Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Gunakan Bonus Tahunan untuk Pengeluaran Prioritas

by Miftahul Khoer on 17 Desember, 2019

Setiap jelang akhir tahun, para karyawan pada umumnya akan mendapatkan bonus tahunan dengan jumlah bervariasi yang biasanya setara dengan satu bulan gaji. Adanya bonus ini tentu menjadi tambahan amunisi keuangan bagi penerimanya.

cara berhemat uang belanja harian

Namun, apabila salah dalam pengelolaan, bonus tahunan bisa menguap dan hilang begitu saja tanpa manfaat bagi keuangan dan kehidupan kamu. Sebaiknya, uang bonus tahunan disisihkan untuk keperluan prioritas sebagaimana ulasan dalam artikel ini.

  • Gunakan bonus tahunan untuk bayar utang

 Sebaiknya, bonus tahunan yang kamu terima dipakai terlebih dahulu untuk membayar utang sehingga mengurangi beban finasialmu, terlebih kalau beban utang sudah melebihi 30 persen dari total penghasilan bulanan.

Prioritaskan uang bonus tahunanmu untuk pembayaran utang ataupun kredit yang kamu miliki seperti untuk KPR ataupun pembayaran kartu kredit.

Melunasi utang juga merupakan bagian dari investasi. Dengan melunasi utang lebih awal sebelum jatuh tempo, maka bisa mengurangi beban keuangan di masa depan dan juga terhindar dari pembengkakan bunga utang kredit.

  • Sisihkan untuk dana sosial keagamaan

Bonus bulanan yang kamu dapatkan bisa kamu sisihkan untuk pengeluaran sosial keagamaan seperti zakat, infaq, sedekah, ataupun pengeluaran keagamaan lainnya. Menyisihkan uang untuk dana keagamaan pada dasarnya juga merupakan investasi kepada Tuhan karena di setiap rezeki yang kita terima juga terdapat hak orang lain yang perlu kamu berikan.

(Baca juga: Lima Bali Baru Buat Rekomendasi Liburan Akhir Tahun)

Kamu bisa menyisihkan uang melalui panti asuhan, panti jompo, dan juga lembaga amal untuk berbagai keperluan, salah satunya membantu korban bencana alam. Dengan menyisihkan bonus untuk beramal, maka rezekimu bisa menjadi lebih berkah.

  • Persiapkan dana darurat dari bonus tahunan

Dana darurat merupakan komponen penting dalam perencanaan keuangan yang perlu kamu miliki. Setiap keluarga wajib punya alokasi pendanaan ini yang bisa dipakai untuk keperluan mendesak dan tidak terduga sehingga tidak lagi khawatir terkait ketersediaan dananya.

Secara teori, dana darurat yang perlu dimiliki untuk yang masih single adalah setara 3 bulan pengeluaran rutin. Namun, bagi yang sudah berkeluarga sebaiknya menyiapkan dana darurat setara 6 hingga 12 bulan pengeluaran rutin.

Apabila dana darurat yang kamu miliki belum ideal, ada baiknya uang bonus tahunan yang kamu dapatkan dialokasikan juga untuk menambah pundi-pundi dana tak terduga tersebut sebagai bagian dari pencegahan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati, jadi tidak ada salahnya bonus tahunan kamu disisihkan untuk dana darurat.

  • Sisihkan untuk investasi

Bonus tahunan juga bisa kamu sisihkan untuk investasi agar uang yang kamu miliki bisa berkembang. Dengan menggunakan bonus tahunan untuk investasi, maka uang yang dimiliki tidak terbuang percuma. Akan tetapi, jangan lupa berhati-hati dalam memilih instrumen investasi agar tidak terjebak dalam investasi bodong yang justru membuatmu merugi.

Kamu bisa memilih reksa dana sebagai salah satu instrumen investasi untuk mendapatkan imbal hasil dalam jangka panjang, seperti reksa dana saham untuk jangka waktu 5-10 tahun.

Selain itu, ada juga reksa dana campuran untuk mendapatkan manfaat dalam 3-5 tahun. Pilihan investasi lainnya bisa juga melalui emas yang bisa memberikan imbal hasil jangka pendek dalam 1 hingga 3 tahun. Kemudian, kamu juga bisa memilih deposito untuk berinvestasi.

(Baca juga: 5 Negara dengan Biaya Murah untuk Liburan Akhir Tahun)

Kalau bonus tahunan yang kamu terima cukup besar, kamu bisa memilih instrumen investasi yang lebih besar lagi seperti investasi properti dengan membeli hunian ataupun tanah. Apabila kamu punya bisnis sampingan di luar pekerjaan utama, bonus tahunan juga bisa dipakai untuk pengembangan usaha tersebut.

  • Gunakan untuk memanjakan diri sendiri dan keluarga

Setelah mengalokasikan sebagian bonus tahunan untuk keperluan prioritas di atas, maka tidak ada salahnya sisa bonus tahunan, dipergunakan untuk memanjakan diri sendiri ataupun keluarga.

Kamu bisa pergunakan untuk mengajak keluarga berbelanja karena jelang pergantian tahun banyak diskon yang ditawarkan di pusat-pusat perbelanjaan. Atau juga bisa menikmati liburan akhir tahun bersama keluarga menggunakan uang bonus tahunan tersebut.

Tapi jangan sampai terlena dengan berbagai diskon dan penawaran yang menggiurkan di akhir tahun ya. Tetap kontrol keuanganmu dengan baik. Pergunakanlah uang bonus tahunanmu dengan bijak, agar uang yang kamu dapatkan di luar gaji bualan tersebut tidak habis begitu saja tanpa manfaat.

Kalau perlu, manfaatkan beragam diskon dan promo menarik untuk berbelanja dan liburan dari kartu kredit BRI. Sehingga dana yang kamu habiskan untuk belanja dan liburan bisa lebih murah.

Pilih dan ajukan kartu kredit BRI sesuai kebutuhan, lewat CekAja.com. Prosesnya cepat, syaratnya mudah. Ajukan sekarang!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.