Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur, Ini Fakta-faktanya!
2 menit membacaNama Pulau Kalimantan belakangan sedang ramai diperbincangkan. Tak lain tak bukan karena beberapa wilayah di pulau ini disebut-sebut sebagai kandidat Ibu Kota Indonesia yang baru. Pada hari ini, Senin (26/8/2019), Presiden Joko Widodo mengumumkan lokasi Ibu Kota Indonesia yang baru.
Hingga kini, kegiatan ekonomi memang terpusat di Pulau Jawa khususnya Jakarta. Hal ini membuat Pulau Jawa sangat padat dibandingkan pulau-pulau lainnya di Indonesia. Presiden Joko Widodo pun merencanakan pemindahan Ibu Kota dengan harapan untuk memacu pemerataan.
Alasan utama pemindahan Ibu Kota adalah beban Jakarta yang terlalu berat. Beban tersebut mulai dari kemacetan, polusi, kepadatan penduduk, dan lain sebagainya. Nah, inilah fakta-fakta pemindahan Ibu Kota dari berbagai sumber:
-
Lokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pada pengumuman yang disampaikan hari ini, Presiden Jokowi mengatakan bahwa lokasi Ibu Kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara. Keduanya merupakan kabupaten yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur. Menurut Jokowi, keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan kajian yang mendalam dan mengintensifkan studi selama tiga tahun terakhir.
Sejauh ini, Provinsi Kalimantan Timur memang disebut-sebut sebagai kandidat paling kuat untuk jadi Ibu Kota baru. Nah, sekarang terjawab sudah rasa penasaran masyarakat akan lokasi yang akan jadi Ibu Kota baru.
(Baca juga: Bakal Jadi Ibu Kota Baru, Ini Keistimewaan Pulau Kalimantan)
-
Lahan yang disiapkan 180.000 hektare
Pemerintah menyiapkan lahan seluas total 180.000 hektare untuk dikembangkan jadi Ibu Kota baru. Namun, pada tahap awal, lahan yang akan dipakai hanya seluas 40.000 hektare. Dengan kata lain, kawasan induk yang akan dikembangkan mulai dari 40.000 hektare terlebih dahulu. Pemerintah menegaskan tak akan menganggu hutan lindung pada proses pembangunan Ibu Kota baru.
Secara umum, Kabupaten Penajam Paser Utara sendiri luasnya 3.333,06 km ². Sementara luas Kabupateng Kutai Kartanegara mencapai sebesar 27.263,10 km ².
-
Memakan biaya Rp466 triliun
Kebutuhan dana untuk pemindahan Ibu Kota adalah Rp466 triliun. Sebanyak 19 persen dari jumlah tersebut nantinya akan berasal dari APBN. Sementara sisanya akan menggunakan pendanaan dari investasi swasta dan BUMN.
Dana sebanyak itu diperlukan untuk membangun gedung, mulai dari gedung legislatif, yudikatif, dan eksekutif, gedung istana negara, serta bangunan strategis TNI/Polri. Selanjutnya, rumah dinas untuk ASN dan TNI/Polri, sarana pendidikan, sarana kesehatan dan lembaga pemasyarakatan.
Selain itu, biaya tersebut akan dipakai untuk menyediakan sarana dan prasarana jalan, air minum, telekomunikasi, listrik, drainase, pengolah limbah, dan sebagainya. Selanjutnya adalah biaya untuk pengadaan lahan.
-
Lokasi baru minim risiko bencana
Terdapat beberapa alasan pemindahan Ibu Kota ke Provinsi Kalimantan Timur. Kalimantan Timur dinilai sebagai wilayah yang minim risiko bencana. Bencana yang dimaksud mulai dari bencana bencana banjir, gempa bumi tsunami, kebakaran hutan, dan gunung berapi.
Alasan lainnya karena lokasinya di tengah-tengah Indonesia. Kalimantan Timur juga dekat dengan kota yang berkembang yaitu Balikpapan dan Samarinda.
(Baca juga: PNS Kementerian Keuangan dan 3 Instansi Lain Ikut Jokowi Pindah ke Ibu Kota Baru)
-
Jakarta tetap jadi pusat bisnis
Meski Ibu Kota akan dipindahkan, Jakarta akan tetap menjadi prioritas pembangunan. Jakarta akan tetap menjadi pusat bisnis, perdagangan, serta jasa berskala regional dan global.
Artinya, yang dipindahkan hanyalah pusat pemerintahan saja. Hal seperti ini sudah pernah dilakukan beberapa negara lain di dunia dan berhasil. Misalnya saja Amerika Serikat yang memiliki pusat bisnis di New York dan pusat pemerintah di Washington DC.
Nah, itulah beberapa fakta tentang pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur. Pemindahan Ibu Kota tentunya membuka peluang bisnis baru. Yuk, mulai dari sekarang kamu bisa memikirkan apa jenis bisnis yang tepat. Kalau perkara modal, cek berbagai pilihannya di CekAja.com!