beralih ke merek Lada Rusia yang identik sebagai mobil buatan Avtovaz.

Dibangun pada tahun 2001, pabrik kedua perusahaan di Togliatti memiliki kapasitas untuk membuat hingga 100.000 Chevrolet Niva per tahun.

Pasar mobil Rusia adalah salah satu yang berkinerja terbaik di Eropa sebelum pengenaan sanksi ekonomi dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa pada 2014. Kondisi tersebut memperburuk kondisi ekonomi Rusia, yang sebelumnya sudah menderita akibat penurunan harga minyak, dan pelemahan mata uang rubel. Dua kondisi yang berpengaruh pada peningkatan biaya produksi dan harga jual mobil di negara tersebut.

(Baca juga: Tiga Pabrikan Otomotif AS Masih Meraba Tren Mobil Listrik)

Sampai bulan November di tahun ini, pasar otomotif Rusia mengalami penurunan penjualan 6,4% menurut catatan Asosiasi Bisnis Eropa (AEB) akibat merosotnya daya beli masyarakat. Akibatnya, produsen mobil asing mulai memikirkan kembali strategi kelangsungan bisnisnya di Rusia.

Sebelum hengkang dari Rusia, GM juga telah mengumumkan bakal menghentikan aktivitas produksi dan penjualan mobil di Indonesia mulai tahun 2020 yang sudah di depan mata. Meski demikian, GM Indonesia memastikan layanan purna jual kepada pengguna Chevrolet tetap akan disediakan.

Kalau kamu termasuk salah satu pecinta produk Chevrolet buatan GM, harap bersabar ya. Toh kamu masih bisa menikmati rasa Chevrolet pada mobil-mobil buatan PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia, yang merupakan perusahaan patungan antara GM dengan Wuling Motors di Indonesia. 

Satu hal yang pasti, lindungi diri dan keluarga tercinta dengan asuransi kecelakaan untuk meminimalisir semua risiko saat berkendara. Pilih dan ajukan asuransi kecelakaan terbaik sesuai kebutuhan lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.