Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Ingin Dompet Tersenyum Saat Lebaran? Perhatikan 4 Hal Berikut Ini

by Tisyrin N. T on 5 Juni, 2017

pengeluaran lebaran _ kredit dengan jaminan - CekAja.com

Walau ada tambahan pemasukan Tunjangan Hari Raya (THR), bukan artinya pengeluaran Lebaran bisa dilakukan tanpa kontrol. Tidak sedikit dari kita yang merasa gaji bulanan plus THR terasa tidak cukup penuhi kebutuhan Lebaran.

Hari Raya Idul Fitri adalah momentum bagi umat Islam untuk merayakan kemenangan setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa.

Idul Fitri juga merupakan saat yang tepat untuk saling bermaaf-maafan dan berkumpul bersama sanak saudara. Tradisi mudik pun menjadi kebiasaan yang berlangsung turun temurun di tengah masyarakat.

Aktivitas mudik tergolong memakan biaya besar khususnya bagi yang sudah berkeluarga. Tak hanya urusan mudik lebaran, masih ada sederet pengeluaran lain saat lebaran yang perlu menjadi perhatian bagi setiap keluarga. Oleh karena itu, momen bulan Ramadhan dan lebaran seringkali membutuhkan bujet lebih besar daripada hari-hari biasanya.

Meskipun ada tambahan pemasukan berupa Tunjangan Hari Raya (THR), bukan berarti bisa jorjoran dalam hal pengeluaran. Apabila tidak mengaturnya dengan baik, bukan tidak mungkin gaji bulanan plus THR masih belum cukup untuk menutupi pengeluaran yang bejibun.

 

Parahnya, sehabis lebaran harus gigit jari menunggu tanggal gajian berikutnya dengan keadaan kantong yang menyedihkan. Untuk menghindari hal tersebut, mari perhatikan 4 hal berikut ini.

Promo-THR-Pinjaman-Kredit-Kebutuhan-Lebaran-CekAja.com

Buat anggaran           

Ini langkah terpenting yang akan menjadi panduan mengeluarkan uang selama lebaran. Susunlah jauh-jauh hari. Anggaran akan menjadi alat mengontrol utama agar pengeluaran selama lebaran aman dan terkendali. Ini daftar pengeluaran besar yang umumnya terjadi:

1. Mudik

Bagi para perantau, mudik menjadi rutinitas yang menyenangkan tetapi sekaligus juga membutuhkan biaya tak sedikit. Agar tidak berat, alangkah baiknya jika telah mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari.

Transportasi

Bagi pengguna transportasi umum, idealnya sudah membeli tiket mudik jauh-jauh hari, misalnya membeli tiket kereta api tiga bulan sebelum keberangkatan. Artinya, anggarannya juga telah siap setidaknya tiga bulan sebelum keberangkatan.

Namun, bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, tetap susun anggaran untuk transportasi mencakup estimasi pengeluaran untuk membeli bensin dalam perjalanan pulang pergi mudik dan berkeliling untuk silaturahmi di kampung halaman. Pastikan pilihan mobil untuk mudik lebaran yang digunakan aman dan nyaman.  Bahkan, pastikan telah terlindungi asuransi kendaraan bermotor.

-Akomodasi

Rumah saudara di kampung halaman belum tentu mampu menampung kamu dan keluarga. Oleh karena itu, cari akomodasi yang terjangkau dan dekat dengan rumah sanak saudara agar mudah ketika akan silaturahmi dan berkumpul.

-Oleh-oleh

Siapkan bujet membeli oleh-oleh dari perantauan untuk sanak saudara di kampung halaman dan bujet membeli oleh-oleh di kampung halaman untuk dibawa ke perantauan.

-Keamanan rumah

Rumah yang ditinggal penghuninya untuk mudik bisa menjadi sasaran empuk pencuri. Agar lebih aman, siapkan pula dana untuk membayar orang terpercaya agar menjaga rumah. Tak lupa, sebaiknya rumah tercinta juga telah terlindungi asuransi properti.

-Asuransi perjalanan

Asuransi perjalanan memiliki premi murah, tetapi manfaatnya luar biasa. Lindungi perjalanan mudik dengan asuransi perjalanan agar lebih tenang. Tak hanya itu, saat terjadi risiko buruk, asuransi akan membantu menghindari dari kerugian finansial.

2. Rekreasi  

Baik bagi yang mudik atau tidak, masyarakat kerap memanfaatkan momen lebaran untuk rekreasi bersama keluarga. Carilah lokasi yang terjangkau dari segi biaya dan cocok untuk wisata keluarga.

3. Amplop lebaran

Bagi-bagi amplop sudah menjadi tradisi saat lebaran. Buatlah daftar siapa saja yang akan diberi amplop dan berapa masing-masing jumlahnya.

Rampingkan anggaran

Perhatikan kembali daftar anggaran yang sudah kamu susun, pangkas pengeluaran yang masih memungkinkan. Misalkan, tiket masuk lokasi wisata incaran ternyata terlalu tinggi, cari tempat alternatif yang lebih murah. Kemudian biaya untuk membeli oleh-oleh ternyata lumayan besar, maka prioritaskan siapa yang akan diberi oleh-oleh.

Pegang uang tunai seperlunya selama lebaran

Siapkan uang tunai secukupnya di dompet untuk pegangan selama lebaran, khususnya bagi perantau yang punya kampung halaman di pelosok dan tak ada ATM. Karena jika memegang prinsip, masih ada uang di ATM, otomatis akan mudah sekali tergerak melakukan tarik tunai begitu kehabisan, dan ujung-ujungnya tak terkontrol. Usahakan uang tunai telah siap sehingga bisa fokus silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga.

Ingat, jangan sampai kantong kering setelah lebaran

Sebanyak apapun pengeluaran lebaran, selalu ingat bahwa setelah lebaran masih ada hari-hari yang harus kamu lalui. Kamu tidak mau kan, setelah lebaran merasa bangkrut dan harus bersabar menunggu gajian berikutnya padahal kondisi kantong sudah kering.

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami