Mengintip Kisah Inspiratif Pahlawan Persalinan Tanah Air

Salah satu pahlawan bangsa yang benar-benar dibutuhkan oleh banyak orang adalah mereka yang berprofesi sebagai bidan. Tugas bidan tak lain untuk membantu melahirkan bayi ke dunia secara sehat dan selamat.

biaya persalinan normal - CekAja.com

Biasanya, mereka yang berprofesi sebagai bidan membuka praktik di klinik, rumah sakit hingga membuka sendiri di kediamannya. 

Namun, ada juga bidan yang sangat menginspirasi banyak orang dengan bekerja membantu orang-orang yang melahirkan hingga di daerah yang sulit diakses.

Nah, supaya kita bisa lebih menghargai profesi bidan, yuk kita intip beberapa bidan inspiratif yang kisah-kisahnya sangat menggugah dan patut menjadi teladan kita semua. Siapa saja mereka?

Kisah Bidan Inspiratif di Indonesia

1. Ati Pujiastuti

Ati Pujiastuti - Mengintip Kisah Inspiratif Pahlawan Persalinan Tanah Air

Bidan satu ini memang layak dijadikan inspirasi. Betapa tidak, Melinda Gates selaku istri orang terkaya di dunia, Bill Gates sampai mengagumi bidan asal Yogyakarta ini. 

Pada tahun 2017 lalu, Melinda Gates mendatangi Indonesia salah satunya untuk bertemu dengan bidan Ati.

Melinda Gates menilai bidan Ati adalah salah satu bidan yang benar-benar bertugas bukan hanya atas profesinya, tetapi bidan Ati di mata Melinda telah melampaui hal itu. 

Bidan Ati pernah ditugaskan untuk memberikan jasa kesehatan di wilayah-wilayah pelosok Indonesia.  Ia bahkan pernah merasakan peristiwa mengenaskan saat bertugas yakni pernah jatuh di sungai deras hingga tergelincir di pinggiran tebing yang mengancam nyawanya.

2. Brian Sahar

Brian Sahar - Kisah Bidan Inspiratif di Indonesia

Bidan muda kelahiran Karanganyar, Surakarta ini sangat bertekad untuk meningkatkan pelayanan kesehatan primer di Indonesia. Bersama kawan-kawannya, Brian aktif di Alumni Pencerah Nusantara yang banyak bergerak di kegiatan pelayanan kesehatan.

Selama bertugas di Pencerah Nusantara, Brian bersama kawan-kawannya menyambangi Kalimantan untuk menjalani pengabdiannya di dunia kesehatan bagi warga Kabupaten Gunung Mas. 

Ia sadar betul, fasilitas kesehatan di daerah tersebut tidak cukup memadai. Sehingga ia gelisah setelah pengabdiannya selama setahun di Kalimantan, apakah tugasnya bisa bermanfaat atau tidak bagi warga sekitar.

Namun, ada cerita yang mengharukan ketika ia bertugas di Kalimantan. Suatu saat ia harus mendatangi Puskesmas Tumbang Miri dengan menempuh perjalanan menyusuri sungai. 

Itulah pengalaman yang benar-benar berharga bagi bidan Brian Sahar saat mengabdi di pelosok Indonesia.

(Baca juga: Syarat dan Cara Daftarkan Bayi Baru Lahir Jadi Peserta BPJS Kesehatan)

3. Siwi Lestari

Siwi Lestari - Kisah Bidan Inspiratif di Indonesia

Program unggulan yang dibuat oleh bidan satu ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar Puskesmas Ngadirejo Pacitan. 

Betapa tidak, program yang digagas bidan Siwi ini antara lain Lumbung Posyandu, SMS Group Jamini (Jaga Ibu Hamil dari Anemia) hingga program berburu ASI.

Bidan Siwi sangat fokus untuk melawan anemia yang mengancam ibu-ibu hamil. Dengan ketiga programnya tersebut Siwi terpilih menjadi salah satu tenaga kesehatan nasional pada 2016 lalu.

4. Witnowati

Witnowati - Kisah Bidan Inspiratif di Indonesia

Bidan asal Cipatujah, Tasikmalaya ini mendapat penghargaan dari Yayasan Hermann Gmeiner, sebuah yayasan yang menaungi SOS Kinderdorf. 

Witnowati alias Wiwied memperoleh uang sebesar 15.000 Euro atau sekitar Rp180 juta saat itu yang digunakan untuk mengembangkan kliniknya.

Wiwied merupakan salah satu bidang inspiratif. Dengan hanya bermodal garasi kosong di kediamannya bersama sang suami, ia mampu membuka praktik di rumahnya di kawasan Lembang, Jawa Barat. Ia juga pernah bertugas di berbagai daerah termasuk Kalimantan.

5. Butet Boru Nasution

Butet Boru Nasution - Kisah Bidan Inspiratif di Indonesia

Bidan satu ini pernah mengabdi untuk masyarakat selama lima tahun dan tidak pernah digaji sepeserpun oleh pemerintah. Dialah Butet Boru Nasution, seorang bidan yang mengabdi di Riau tepatnya di Desa Menaming, Kecamatan Rambah.

Butet sejak 2013 punya tugas untuk mengelola dua posyandu di Desa Menaming. Meski hanya disebut sebagai tenaga sukarela, tak menyurutkan tekad Butet untuk mengabdi kepada masyarakat memberikan pelayanan kesehatan. 

Butet mampu membuktikan bahwa salah satu yang dikelolanya Posyandu Kasih Bunda terpilih sebagai posyandu terbaik di Riau.

6. Robin Lim

Robin Lim - Kisah Bidan Inspiratif di Indonesia

Yayasan Bumi Sehat yang digagas Ribin Lim sudah banyak sekali membantu ibu-ibu melahirkan bayi di kawasan Ubud, Bali. 

Ia tak segan untuk membantu persalinan berbagai kalangan masyarakat mulai dari warga tidak mampu hingga kalangan terpandang.

Pada 2011, ia diganjar sebagai CNN Hero of The Year atas jasanya yang dianggap sebagai pahlawan.  Pasalnya, untuk membantu persalinan warga setempat Robin Lim tak pernah memberikan tarif kepada pasiennya. Selain itu, ia bertekad untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Bali.

(Baca juga: Jelang Melahirkan, Siapkan Dana Untuk 7 Hal Ini)

7. Eros Rosita

Eros Rosita - Kisah Bidan Inspiratif di Indonesia

Seperti yang kita ketahui, masyarakat Baduy merupakan salah satu suku yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan tradisi dan budaya lokal. 

Bahkan hingga cara mereka mengakses kesehatan pun sebagian masih menganut tradisi lama. Inilah yang menjadi tantangan bidan Eros Rosita saat mengabdi di pedalaman Baduy.

Mulanya, ia menganggap tradisi Baduy sebagai sebuah tantangan. Lama-kelamaan bidan Eros berhasil secara perlahan meyakinkan masyarakat di sana untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, terutama mengurangi angka kematian ibu dan bayi.

8. Rosalinda Delin

Rosalinda Delin - Kisah Bidan Inspiratif di Indonesia

Namanya Rosalinda Delin, ia merupakan seorang bidan yang mengabdi untuk kawasan Belu, Nusa Tenggara Timur. Rosalinda merupakan salah satu bidan yang cukup gigih meyakinkan sekaligus mengubah paradigma masyarakat tentang pelayanan kesehatan terutama saat warga melahirkan.

Tradisi di NTT, setiap orang melahirkan harus menggunakan tradisi atau adat daerah setempat yakni dengan pengasapan yang mampu membuat ibu dan bayi dehidrasi. 

Perlahan tapi pasti, Rosalinda memberikan pemahaman bahwa tradisi tersebut tidak baik untuk orangtua dan bayi saat melahirkan. 

Kini, Rosalinda memberikan pelayanan kesehatan dan persalinan dengan cara-cara yang sesuai dengan medis sehingga angka kematian ibu dan bayi di daerah tersebut berhasil ditekan.

Indonesia, yang memiliki banyak suku, pulau, hingga beragam tradisi memang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap bidan yang ada di pelosok. 

Akses, fasilitas, dan keterjangkauan kesehatan yang layak hingga saat ini masih menjadi musuh utama para pengabdi kesehatan terutama bidan di Indonesia. 

Apalagi biaya persalinan juga bisa dibilang tidak murah, belum lagi kita harus menyiapkan dana tak terduga yang mungkin diperlukan suatu saat nanti.

Sebab itu, penting bagi para calon orang tua untuk menyiapkan dana tabungan supaya saat kelahiran nanti sudah tidak pusing lagi dengan urusan biaya.

Kamu bisa membuat tabungan khusus yang dibuat memang untuk biaya persalinan. Jika belum punya tabungan, kamu bisa ajukkan sekarang juga di CekAja.com.

Ada beragam produk tabungan dengan benefit tertentu yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu. Berikut beberapa di antaranya.

Segera siapkan tabungan sedini mungkin supaya meringankanmu saat persalinan nanti. Ajukkan tabungannya hanya di CekAja.com!