10 Hal yang Pantang Diumbar di Media Sosial, Apa Saja?

7 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Meski semua orang bisa menggunakan media sosial secara bebas, namun ternyata ada beberapa hal yang pantang diumbar di media sosial. Pasalnya, beberapa hal tersebut bisa menimbulkan hal yang tidak baik, bahkan membahayakan untuk para penggunanya.

Bagi masyarakat umum, membagikan aktivitas sehari-hari, cerita bahagia, sedih dan hal-hal lainnya ke media sosial merupakan kegiatan rutin, yang mungkin sifatnya wajib dilakukan.

Sebab jika tidak melakukannya satu hari saja, mereka akan merasa ada hal yang kurang di hidupnya.

Namun sayangnya, membagikan semua cerita dan terbuka terhadap media sosial, tidak selamanya baik.

Justru, hal itu tak jarang memberikan dampak negatif bagi kamu selaku pengguna, dan para pengguna media sosial lainnya, yang terlalu terbuka dengan kehidupannya di media sosial.

Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, pada artikel kali ini CekAja.com akan memberikan informasi, mengenai hal yang pantang diumbar di media sosial, secara lengkap sebagai berikut. Simak bersama-sama, yuk!

Hal yang Pantang Diumbar di Media Sosial

1. Screenshot percakapan pribadi

Hal yang pantang diumbar di media sosial yang pertama, yaitu screenshot percakapan pribadi yang dilakukan melalui chat.

Ini menjadi hal yang sebaiknya tidak dilakukan, karena melanggar privasi seseorang. Sebab, orang yang memilih untuk melakukan percakapan secara pribadi melalui chat, biasanya orang itu menginginkan adanya privasi.

Orang tersebut tidak ingin percakapannya denganmu diketahui oleh orang lain. Terkecuali, orang tersebut setuju untuk percakapannya di screenshot dan dibagikan ke media sosial, maka itu sah-sah saja.

Namun meski begitu, sebaiknya men-screenshot percakapan pribadi dan mengumbarnya ke media sosial tidak dilakukan, untuk menjaga kesopanan dan kenyamanan satu sama lain.

(Baca Juga: Penyakit dari Media Sosial)

2. Permasalahan pribadi dan keluarga

Berikutnya, permasalahan pribadi dan keluarga juga menjadi hal yang pantang diumbar ke media sosial.

Sebagian orang mungkin berpikir, kalau mencurahkan atau berbagi cerita di media sosial merupakan yang wajar untuk dilakukan, karena setidaknya dapat meringankan beban mereka.

Padahal, itu sebenarnya bukan hal yang baik untuk dilakukan. Ceritamu sudah pasti dilihat dan dijadikan konsumsi banyak orang, khususnya orang-orang yang berteman denganmu di media sosial.

Dan beberapa dari orang-orang tersebut, bisa saja bukan “orang baik”. Mereka yang tidak suka denganmu atau membencimu, bisa saja menjadikan cerita hidupmu sebagai bahan untuk mereka menjelekkan dan menjatuhkanmu.

Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, sebaiknya ceritakan masalah pribadi maupun keluarga yang sedang kamu rasakan, hanya ke orang-orang yang kamu percaya saja, dan mengerti duduk permasalahannya.

3. Penghasilan dan pengeluaran

Hal yang pantang diumbar di media sosial satu ini, bisa dibilang merupakan hal yang benar-benar tidak boleh untuk dilakukan.

Hal tersebut tentu saja dikarenakan, penghasilan dan pengeluaranmu adalah konsumsi pribadi.

Yang mana, semua orang tidak berhak untuk mengetahuinya, selain keluarga atau sudah mendapat izinmu.

Lebih dari itu, orang-orang yang berteman di media sosial pun, pada dasarnya tidak ingin tahu seberapa besar penghasilan, maupun pengeluaranmu setiap bulan.

Oleh karena itu, jika kamu selama ini memiliki kebiasaan mengumbar penghasilan atau pengeluaran di media sosial, maka bisa dikatakan kamu adalah salah orang yang toxic.

