Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Ini Alasannya Orang Indonesia Harus Bangga dengan Uang Rupiah Baru

by Surtan Siahaan on 20 Desember, 2016

Uang NKRI dengan desain baru resmi dirilis oleh Bank Indonesia (BI) Senin (19/12) kemarin. Total ada 11 pecahan uang rupiah tahun emisi 2016 yang terdiri dari 7 pecahan uang rupiah kertas dan 4 pecahan uang rupiah logam.

Untuk uang rupiah kertas yang baru, terdapat pecahan Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5.000, Rp 2.000 dan terkecil Rp 1.000. Sementara pada uang rupiah logam yang baru pecahannya terdiri dari Rp 100, Rp 200, Rp 500, Rp 1.000, Rp 2.000.

Berdasarkan rilis BI, seperti dikutip CekAja.com, uang rupiah baru menampilkan 12 gambar pahlawan nasional sebagai gambar utama di bagian depan uang rupiah. Pencantuman gambar pahlawan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas jasa yang telah diberikan bagi negara Indonesia.

Selain itu, semangat kepahlawanan dan nilai-nilai patriotisme para pahlawan nasional diharapkan dapat menjadi teladan, khususnya bagi generasi muda Indonesia. Tidak cuma itu, Indonesia selaku pemilik uang NKRI baru ini juga patut berbangga. Alasannya, uang rupiah baru memiliki berbagai kelebihan. Mau tahu apa saja kelebihan uang baru ini? Berikut ulasannya.

promo kejutan 25 hari - CekAja.com

Ada 12 unsur pengamanan pada uang Rp 100 ribu baru

Untuk mencegah pemalsuan uang, BI menyematkan teknologi pengaman pada setiap pecahan uang NKRI. Namun, pada uang pecahan baru ini kualitas pengamanan lebih ditingkatkan. Bahkan, untuk uang pecahan Rp 100 ribu, terdapat 12 pengamanan yang membuat uang ini sangat sulit dipalsukan. (Baca juga: Ini Alasan Beli Baju Anak Harga Mahal adalah Tindakan Sia-sia)

Jadi, kamu yang memegang uang NKRI baru tak perlu takut menerima atau memiliki uang palsu. Unsur pengamanan tersebut di antaranya adalah unsur pengamanan benang, ultraviolet, teknologi rectoverso dan lain sebagainya.

Uang asli dapat dideteksi dengan mudah

Uang NKRI baru memiliki keunggulan yakni memiliki unsur pengaman yang terbuka (covert security features) dan tidak terbuka (covert security features). Maksud unsur keamanan terbuka, uang asli dapat dilihat dengan mudah oleh masyarakat.

Pendeteksian unsur pengaman tersebut dapat dilakukan dengan mata telanjang (kasat mata), perabaan tangan (kasat raba), maupun dengan menggunakan peralatan sederhana seperti kaca pembesar dan ultra violet.

Pendeteksian unsur pengaman yang tidak terbuka hanya dapat dilakukan dengan suatu mesin yang memiliki sensor tertentu yang memiliki tingkat kepastian dan kecepatan yang cukup tinggi untuk mengetahui unsur pengaman tersebut. Pada uang Rp 100 ribu misalnya, cukup dengan bantuan kaca pembesar kita dapat melihat gambar dan simbol yang unik.

Cetakan pun terasa kasar saat diraba. Dan, bila diterawang logo BI akan terlihat utuh begitupun sejumlah gambar tersembunyi dan perubahan warna dapat terlihat dari sudut pandang tertentu.

cekaja-daftar-kartu-kredit-belanja-online-harbolnas-CekAja.com

Uang NKRI bukan yang pertama

Uang NKRI baru yang resmi terbit pada senin (19/12) bukan yang pertama. Pada tahun 2014, pemerintah bersama BI juga telah menerbitkan uang NKRI pecahan Rp 100 ribu. Sebelumnya, yakni pada tahun 2014 ke bawah uang yang beredar di Indonesia lebih dikenal sebagai uang BI lantaran diterbitkan oleh BI secara independen. (Baca juga: Ada 20 Hari Libur di Tahun 2017, Ini Deretan Ide Keren untuk Memanfaatkannya!)

Sementara pada uang NKRI, penerbitan uang dilakukan oleh pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan dan BI. Perbedaan paling kentara terlihat pada frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia pada bagian muka dan belakang uang.

Butuh kartu kredit yang berikan banyak diskon untuk belanja akhir tahun dan cash back hingga jutaan rupiah? Daftar sekarang juga di sini

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami