Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Industri Fesyen: Bahan Kulit dan Motif Polkadot Kembali Jadi Tren Tahun 2020

by Miftahul Khoer on 3 Januari, 2020

Industri fesyen masih merupakan industri yang bisa dibilang nggak ada matinya. Potensi pasar industri ini memang luar biasa mengingat pakaian adalah salah satu kebutuhan pokok manusia. Tidak hanya menjadi kebutuhan pokok, pakaian juga berfungsi sebagai bagian dari karakter gaya. Oleh karena itu, tidak heran kalau bisnis fesyen terus berkembang dari tahun ke tahun.

karir wanita - CekAja.com

Tren sendiri menjadi perhatian tidak hanya konsumen, tapi juga pelaku bisnis fesyen. Sebagai pengusaha yang bergerak di bidang fesyen, mengikuti tren terbaru merupakan hal yang wajib dilakukan supaya bisa menyediakan model pakaian yang sedang diminati masyarakat sehingga omset juga terus bertambah. Lalu seperti apakah tren fesyen di tahun 2020 ini?

1. Power suit

Kita sudah melihat setelan bergaya bisnis formal ini sejak 2019 dan nampaknya akan terus berlanjut di tahun 2020 nanti. Power suit merupakan satu pasang celana dan jas yang serasi dan bergaya formal. Meski demikian, setelan ini tidak hanya dikenakan untuk bekerja dan keperluan bisnis. Setelan ini hadir dalam beragam warna mulai dari netral sampai neon dan biasanya berpotongan longgar seperti gaya tahun 90-an.

(Baca juga: 7 Tren Fashion ala K-Pop yang Paling Digemari)
2. Lengan gelembung

2020 diprediksi akan menjadi tahun yang menampilkan banyak siluet bervolume. Salah satunya adalah lengan gelembung atau puffy sleeves. Gaya ini mudah dikenali dari model lengan yang menggelembung seperti balon. Selain itu, bahan-bahan bervolume seperti tulle juga akan makin marak digunakan. Bagi masyarakat umum yang tidak menginginkan tampilan yang terlalu dramatis, rok dan atasan model tumpuk akan banyak digemari.

3. Kain rajut

Kain rajut akan banyak terlihat pada tahun 2020 nanti. Tidak hanya dalam bentuk sweater, tapi juga cardigan, midi dress, bahkan bra top dan bikini. Pada tahun 2020 nanti, kain rajut benar-benar akan muncul dalam berbagai macam bentuk. Lupakan model pakaian rajut yang terkesan kuno dan membosankan karena di tahun 2020, pakaian berbahan rajut akan mendapatkan sentuhan modern yang cocok untuk dikenakan sehari-hari.

4. Motif retro

Kain bermotif retro akan banyak digunakan baik untuk dijadikan kemeja, rok, dan terutama dress baik midi maupun maxi. Motif retro dapat dikenali dari palet warna dan motif yang khas baik itu bohemian maupun psychedelic.

5. Aksen bulu

Aksen bulu terutama model bulu unta juga akan banyak terlihat. Baik itu pada kerah jaket, atasan model cami, dress, celana panjang, sampai tas dan sepatu. Aksen bulu ini akan membuat tampilan yang tadinya biasa-biasa saja menjadi lebih menarik perhatian.

6. Kulit

Bahan kulit akan banyak digunakan pada tahun 2020. Tidak hanya sebagai jaket, tas, atau sepatu, bahan kulit juga akan banyak digunakan untuk rok dan celana panjang. Tidak hanya hitam atau coklat, bahan kulit ini nantinya akan muncul dalam banyak pilihan warna juga motif.

7. Polkadot

Motif polkadot akan banyak terlihat, terutama polkadot besar-besar yang jelas, atau perpaduan antara polkadot besar dan kecil dalam satu pakaian. Motif polkadot akan banyak terlihat dalam blouse dan dress dengan bahan yang ringan dan flowy.

8. Kerah lebar

Setelah sekian lama, akhirnya kerah bermodel lebar ala disko diprediksi akan kembali menjadi tren. Biasanya kerah ini ditonjolkan dengan gaya penataan di luar outer seperti jas, dengan perpaduan warna yang kontras.

Tren Warna 2020

Membicarakan tren gaya, tentu tak akan lengkap jika tidak membahas tren warna. Pantone telah mengumumkan Pantone Color of The Year 2020 adalah classic blue yang diprediksi akan mendominasi berbagai macam desain mulai dari arsitektur, otomotif, sampai fesyen dan kecantikan.

Hal ini sejalan dengan kembalinya tren retro yang biasanya memadukan warna cool tone seperti biru dengan warm tone seperti kuning dan orange. Di tahun 2020 nanti, perpaduan warna ini akan banyak ditemui. Di beberapa fashion show yang digelar berbagai brand ternama, selain warna retro, muncul juga warna-warna highlighter seperti hijau dan pink neon.

(Baca juga: Mengenal Compass, Brand Sneakers Lokal yang Jadi Rebutan)

Demikian tadi tren fesyen 2020 bagi kamu yang peduli dengan perkembangan gaya busana maupun kamu yang menggeluti bisnis di bidang ini. Mudah-mudahan artikel ini bisa membantumu mengambil keputusan yang tepat dalam pengadaan barang untuk dijual kembali sehingga mendapatkan profit yang maksimal.  

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.