Karena, dari hal yang kamu lakukan tersebut, bisa jadi dibaliknya banyak orang yang iri, bahkan tertekan dengan postinganmu di media sosial, karena merasa dirinya tidak bisa dan belum mencapai titik kesuksesan seperti dirimu.

4. Gambar atau kalimat yang tidak pantas

Gambar atau kalimat yang tidak pantas, ternyata masuk ke dalam daftar hal yang pantang diumbar di media sosial.

Seharusnya, ini menjadi suatu hal yang sudah diketahui banyak pengguna media sosial. Sebab, semua yang diunggah ke media sosial, baik dalam bentuk gambar, kalimat, audio, video dan lain sebagainya, pasti akan memiliki jejak digital.

Terlebih, jejak digital tersebut bisa ditelusuri kapan pun ingin diketahui. Oleh sebab itu, untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, sebaiknya mulai kurangi atau bahkan hentikan kebiasaan memposting gambar atau kalimat yang tidak pantas, meskipun dengan niat “bercanda”.

Perlu diketahui juga, kalau membagikan gambar atau kalimat yang tidak pantas, seperti menghina postingan seseorang dan lain sebagainya, dapat memberikan dampak buruk bagi orang tersebut dan diri sendiri, contohnya yaitu merusak citra diri.

5. Aib orang lain

Ini merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Menceritakan aib orang lain adalah hal yang pantang diumbar di media sosial, apapun alasannya.

Bagaimana tidak, orang yang berani menceritakan aibnya kepadamu, itu menandakan kalau orang tersebut sudah sangat mempercayaimu, sebagai orang yang tidak akan membocorkan aibnya kepada siapapun.

Sementara, jika kamu berani mengumbar aibnya di media sosial, maka artinya kamu adalah orang yang ingkar janji. Di mana, kamu tidak bisa menjaga kepercayaan orang dengan baik.

Selain memiliki “cap” sebagai orang yang ingkar janji, kamu pun nantinya tidak akan pernah mendapat kepercayaan lagi dari siapapun.

Terlebih, citra diri mu akan rusak, dan kamu juga harus menanggung malu dari cibiran banyak orang yang berdatangan tentangmu, karena sudah merusak nama baik orang lain.

6. Informasi yang belum jelas kebenarannya

Di urutan keenam ada informasi yang belum jelas kebenarannya. Ini tentu saja menjadi hal yang pantang diumbar di media sosial, karena dapat mendatangkan dampak buruk untuk kedepannya.

Sebagai contoh, dari informasi yang belum jelas tersebut, kamu bisa saja melakukan pencemaran nama baik seseorang, atau menyebarkan berita yang tidak benar (hoax).

Sehingga, untuk meminimalisir terjadinya hal tersebut, sebelum menyebarkan informasi sebaiknya lakukan validasi terlebih dahulu, apakah informasi tersebut benar adanya atau hanya kebohongan belaka.

Kalau ternyata informasi tersebut hanya berita bohong, maka sebaiknya kamu urungkan niat untuk membagikannya ke masyarakat luas, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

7. Komentar kasar dan penuh kebencian

Selanjutnya, kamu juga tidak boleh melayangkan komentar kasar dan penuh kebencian di media sosial.

Hal itu biasanya banyak terjadi dan ditemukan pada akun-akun selebriti, influencer dan orang-orang berpengaruh lainnya.

Meski figur yang mendapat komentar kasar tersebut bukan pribadi yang baik, tetap saja selaku netizen kamu tidak bisa mengutarakan hal-hal buruk padanya. Sebab, ada etika dalam bermain media sosial yang harus dijaga.

Apalagi, media sosial sebenarnya bukan lah tempat untuk melakukan tindak bullying ataupun memfitnah orang lain.

Jadi, jika kamu memang sangat tidak menyukai seorang publik figur, sebaiknya kamu diam saja, atau kalau mau memberikan kritik, sebaiknya berikan kritik yang membangun.

