Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Guru dan Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas dalam CPNS 2018

by Gito on 28 Juni, 2018

Kabar gembira bagi Anda para pencari kerja. Jika tidak ada aral melintang, pada bulan Juli mendatang akan diadakan pembukaan lowongan pekerjaan untuk beragam formasi di jajaran Kementerian dan Lembaga Negara. Jadi segera siapkan segala kebutuhan administrasi yang dibutuhkan agar Anda dapat mengikuti proses seleksi dengan nyaman.

wawancara kerja _ kartu kredit - CekAja.com

Meski begitu, Pemerintah baru akan mengumumkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di bulan depan. Namun, ada sedikit bocoran formasi CPNS 2018 untuk Anda. Mengutip laman resmi Sekretariat Kabinet, pada tahun ini seleksi penerimaan pegawai negeri sipil bakal difokuskan pada profesi guru dan tenaga kesehatan.

Hal itu dikarenakan orang nomor satu di Republik ini, yaitu Presiden Joko Widodo meminta langsung kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara–Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur agar memprioritaskan 2 profesi tersebut dalam penerimaan CPNS 2018. Namun bukan berarti profesi lainnya dikesampingkan lho, karena terdapat sekitar 220 ribu formasi kebutuhan penerimaan PNS pada tahun ini.

Nah khusus untuk guru honorer Asman Abnur menjelaskan, saat proses penerimaan ada sistemnya, apakah mungkin mungkin yang belum berumur 35 tahun bisa ikut tes. Ia menambahkan untuk yang di atas 35 tahun sedang disiapkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjajian Kerja).

“Kemudian ada syarat-syarat di situ, kalau dia tidak lagi memenuhi syarat sebagai PNS minimum dia dibayar dengan Upah Minimum Regional (UMR),” ujarnya.

Soal yang berumur di bawah 35 tahun, Asman menjelaskan, karena memang syarat untuk menjadi PNS itu sekarang disyaratkan harus ikut tes. Namun untuk yang di atas 35 tahun, Menteri PANRB Asman Abnur menjeaskan, bahwa PP tentang P3K sudah hampir final. Ia menjelaskan penyusunan PP itu terkesan lamban karena banyak sinkronisasi di antara aturan yang satu dengan aturan yang lain.

Sebagai catatan, saat ini jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasional sudah mencapai lebih dari 4,3 juta orang. dengan proporsi terbesar selain guru adalah tenaga pelaksana/administrasi, sebesar 1,6 juta atau sekitar 38%.

(Baca Juga :Segera Tukarkan! Ini Uang Lama yang Bakal Ditarik dari Peredaran)

Hingga saat ini Kementerian PAN-RB masih menyusun formasi yang sesuai untuk kebutuhan CPNS 2018. Jumlahnya sendiri sudah diajukan ke Kementerian Keuangan (kemenkeu). Namun berdasarkan data, jumlah pensiunan PNS pada tahun ini bakal mencapai angka 250 ribu orang.

Jumlah tersebut terbagi atas 38 ribu orang pegawai pemerintah pusat dan sisanya merupakan pegawai di daerah. Kementerian PAN-RB sendiri memproyeksikan bahwa jumlah pendaftar akan mencapai 60% hingga 70% dari total jumlah PNS pensiun.

Banyak Fasilitas

Tingginya minat masyarakat untuk bekerja di lingkungan pemerintah dapat dimaklumi. Dengan beragam kemudahan dan juga fasilitas yang bakal didapatkan pasca menjadi PNS menjadi gula-gula tersendiri bagi para jobseeker ataupun mereka yang mencari keamanan dalam karirnya.

Salah satunya adalah kemudahan untuk mendapatkan tempat tinggal. Pemerintah pun selaku paying tempat para ASN bernaung memberikan bantuan uang muka sebesar 4 juta untuk PNS yang belum memiliki rumah. Selain itu juga terdapat beberapa benefit lainnya jika Anda menjadi PNS.

Bunga KPR flat 5% sampai 20 tahun

PNS yang tergolong MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) juga bisa mendapatkan bunga KPR flat 5% sampai 20 tahun jika membeli rumah bersubsidi. Pemerintah mengkategorikan MBR sebagai masyarakat berpehasilan maksimal Rp4 juta untuk dapat menyicil rumah tapak, dan penghasilan di bawah Rp7 juta untuk rumah susun.
Bisa jaminkan sertifikat PNS

Meski belum punya kendaraan yang bisa digunakan untuk agunan saat meminjam ke bank, PNS rupanya bisa menjadikan sertifikat pengangkatan sebagai jaminan. Tentunya ini jadi keistimewaan dibandingkan dengan karyawan swasta.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) adalah salah satu bank yang mempunyai produk kredit bernama BRIGuna yang sering digunakan PNS untuk meminjam uang. Jaminannya adalah SK pengangkatan pertama dan SK terakhir. SK yang dijaminkan harus asli dengan jJangka waktu maksimal pelunasan selama 10 tahun.

Punya gaji tetap

Salah satu syarat mengajukan KPR adalah memiliki penghasilan tetap minimal Rp2,5 juta per bulan. Selain itu penghasilan PNS yang dihitung dari tunjangan rutin dan bonus lebih mudah dihitung angka pasti. Penghasilan stabil seperti ini memudahkan bank dalam menilai PNS sebagai nasabah layak kredit.

Banyak pengembang yang bangun rumah khusus untuk PNS

Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) dan Persatuan Guru ‎Republik Indonesia (PGRI) bekerjasama membangun rumah murah untuk guru berstatus PNS di Palembang dan Lampung. Rumah tersebut dijual dengan harga sangat murah, sebesar Rp 75 juta sampai Rp 110 juta per unit.

Selain itu Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah sudah membangun 5.800 unit rumah di mana yang 3.800 unit adalah rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan untuk PNS. Banyak juga pemerintah kota dan kabupaten yang bekerja sama dengan pengembang untuk membangun rumah khusus PNS. Hal ini sejalan dengan program pemerintahan Jokowi yakni Program Nasional Sejuta Rumah.

Nah bagi Anda yang ingin mengajukan kredit kepemilikan rumah, cek dan bandingkan produk KPR dari beberapa lembaga perbankan di CekAja.com!

Tentang Penulis

Veritas Vos Liberabit

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami