Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Ini 6 Tips Memulai Usaha Food Truck yang Lagi Booming

by Miftahul Khoer on 23 Januari, 2020

Pastinya kamu sudah tidak asing dengan yang namanya food truck. Yup! Food truck merupakan jenis usaha yang menjual makanan maupun minuman, dengan menggunakan mobil. Biasanya, bisnis jenis ini tidak hanya diam di satu tempat saja, karena mobil bisa dibawa ke mana saja.

tips bisnis food truck

Bisnis food truck ini diperkirakan akan terus bertahan dan berkembang. Hal ini karena gaya bisnisnya akan mengikuti perubahan tren dan gaya hidup masyarakat urban. Selain itu, kamu pun bisa berpindah tempat dengan mudah jika tempat awal kamu mangkal kurang bisa mendapatkan konsumen.

Kelebihan Bisnis Food Truck

Bisnis food truck saat ini tengah booming dan menjadi salah satu pilihan dalam berbisnis makan dan minuman. Hal ini dikarenakan bisnis food truck mempunyai banyak kelebihan. Seperti biaya investasi yang lebih terjangkau dalam jangka panjang karena menggunakan konsep takeaway. Selain itu, bisnis ini juga lebih fleksibel, karena bisa berpindah tempat ke berbagai lokasi strategis dengan potensi penjualan yang besar.

Kelebihan lainnya adalah bisa secara aktif mendekatkan produk langsung ke calon konsumen, sehingga biaya pemasaran dapat ditekan. Contohnya seperti mendatangi tempat-tempat keramaian untuk mangkal, bisa di area parkiran mal, event, pasar, maupun Car Free Day (CFD).

Nah, ketika kamu memutuskan untuk memilih bisnis model ini, maka kamu harus memiliki persiapan awal dalam usaha food truck ini secara matang. Untuk itu, kamu harus menyiapkan beberapa hal berikut ini.

1. Siapkan modal secukupnya

Untuk mempunyai bisnis model ini, membutuhkan modal yang tidaklah sedikit. Meskipun terkesan lebih simpel bentuknya, tapi modal untuk membangun usaha food truck ternyata nyaris sama dengan model bisnis yang menetap dalam bangunan permanen. Bahkan, mungkin bisa saja lebih banyak membutuhkan modalnya.

Hal ini dikarenakan ada faktor utama yang menyebabkan besarnya modal yang harus dikeluarkan, yakni kendaraan. Kalau kamu memang benar-benar memulai bisnis ini dari nol, maka kamu setidaknya harus membeli kendaraan terlebih dahulu untuk foodtruck. Kendaraannya bisa berupa mobil pribadi yang dimodifikasi, ataupun bisa membeli mobil khusus secara langsung.

Biasanya, mobil yang digunakan dalam foodtruck ini adalah mobil box yang membutuhkan biaya minimal Rp60 juta. Kecuali kalau kamu sudah mempunyai kendaraan sebelumnya, maka modal yang harus kamu keluarkan cukup hanya peralatan penunjang, seperti peralatan memasak, kompor, kulkas, bahan makanan, genset, dan lain-lain.

Selain itu, kamu juga membutuhkan biaya untuk operasional, gaji pegawai kalau kamu mau menggunakan jasa pegawai, bahkan dana yang dikeluarkan untuk hal yang tak terduga. Diperkirakan kalau kamu mau membuka usaha ini berikut dengan kendaraannya, bisa mencapai Rp90 jutaan. Akan tetapi, kalau sudah mempunyai kendaraan sebelumnya, maka modalnya bisa lebih murah lagi.

(Baca juga: Memilih Pinjaman yang Tepat Untuk Usaha Sampingan)
2. Tentukan konsep usaha

Bisnis food truck ini memang berbeda dengan bisnis lain pada umumnya. Dalam bisnis ini, ruang, peralatan, dan juga sumber daya lainnya lebih terbatas. Karena itu, kamu harus bisa memberikan sesuatu yang menarik dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh konsumen. 

Meskipun ada perbedaan dengan bisnis biasa, tapi kamu harus bisa memuaskan para pelanggan yang datang. Bisnis food truck umumnya memiliki reputasi baik, terutama dalam hal makanan dan segi pelayanannya. Bisnis ini bahkan memiliki ciri khas khusus dalam makanannya. Karena itu, tidak heran jika konsumen rela mengantre di food truck, dan kerap mengikuti ke manapun meski tempatnya berpindah-pindah.

Karena itu, kamu harus pikirkan konsep food truck ini, baik dari segi makanan, bentuk kendaraannya, maupun segi pelayanannya. Karena, meskipun suasananya seperti di jalanan, kamu harus pandai pikirkan cara agar konsumen rela datang ke bisnis food truck kamu.

3. Menggunakan media sosial sebagai sarana promosi

Saat ini, media sosial bahkan hanya dijadikan sebagai sarana untuk memperluas perkenalan saja, tetapi juga bisa untuk dijadikan sebagai sarana untuk mempromosikan bisnis. Saat ini, sudah banyak pengusaha yang memanfaatkan media sosial sebagai media promosi bisnis. 

Hal ini juga berlaku untuk bisnis food truck kamu. Kamu bisa memberitahukan kepada followers kamu terkait makanan apa saja yang kamu jual melalui food truck. Kemudian, kamu juga bisa update tentang lokasi mana saja yang akan dijadikan sebagai tempat mangkal.

Kamu juga harus selalu berinteraksi dengan followers. Karena, respon kamu akan sangat mempengaruhi apakah bisnis yang kamu jalani itu memang layak dikunjungi ataupun tidak.

4. Bekerja sama dengan EO atau Event Organizer

Dalam event-event tertentu, biasanya membutuhkan jasa food truck untuk menjajakan makanan dan minuman. Hal ini bisa kamu manfaatkan demi menggaet banyak konsumen melalui event tersebut. 

Kamu bisa bekerja sama dengan berbagai event organizer, supaya food truck kamu bisa ikut berpartisipasi ketika mereka mengadakan acara. Apalagi, jika event tersebut merupakan hajatan besar, kamu bisa untung banyak!

Selain bersama event organizer, kamu juga bisa bekerja sama dengan pemilik gedung atau lahan untuk menyewa halaman depan bangunan tersebut, yang bisa kamu gunakan untuk membuka lapak food truck. Misalnya, kamu hanya menyewa lahan pada waktu-waktu tertentu, seperti sore hingga malam. Hal ini bisa menjadi keuntungan buat kamu kalau kesulitan mencari lapak untuk membuka food truck.

Biasanya, kamu wajib membayar sekian persen atau royalti kepada pemilik event organizer atau gedung, sebagai bentuk kerja sama. Namun, hal itu semua tergantung dari kesepakatan kerja sama. 

(Baca juga: 4 Pinjaman Modal Usaha Terbaik di Tahun 2020)
5. Membuat perizinan

Meskipun bisnis food truck ini kerap berpindah-pindah, maka bukan berarti bisnis ini tidak membutuhkan perizinan. Sayangnya, banyak sekali para pelaku usaha food truck yang kesulitan dalam mendapatkan perizinan. Contohnya seperti Sertifikat Departemen Kesehatan, izin truk, izin permohonan parkir, dan sebagainya.

Bahkan biasanya, tahapan ini adalah yang paling sulit dan lama dalam pengerjaannya. Karena mungkin harus melalui birokrasi yang panjang dan bertele-tele. Meskipun begitu, kamu tetap mengurus segala macam perizinan ini, supaya kamu bisa menjalankan bisnis food truck ini dengan nyaman dan aman.

6. Bergabung dengan komunitas 

Saat ini, sudah banyak komunitas yang berhubungan dengan profesi maupun pelaku usaha, tak terkecuali bisnis food truck. Biasanya komunitas food truck ini kan membagikan tips seputar berbisnis food truck, tempat yang pas dalam menjalankan bisnis ini, bahkan info-info terbaru seputar food truck.

Biasanya, komunitas food truck ini masih ada di kota-kota besar seperti Jakarta. Mereka biasanya mengadakan kopdar atau kopi darat sesama anggota komunitas untuk membahas seputar food truck. Hal ini bisa kami gunakan untuk kemajuan bisnis food truck kamu. Kamu bisa mendapatkan pengalaman dari mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia food truck.

Itulah beberapa tips yang bisa kamu gunakan ketika kamu memulai bisnis food truck. Kalau kamu serius menjalankan bisnis ini, maka kamu bisa sukses berbisnis food truck dan mengembangkannya. Kalau butuh tambahan modal usaha, cek pilihannya di CekAja.com!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.