Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Ini 8 Daerah di Jawa Barat dengan UMK di Atas Rp3 Juta

by Miftahul Khoer on 22 November, 2018

Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) di 27 daerah. Tercatat ada delapan daerah yang memiliki upah di atas Rp3 juta per bulan.

Uang Rupiah Gaji UMP - CekAja

Besaran UMK di delapan daerah Jawa Barat tersebut ditetapkan karena selain kebutuhan yang tinggi, masing-masing daerah tercatat sebagai daerah metropolitan, dekat dengan ibu kota dan menjadi kawasan industri.

Besara UMK di Jawa Barat juga dihitung mengacu kepada Undang-Undang No 13 tahun 2003 mengenai ketenagakerjaan dan Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Secara umum, UMK di Jawa Barat untuk tahun 2019 mengalami kenaikan 8,03 persen. Simak kedelapan daerah dengan UMK terbesar di Jawa Barat beserta kelebihan dan kekurangannya.

(Baca juga: Kiat Atur Keuangan dengan Gaji Rp5 Juta)
Kabupaten Karawang, Rp4,23 juta

Upah tertinggi di Jawa Barat berada di Kabupaten Karawang dengan besaran mencapai Rp4.234.010 atau meningkat dari tahun 2018 yang mencapai Rp3.919.291.

Kabuaten Karawang merupakan daerah lumbung pabrik sekaligus lumbung padi. Dalam tujuh tahun terakhir, Kabupaten Karawang telah merajai besaran UMK tertinggi di Jawa Barat.

Namun, besaran UMK ini menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Untuk kalangan buruh tentu saja mereka bergembira karena upah mereka lebih tinggi dibandingkan dengan daerah lain.

Namun, bagi kalangan pengusaha, besaran UMK di Kabupaten Karawang ini dinilai terlalu besar. Bahkan, Kementerian Ketenagakerjaan akan mengevaluasi dengan besaran UMK di Karawang yang setiap tahun menjadi yang terbesar. Di sisi lain, ada juga beberapa perusahaan yang gulung tikar diduga akibat terlalu besarnya nilai UMK tersebut.

Banner KTA CekAja

Kota Bekasi, Rp4,22 juta

Peringkat kedua daerah dengan UMK tertinggi adalah Kota Bekasi dengan total mencapai Rp4.229.756. Besaran UMK ini naik dibandingkan dengan tahun 2018 yang mencapai Rp3.915.353.

Pada 2013, UMK di Kota Bekasi pernah mengungguli dari 26 kabupaten/kota lain di Jawa Barat dengan besaran mencapai Rp2.100.000 dan menjadi UMK tertinggi saat itu.

(Baca juga: Gaji 1 Digit Bisa Jadi Penghasilan 3 Digit, Ini Caranya)
Kabupaten Bekasi, Rp4,16 juta

Sebagai daerah lumbung padi dan lumbung pabrik, Kabupaten Bekasi juga termasuk sebagai daerah dengan UMK tertinggi untuk tahun 2019 yakni mencapai Rp4.146.126 atau naik dibandingkan dnegan tahun 2018 yang mencapai Rp3.837.939.

Kota Depok, Rp3,87 juta

Sebelum UMK Jawa Barat tahun 2019 ditetapkan, kalangan buruh di Kota Depok mengajukan kenaikan UMK mencapai Rp4,4 juta. Namun, Pemprov Jawa Barat menetapkan besaran UMK sesuai aturan.

Dengan demikian UMK di Kota Depok untuk tahun 2019 mencapai Rp3.872.551 atau naik dari tahun 2018 yang mencapai Rp3.584.700.

(Baca juga: Cara Miliarder Kelola Uang agar Makin Kaya)
Kota Bogor, Rp3,55 juta

Besaran UMK di atas Rp3 juta juga terjadi di Kota Bogor yang mencapai Rp3.842.785 atau naik dari UMK 2018 yang mencapai Rp3.557.146. Bogor terkenal sebagai kota niaga, jasa dan pariwisata.

Kabupaten Bogor, Rp3,48 juta

Daerah dengan jumlah penduduk terbanyak dan secara geografis terluas di Jawa Barat salah satunya dalah Kabupaten Bogor. Daerah ini juga termasuk sebagai lumbung padi dan lumbung pabrik.

Tak heran jika besaran UMK di daerah ini termasuk salah satu yang tertinggi di Jawa Barat. Untuk tahun 2019, UMK di Kabupaten Bogor mencapai Rp3.763.405 atau naik dari tahun 2018 yang mencapai Rp3.483.667.

Kabupaten Purwakarta, Rp3,72 juta

Besaran UMK untuk tahun 2019 di daerah ini mencapai Rp3.722.299 atau naik dari tahun 2018 yang mencapai Rp3.445.616. Purwakarta termasuk sebagai salah satu daerah terkecil di Jawa Barat.

Namun, saat ini Purwakarta menjelma menjadi daerah pariwisata yang banyak dikunjungi turis domestik dan mancanegara.

Kota Bandung, Rp3,33 juta

Kota Bandung masuk dalam delapan besar daerah di Jawa Barat dengan UMK tahun 2019 tertinggi atau di atas Rp3 juta. Besaran UMK Kota Bandung untuk 2019 mencapai Rp3.339.580 atau naik dari tahun 2018 yang mencapai Rp3.091.345.

Kota Bandung terkenal sebagai kota pariwisata, niaga, jasa dan juga sebagian sebagai kawasan industri.

(Baca juga: Trik Jitu Kelola Uang di Usia 20-an)
Kelebihan dan kekurangan UMK tinggi

Bagi kalangan buruh, dampak positif tinggal di daerah dengan UMK tinggi yaitu bisa merasakan gaji bulanan di atas dari daerah-daerah lain. Memperoleh gaji di atas Rp3 juta per bulan bagi seseorang mungkin dinilai ideal dan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, setali tiga uang, daerah-daerah dengan UMK tinggi juga biasanya berdampak terhadap harga-harga kebutuhan pokok. Biasanya harga keburuhan pokok di delapan daerah di atas lebih tinggi dibandingkan dengan daerah-daerah dengan UMK yang lebih rendah semacam Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran atau Kabupaten Ciamis yang UMK-nya di bawah Rp1,8 juta.

Mengelola gaji sesuai UMK yang ideal

UMK pada dasaranya adalah upah yakni gaji pokok dan tunjangan tetap yang diterima oleh seseorang atau buruh setiap bulannya. Untuk mengelola gaji yang diterima sesuai UMK, tedapat kiat tertentu yang bisa dijadikan acuan agar pengelolaan keuangan Anda teratur.

Anda bisa melakukan perencanaan keuangan setiap bulannya dengan pola 10-20-30-40. Pola tersebut sangat mudah dilakukan yakni menyisihkan 10 persen peghasilan untuk dana sosial, 20 persen untuk tabungan atau investasi masa depan, 30 persen untuk dana cicilan, dan 40 persen untuk kehidupan sehari-hari. Nah, apakah gaji bulanan Anda sudah sesuai perencanaan?

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami