Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Ingat Cara Cek Nomor XL untuk Mendukung Produktivitas Kerja

by CekAja on 15 Mei, 2019

Daya ingat yang baik sangat penting untuk mendukung semua aktivitas yang kamu lakukan. Karena kamu pasti harus mengingat banyak hal tentang pekerjaan, rute jalanan, kebutuhan keluarga, serta sejumlah hal penting lainnya.

interview kerja _ KPR - CekAja.com

Kesibukan kerja kerap membuat orang jadi mudah lupa. Bahkan, banyak orang yang sering lupa nomor HP-nya sendiri. Untunglah cara cek nomor XL dan provider lainnya kini dapat diakses secara mudah.

Jadi kalau kamu lupa dengan nomor HP sendiri, lakukan beberapa cara mudah berikut ini:

  • Cara Cek Nomor XL melalui Operator

Hal pertama yang dapat kamu lakukan saat lupa dengan nomor HP XL adalah menghubungi operator pada nomor telepon 817. Selain itu, kamu juga bisa kirim email ke customerservice@xl.co.id. Maka informasi tentang nomor HP kamu akan segera dikirimkan.

  • Cara Cek Nomor XL melalui Dial Telepon

Banyak orang yang belum tahu bahwa cara cek nomor XL juga bisa dilakukan melalui dial telepon. Kamu hanya perlu mengakses *123# lalu pilih nomor 7 (MyInfo), 1 (Cek Profile), lalu pilih menu info nomor telepon. Layar smartphone kamu pun akan menampilkan informasi tentang nomor HP kamu.

  • Cara Cek Nomor XL melalui Aplikasi MyXL

Salah satu kelebihan yang diberikan aplikasi MyXL adalah kemudahan untuk mengecek nomor HP. Bila smartphone kamu sudah terhubung dengan aplikasi tersebut, maka kamu tinggal mengakses menu home untuk mendapatkan informasi tentang nomor HP, kuota, serta sejumlah informasi lainnya.

(Baca juga: Syarat dan Cara Daftarkan Bayi Baru Lahir Jadi Peserta BPJS Kesehatan)

Untuk urusan lupa nomor HP XL, kamu memang bisa mengakses infonya secara mudah. Namun, kamu juga harus melakukan beberapa panduan praktis ini untuk melatih daya ingat.

  1. Berolahraga Teratur

Manfaat olahraga bukan hanya untuk menjaga kebugaran tubuh. Lebih dari itu, olahraga juga sangat berpengaruh pada kesehatan otak. Dengan berolahraga secara teratur, sel-sel saraf akan aktif menghasilkan protein yang disebut fakto neurotropis.

Jenis protein tersebut penting untuk mendukung kinerja sel-sel otak. Sehingga kemampuan kognitif dan daya ingat pun akan meningkat.

Asupan oksigen dan jenis nutrisi lainnya bagi otak juga akan selalu lancar kalau kamu berolahraga secara teratur. Tubuh akan lebih rileks dan terhindar dari risiko stres.

  1. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Hal lainnya yang patut diperhatikan adalah asupan gizi dalam makanan yang kamu konsumsi. Otak membutuhkan asupan protein, vitamin, mineral, dan jenis gizi lainnya agar bisa beraktivitas secara maksimal. Jangan sampai kamu kekurangan asupan nutrisi yang membuat daya ingat menurun.

Dengan mengonsumsi makanan bergizi, niscaya pertambahan usia tak akan mempengaruhi kualitas daya ingat kamu. Risiko alzheimer dan penyakit otak lainnya pun dapat diminimalkan.

  1. Istirahat yang Cukup

Seperti organ-organ tubuh lainnya, otak juga butuh waktu istirahat yang cukup setiap hari. Ketika tidur, otak akan mengalami perlambatan aktivitas dan sempat menyimpan sejumlah memori yang dianggap penting. Hal tersebut membuat kamu tak mudah lupa meskipun aktivitas kerja relatif padat. Usahakan untuk tidur minimal 7 hingga 8 jam sehari demi mendukung kesehatan otak.

  1. Pelajari Keahlian Baru

Tahukah kamu bahwa mempelajari keahlian baru juga dapat mempengaruhi kinerja otak? Bila kamu rutin mempelajari keahlian baru, otak akan terstimulasi untuk bekerja secara maksimal dan mengingat banyak hal.

Jadi, tak ada salahnya bila kamu menekuni berbagai hobi baru yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya. Sehingga otak akan terbebas dari aktivitas monoton yang berisiko menyebabkan penurunan daya ingat.

Beberapa aktivitas menarik yang bisa kamu pelajari di sela-sela rutinitas misalnya bermain musik, berkebun, memasak, dan membuat kerajinan tangan.

  1. Membaca Buku

Jangan menganggap remeh kebiasaan membaca buku yang kini mulai ditinggalkan orang. Karena membaca buku justru baik untuk kesehatan otak.

Membaca buku akan meningkatkan daya imajinasi dan membuat kamu mudah mengingat banyak hal. Sesibuk apa pun kamu, luangkanlah sedikit waktu untuk membaca buku.

Pilih buku-buku dengan genre favorit supaya kamu lebih bersemangat membacanya sampai habis. Bila perlu, buatlah target khusus tentang jumlah buku yang ingin kamu baca dalam kurun waktu tertentu.

  1. Bermain Game

Kebiasaan bermain game bukanlah hal yang buruk. Asalkan kamu melakukannya dalam batas waktu yang wajar dan tidak mengganggu aktivitas lainnya.

Bermain game akan menstimulasi otak untuk lebih aktif berpikir, mengingat, dan menyusun strategi. Sehingga hal tersebut membuat kamu tidak mudah mengalami penurunan daya ingat.

Kamu bisa memilih game online, game komputer, atau board game sesuai minat. Game yang bergenre strategi sangat cocok untuk melatih daya ingat secara teratur.

  1. Melakukan Aktivitas Baru

Kamu juga bisa melatih daya ingat dengan cara melakukan berbagai aktivitas baru yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya. Misalnya, mengikuti komunitas sosial, berjalan-jalan ke tempat yang belum pernah kamu datangi, atau berkenalan dengan teman baru.

Semua aktivitas baru akan menggugah aktivitas otak secara positif. Selain membuat otak lebih aktif, kamu pun akan merasa lebih rileks dan terhindar dari stres. Karena kamu merasa penasaran dengan aktivitas baru yang belum kamu kenal sebelumnya.

Apakah kamu termasuk orang yang sulit mengingat sesuatu? Jangan menyerah dahulu dengan kondisi tersebut. Mari berupaya meningkatkan daya ingat demi mendukung produktivitas kerja.

(Baca juga: 8 Masalah Kesehatan yang Sering Nongol di Bulan Puasa)

Daya ingat yang baik akan membuat kamu leluasa melakukan berbagai aktivitas. Karena usia yang terus bertambah bukanlah halangan untuk menjaga kesehatan otak secara konsisten.

Dan selalu ingat bahwa CekAja.com akan selalu dapat diandalkan dalam membantu kamu mencari produk keuangan yang terbaik sesuai kebutuhan, mulai dari kartu kredit, asuransi, kredit tanpa agunan (KTA), kredit usaha kecil dan menengah, kredit pemilikan rumah atau kendaraan, dan lain sebagainya.

Tentang Penulis