Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Ini 10 Orang Super Kaya di Indonesia Tahun 2018

by Miftahul Khoer on 13 Desember, 2018

Forbes telah merilis daftar orang paling tajir di Indonesia. Dari daftar yang dirilis tersebut tampak terlihat ada yang kekayaannya bertambah dan ada juga yang menurun.

tips kaya di tahun 2018 - CekAja.com

Berikut CekAja akan mengulas siapa saja pengusaha kaya raya di Indonesia yang masuk dan keluar dalam 10 besar crazy rich Indonesia. Yuk cek.

1. Budi dan Michael Hartono – 35 miliar dolar AS setara Rp507,5 triliun

Posisi pertama orang paling kaya di Indonesia masih diduduki oleh dua bersaudara Budi Hartono dan Michael Hartono. Kekayaan mereka berdua tahun ini menurut Forbes mencapai 35 miliar dolar AS atau sekitar Rp507,5 triliun.

Dalam tiga tahun terakhir kekayaan mereka berdua naik drastis. Pada 2016, total kekayaan mereka mencapai 17,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp230,85 triliun saat itu dan naik menjadi 32,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp436 triliun pada 2017.

Bisnis yang digeluti oleh dua Hartono ini bergerak di industri rokok. Keduanya merupakan pemilik Grup Djarum. Belakangan Grup Djarum mengembangkan sayap investasinya di berbagai bidang, termasuk menjadi pemilik saham mayoritas Bank BCA.

Grup Djarum juga aktif membuka peluang usaha dengan berinvestasi di sektor sawit, e-commerce dan menyuntikan modal di beberapa start up dan media.

2. Susilo Wonowidjojo – 9,2 miliar dolar AS setara Rp133,4 triliun

Peringkat kedua orang paling tajir di Indonesia adalah Susilo Wonowidjojo dengan total kekayaannya mencapai 9,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp133,4 triliun.

Tahun lalu, Susilo sempat merosot jadi posisi ketiga dengan total kekayaan mencapai 8,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp118 triliun. Adapun pada 2016 kekayaannya mencapai 7,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp95,85 triliun saat itu.

Bisnis yang digeluti Susilo bergerak di bidang industri rokok. Ia merupakan pemilik Grup Gudang Garam yang memperkerjakan sekitar 37.000 tenaga kerja dengan kapasitas produksi mencapai 70 miliar batang per tahun.

3. Eka Tjipta Widjaja – 8,6 miliar dolar AS setara Rp124,7 triliun

Kekayaan konglomerat Eka Tjipta Widjaja dalam tiga tahun terakhir ini tampak fluktuatif. Pada 2016 total kekayaannya mencapai 5,6 miliar dolar AS dan naik menjadi 9,1 miliar dolar AS. Ia sempat berada di posisi kedua orang paling kaya di Indonesia.

Namun, tahun ini posisinya harus berada di urutan ketiga dengan total kekayaan mencapai 8,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp124,7 triliun. Bisnis Eka Tjipta bergerak di bidang kelapa sawit, properti, agribisnis, jasa keuangan, telekomunikasi, kesehatan dan banyak lagi.

(Baca juga: 5 Sifat dan Karakter Orang Kaya yang Patut Ditiru)

4. Sri Prakash Lohia – 7,5 miliar dolar AS setara Rp108,75 triliun

Tahun ini pengusaha Sri Prakash Lohia naik satu peringkat setelah pada 2016 dan 2017 berada di peringkat kelima orang paling tajir di Indonesia. Pada tahun ini Forbes mencatat kekayaan Sri Prakash mencapai 7,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp108,75 triliun.

Pada 2016, kekayaannya mencapai 5 miliar dolar AS dan naik menjadi 6,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp86 triliun pada 2017. Bisnis yang digelutinya yaitu di sektor benang pintal, botol plastik, dan petrokimia.

Banner Kartu Kredit Oktober 2018

5. Anthoni Salim – 5,3 miliar dolar AS setara Rp98,05 triliun

Tahun 2018 ini kekayaan Anthoni Salim merosot menjadi 5,3 milar dolar AS. Padahal pada 2017 kekayaannya mencapai 6,9 miliar dolar AS. Penurunan tersebut menjadikan dia berada di peringkat kelima dari sebelumnya berada di posisi keempat orang paling tajir di Indonesia.

Anthoni Salim merupakan bos dari Salim Grup yang didirikan oleh Sudono Salim pada 1972. Salim Grup memiliki berbagai bidang usaha mulai dari makanan, telekomunikasi hingga pertambangan.

Jika Anda sering mendengar nama-nama merek macam Indomie, Indomaret, Indogrosir, Super Indo, Radio Elshinta hingga Kentucky Fried Chicken, nah itulah beberapa bisnis yang dikelola Salim.

(Baca juga: Mengintip Penghasilan Atta Halilintar, Si Anak Muda Kaya Raya)

6. Sri Dato Tahir – 4,5 miliar dolar AS setara Rp65,2 triliun

Posisi Sri Dato Tahir sebagai orang paling tajir di Indonesia naik dua peringkat dari posisi kedelapan pada 2017 menjadi posisi keenam pada tahun 2018. Nilai kekayaannya pun naik dari 3,5 miliar dolar atau sekitar Rp47,2 triliun pada 2017 menjadi 4,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp65,2 triliun pada tahun ini.

Tahir merupakan salah satu konglomerat yang kerap menggelar aksi sosial khususnya untuk korban bencana. Ia membentuk sebuah yayasan Tahir Foundation untuk kegiatan-kegiatan sosial dan kemanusiaan. Bisnis yang digeluti Tahir di sektor rumah sakit, perbankan hingga real estate.

7. Chairul Tanjung – 3,5 miliar dolar As setara Rp50,75 triliun

Posisi ketujuh orang kaya di Indonesia tetap diduduki oleh Si Anak Singkong alias Chairul Tanjung. Pada tahun ini kekayaannya mencapai 3,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp50,75 triliun.

Total kekayaannya naik dibandingkan pada 2107 lalu yang mencapai 3,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp48,6 triliun saat itu. Bisnis yang digeluti Chairul Tanjung antara lain media, properti, ritel hingga properti.

8. Boenjamin Setiawan – 3,2 miliar dolar As setara Rp46,4 triliun

Kekayaan Bos Kalbe Farma Boenjamin Setiawan pada tahun ini merosot menjadi 3,2 miliar AS dibandingkan pada 2017 yang mencapai 3,65 miliar dolar AS. Ini artinya, dr. Boen, biasa ia disapa harus rela turun peringkat orang kaya di Indonesia versi Forbes dari posisi keenam menjadi posisi kedelapan.

(Baca juga: 5 Tips Investasi dari Warren Buffett Agar Kaya Raya)

9. Jogi Hendra Atmadja – 3,1 miliar dolar As setara Rp44,9 triliun

Anda tentu masih ingat dengan slogan iklan “Satu Lagi Dari Mayora”. Ya, iklan ini merupakan ciri khas setiap kali Grup Mayora mengeluarkan produk. Iklan tersebut sekaligus membuat nama Mayora berkibar.

Tahukah Anda siapa orang di balik kesuksesan Mayora? Dia tak lain dan tak bukan adalah Jogi Hendra Atmadja. Mayora yang memiliki banyak produk makanan paling banyak dikonsumsi masyarakat mulai dari Astor, Beng-beng, Choki-Choki, Kopiko, Energen, Le Minerale dan banyak lagi.

Dalam tiga tahun terakhir, kekayaan Jogi Hendra Atmadja makin bertambah. Pada 2016 misalnya Forbes mencatat kekayaannya mencapai 850 juta dolar AS dan melesat tajam menjadi 2,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp36,4 triliun saat itu.

Adapun, kekayaan Jogi Hendra Atmadja pada tahun 2018 mencapai 3,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp44,9 triliun. Posisinya sebagai orang tajir di Indonesia pun bergeser dari peringkat kesepuluh pada tahun lalu menjadi kesembilan pada tahun ini.

10. Prajogo Pangestu – 3 miliar dolar As setara Rp43,5 triliun

Posisi orang paling kaya di Indonesia kesepuluh diduduki oleh Prajogo Pangestu sang pemilik Barito Group. Total kekayaannya menurut Forbes mencapai 3 miliar dolar AS atau sekitar Rp43,5 triliun.

Barito Group berawal dari didirikannya PT Barito Pacific pada April 1979. Saat ini perusahaan yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 1993 tersebut memiliki beberapa kegiatan usaha di bidang kehutanan, properti, perkebunan petrokimia hingga energi terbarukan.

Kiprah Prajogo menjadi seorang kaya raya di Indonesia benar-benar dari nol. Anak seorang miskin yang pernah menjadi buruh dan supir angkot pada 1960-an itu sekarang masuk 10 besar crazy rich Indonesia.

Nah, Anda juga bisa menjadikan kesepuluh crazy rich di atas sebagai sumber inspirasi agar bisa sukses di masa depan. Berani menjadi orang kaya seperti mereka?

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami