Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Harga BBM Turun Lagi, Ini Dampaknya Bagi Keuangan Kamu

by Surtan Siahaan on 3 Maret, 2016

Kamu mungkin merasa kalau jalanan di ibu kota bertambah macet beberapa hari terakhir? Bisa jadi, penyebabnya karena makin banyak pemilik kendaraan pribadi menggunakan kendaraannya. Maklum, sejak awal maret, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun.

Harga Pertamax misalnya diturunkan Rp 200 per liter menjadi Rp 7.950. Sementara Pertalite menjadi Rp 7.500. Harga BBM yang murah memang memicu orang untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Turunnya harga BBM memang sangat berdampak pada kehidupan manusia, tak terkecuali persoalan keuangan. Berikut ini 5 dampak turunnya BBM pada keuangan kamu:

Bisa menghemat biaya transport

Pengeluaran utama para pengguna kendaraan pribadi baik mobil atau motor adalah Bahan Bakar Minyak (BBM). Turunnya harga BBM jelas akan menghemat biaya transport pengguna kendaraan pribadi.

Seharusnya, para pengguna transportasi umum juga terpengaruh. Namun, sayang, turunnya harga BBM belum diikuti oleh penurunan tarif angkutan umum seperti metro mini, kopaja dan angkutan kota.

(Baca juga: Inilah Daftar Orang Terkaya Sedunia 2016)

Saham perusahaan energi turun

Bagi para investor pasar saham, khususnya yang mengoleksi saham energi, saat-saat sekarang sangat membuat cemas. Alasannya, kinerja perusahaan energi sedang jelek-jeleknya lantaran turunnya harga minyak.

Bahkan tidak sedikit pula perusahaan energi yang harus mengurangi jumlah karyawannya. Nah, jika kinerjanya jelek, biasanya harga saham juga akan cenderung mengikuti. Buat investor saham energi, siap-siap kencangkan ikat pinggang karena harga minyak dunia yang landai diprediksi tidak berubah dalam waktu dekat.

Bisa lebih sering travelling

Ini asyiknya jika harga BBM murah. Kalian para penggemar travelling akan semakin sering menuntaskan hasrat jalan-jalan. Maklum, dalam kondisi harga minyak murah seperti ini, perusahaan transportasi seperti penerbangan berani menurunkan harga.

Jadi, dana yang sudah kamu siapkan untuk travelling sejak jauh hari bisa terpangkas cukup banyak. Bisa jadi, sisanya cukup untuk biaya trip selanjutnya. Buat kamu yang doyan bertualang, sekarang saat yang tepat untuk melakukan riset dan menentukan lokasi tujuan jalan-jalan kamu selanjutnya.

Belanja makan lebih banyak

Salah satu faktor penyebab tingginya harga bahan makanan di Indonesia adalah mahalnya biaya transportasi. Jika harga BBM sedang murah seperti sekarang, siap-siap saja untuk menimbun bahan makanan yang tahan lama.

Sebab, para penjual bahan makanan biasanya akan menurunkan harga jual. Selain itu, berkurangnya pengeluaran untuk transportasi bisa dialihkan untuk menambah kebutuhan lainnya seperti makanan.

(Baca juga: 9 Ide Usaha Sampingan yang Berikan Banyak Uang di Tahun 2016)

Mata uang tertentu nilai tukarnya turun

Negera produsen minyak sangat terpukul oleh jatuhnya harga minyak dunia. Maklum, kebanyakan negara penghasil minyak seperti Arab Saudi hanya menggantungkan ekonominya pada minyak. Tidak heran, begitu harganya jatuh, negara-negara Timur Tengah tersebut terpuruk.

Akibat langsungnya, nilai tukar mata uangnya melemah. Biasanya, kesempatan seperti ini digunakan oleh penduduk negara-negara yang memiliki mata uang kuat seperti Amerika Serikat untuk berlibur ke Timur Tengah.

Tentang Penulis