8. Informasi pribadi

Hal yang pantang diumbar di media sosial yang kedelapan adalah informasi pribadi. Ini sudah jelas merupakan hal yang sangat terlarang untuk dilakukan, karena dapat membahayakan diri sendiri.

Ya, membagikan informasi pribadi ke media sosial, seperti misalnya tanggal lahir yang lengkap, nomor ponsel dan lain sebagainya, dapat mengundang tindakan pencurian identitas.

Untuk itu, jika memang ingin bermain media sosial, sebaiknya hindari memasukkan data-data pribadi, jika memang tidak benar-benar dibutuhkan.

9. Kehidupan percintaan

Kehidupan percintaan merupakan salah satu hal yang paling banyak diumbar di media sosial. Terlebih bagi mereka anak-anak muda yang sedang kasmaran, rasanya seperti ada yang kurang, apabila tidak membagikan momen bahagia nan romantis di media sosial.

Namun tahukah kamu, kalau ternyata itu adalah hal yang pantang diumbar di media sosial. Sebab, kehidupan percintaanmu dan pasangan merupakan konsumsi pribadi.

Sebenarnya tidak ada yang salah jika kamu mengumbarnya ke media sosial, asalkan sesuai dengan kesepakatanmu dan pasangan.

Jangan sampai, hal itu menjadi penyebab timbulnya masalah di hubunganmu dan pasangan, kemudian menyebabkan perpecahan.

Selain itu, jika memang ingin mengumbar kehidupan percintaan di media sosial, pastikan kamu tidak mengumbar hal-hal yang kurang pantas dilihat oleh masyarakat, termasuk permasalahanmu dengan pasangan.

10. Rencana besar kehidupan

Hal yang pantang diumbar di media sosial yang terakhir, yaitu rencana besar kehidupan. Maksudnya adalah rencana besar yang telah kamu buat, dan persiapkan dari jauh-jauh hari untuk masa depanmu.

Pada dasarnya ini bukan hal yang negatif, tetapi ini penting dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, yang berasal dari orang tidak bertanggung jawab, yang mengetahui rencana besarmu.

Belum lagi, semua yang kamu umbar di media sosial masih sebuah rencana. Jika ternyata suatu saat tidak terealisasikan, maka kamu sendiri yang akan malu, karena mungkin dinilai oleh pengguna media sosial lainnya sebagai seorang pembual.

Jadi, alangkah lebih baik dan bijak jika kamu menjaga rencana besar tersebut untuk dirimu sendiri, sampai kamu benar-benar berhasil mencapainya, lalu diumbar di media sosial.

(Baca Juga: Cara Mengalihkan Anak dari Kecanduan Gadget)

Itulah 10 hal yang pantang diumbar di media sosial, yang sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya.

10 hal tersebut, tentunya penting untuk kamu lakukan, untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan dan merugikan, baik itu untuk dirimu sendiri, maupun pengguna media sosial lainnya.

Karena perlu diketahui, media sosial juga menjadi salah satu sumber dan faktor penyebab timbulnya gangguan kesehatan mental.

Apabila tidak digunakan dengan bijak dan sesuai etika yang berlaku, maka hal itu dapat memicu timbulnya banyak hal buruk.

Oleh sebab itu, bijaklah bermain media sosial, demi kesehatan mental dan fisikmu. Karena apabila kesehatan mental sudah terganggu, maka kesehatan fisik pun secara tidak langsung ikut terganggu.

Nah untuk menghindari terganggunya kesehatan fisik dan mental, sebaiknya kamu melindungi diri dengan asuransi kesehatan.

Yang mana, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama kamu sakit.

Sehingga, apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu pada kesehatanmu, maka kamu tidak perlu lagi khawatir dan pusing dengan besarnya biaya yang harus dibayarkan, karena sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Jadi, buat kamu yang belum melindungi diri dengan asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kalau begitu, tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga, dan dapatkan perlindungan kesehatan yang optimal!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani