Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Harap Bersabar, LRT Jabodebek Baru Selesai Tahun 2021

by Gentur Putro Jati on 14 November, 2019

Meskipun Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi sinyal uji coba layanan Light Rail Transit atau Lintas Raya Terpadu (LRT) jalur Cibubur-Cawang akan dilakukan November ini, namun ternyata pemerintah baru akan meresmikan pengoprasiannya pada 2021 mendatang. Jadwal tersebut ditetapkan sambil menunggu seluruh jalur LRT Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) selesai dibangun dan bisa beroperasi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi saat menghadiri acara pengecoran terakhir Jembatan Lengkung Bentang Panjang Kuningan LRT Jabodebek, Senin (11/11) lalu seperti dikutip dari laman Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Target di Juni-Juli 2021 selesai. Operasional LRT akan dilakukan secara langsung bersamaan pada tahun 2021. Semua rute serentak, tidak bertahap,” jelas Budi Karya.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) mengaku menghargai Adhi Karya selaku pelaksana pekerjaan proyek LRT Jabodebek yang telah bekerja dengan baik membangun proyek tersebut menggunakan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

(Baca juga: Habis MRT, Terbitlah LRT! Yuk Ikutan Uji Coba Publiknya!)

Ia mengungkapkan, proyek ini dapat segera diselesaikan karena sudah ada kota-kota lain yang akan segera menyusul membangun angkutan massal LRT yaitu Surabaya, Bandung, Makassar, dan Medan.

“Kami harapkan ini menjadi satu alternatif atau pilihan angkutan massal Indonesia yang dapat diandalkan,” terangnya.

Ia berharap PT Kereta Api Indonesia (Persero) selaku induk perusahaan operator LRT bisa melakukan inovasi dalam menyediakan tarif transportasi yang terjangkau bagi masyarakat.

“Kami berharap ada inovasi dari segi efisiensi harga karena jika kita bangun di setiap kota itu dengan suatu harga yang sangat kompetitif pasti memberikan solusi bagi kota-kota yang lain,” sebutnya.

Masuk Rekor Muri

Dengan diresmikannya bentangan beton panjang (long span) proyek LRT Jabodebek di persimpangan Jalan HR Rasuna Said Kuningan dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, maka proyek LRT Jabodebek yang berada di ruas Jalan Gatot Soebroto telah tersambung dengan proyek yang berada di Jalan Rasuna Said, Kuningan.

Proyek yang diresmikan ini bertipe box girder beton dengan radius lengkung 115 meter. Kemudian, panjang bentang utama 148 meter dan beban pondasi pengujian 4.400 ton. Long span ini disebut merupakan yang terpanjang di dunia dan mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

(Baca juga: LRT, Jurus Lain Pangkas Kemacetan Jakarta)

Sampai dengan 1 November 2019, kemajuan pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I telah mencapai 67,3 persen. Rincian pengerjaan pada setiap lintas pelayanannya yakni lintas Cawang-Cibubur (86,2 persen), Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas (58,3 persen), dan Cawang-Bekasi Timur (60,5 persen).

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum