Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Ini 4 Keahlian Menarik Erick Thohir

by Miftahul Khoer on 12 November, 2018

Nama Erick Thohir dalam beberapa waktu terakhir menjadi perbincangan hangat. Betapa tidak, konglomerat yang biasanya jarang muncul di media ini mendadak menjadi topik pembicaraan di tengah masyarakat sebagai Ketua INASGOC, lembaga yang menjadi panitia Asian Games 2018 lalu.

(instagram.com/erickthohir)

Erick Thohir mungkin seorang pengusaha seperti kebanyakan orang tajir lainnya. Namun, ada beberapa skill dari Erick yang menjadi pembeda dibandingkan dengan konglomerat lain. Apa saja kemampuan Erick yang bisa dijadikan inspirasi? Yuk simak saja.

Gesit dalam berbisnis

Bukan Erick Thohir namanya jika tidak lihai mengelola gurita bisnisnya. Nama Erick jutsru dikenal sebagai pengusaha licin, tak banyak bicara namun penuh aksi. Tak hanya dikenal di dalam negeri, Erick berhasil mengibarkan bendera usahanya di mancanegara.

Saat ini Erick tercatat sebagai bos Mahaka Media Group yang membawahi sejumlah unit bisnis antara lain bidang penyiaran seperti Jak TV, 101 Jak FM, 98.7 Gen FM, dan Republika Media Visual.

Di bidang percetakan dan penerbitan, Erick juga membawahi perusahaan Penerbit Republika, Harian Republika dan majalah Golf Digest. Sementara di bidang online, dia membawahi Republika.co.id, 101JakFm.co.id, 98.7GenFm.co.id dan Jak-tv.co.id.

Yang menjadi bahan perbincangan Erick dalam bisnisnya ialah hobinya jual beli saham klub sepak bola mancanegara. Saat ini Erick bersama koleganya Anindya Bakrie membeli saham Oxford United, salah satu klub League One Inggris.

Bukan kali ini saja Erick membeli saham klub sepak bola. Yang sempat menghebohkan dunia sepak bola sejagat ialah ketika ia mencaplok 70 persen saham Inter Milan atau merogoh kocek sekitar Rp5,3 triliun, sisanya saham Inter dimiliki Massimo Morati sebagai pemilik saham mayoritas sebelumnya.

Saat ini, saham Erick di Inter Milan hanya minoritas karena telah dijual kepada Suning Holding Group yang dimiliki pengusaha Jindong Zhang asal China.

Bukan hanya Inter, Erick juga sempat membeli saham klub Major League Soccer (MLS), DC United pada 2013. Sayangnya, saat ini dia tidak lagi memiliki saham klub asal Amerika Serikat tersebut karena telah dijual kepada Jasin Levien pemilik saham klub Swansea City.

Di industri sepak bola lokal, Erick menjabat sebagai Wakil Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Itu artinya, ada tangan dingin Erick di lapangan hijau Maung Bandung.

Lihai berorganisasi

Pria lulusan Universitas Glendale dan peraih gelar master Universitas California ini pernah menjadi Ketua Umum Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) periode 2016-2010.

Dia juga pernah menjabat sebagai Presiden Asosiasi Bola Basket Asia Tenggara (SEABA) selama tiga periode 2006-2010, 2010-214 dan 2014-2019. Tak hanya itu, Erick juga dipercaya menjadi anggota anggota Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) pada 2014.

Masih di dunia basket, Erick juga pernah membidani lahirnya klub Liga Bola Basket AS NBA, Philadelphia 76ers pada 2013. Dia juga menjadi pendiri dan pemilik klub Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Satria Muda dan Indonesia Warriors.

(Baca juga: Sepak Terjang Sandiaga Uno dan Erick Thohir di Dunia Bisnis Serta Politik)
Piawai mengelola event organizer

Masih ingat perhelatan Asian Games di Jakarta dan Palembang pada September lalu? Ya, salah satu kunci kesuksesan Asian Games 2018 adalah Erick Thohir yang didaulat menjadi Ketua Indonesia Asian games Organizing Committee (INASGOC).

Betapa harumnya nama Indonesia ketika Asian Games 2018 berjalan sukses. Jerih payah tim kreatif yang melibatkan beberapa pihak di berbagai bidang seperti Wishnutama selaku creative director, Eko Supriyanto dan Denny Malik sebagai koreografer serta Dynand Fariz dan Addie MS selaku desainer dan penata musik membuat Indonesia dihargai di mancenegara.

Tak ada alasan lain kenapa Erick dipercaya menjadi Ketua INASGOC yakni karena ia dinilai sudah terbiasa menangani event olahraga. Pengalamannya menangani klub sepak bola dan basket mancanegara membuat ia didaulat untuk menyukseskan ajang bergengsi se-Asia tersebut.

(Baca juga: 6 Hal yang Bisa Ditiru dari Kesuksesan Sule)
Lobi tingkat tinggi

Di dunia politik, Erick mungkin masih jadi ‘anak kemarin sore’. Namun, ia tak perlu banyak waktu untuk belajar melobi politik tokoh-tokoh agar bisa menguntungkan calonnya.

Kabar yang paling mengejutkan adalah ketika Erick berhasil melobi politikus dan pengacara sekaliber Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma’ruf. Padahal, Yusril merupakan salah satu orang yang keras dan blak-blakan mengkritik Jokowi.

Namun, di tangan Erick, mantan menteri tiga kali itu justru diyakinkan untuk membela Jokowi-Ma’ruf. Sontak, kabar ini menjadi ‘santapan lezat’ media massa hingga publik dibuat riuh atas keputusan Yusril menjadi pengacara Jokowi-Ma’ruf.

Bukan hanya Yusril, Erick juga berhasil melobi Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roslani menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf. Rosan didaulat untuk membantu memperkuat visi dan misi ekonomi Jokowi-Ma’ruf.

Satu lagi, lobi ‘maut’ yang berhasil dilakukan Erick adalah meyakinkan Ketua Himpunan Pengusaha Muda (Himpi) Bahlil Lahadlia merapat dalam barisan Jokowi-Ma’ruf. Bahlil didaulat untuk menjadi Direktur Penggalangan Anak Muda Milenial dan Kepemudaan yang bertugas memberi masukan ekonomi untuk anak-anak muda.

Nah, itulah empat skill yang dimiliki Erick Thohir yang bisa menjadi inspirasi bagi Anda. Apakah Anda sudah siap menjadi pengusaha seperti Erick Thohir?

Tentang Penulis

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami