Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Ini Beda Pengeluaran Konsumen Makanan Organik dan Non Organik

by Tisyrin N. T on 6 Maret, 2017

bisnis pensiunan - CekAja.com

Masyarakat saat ini semakin sadar untuk menerapkan gaya hidup sehat, termasuk dari segi makanan. Makanan organik pun menjadi pilihan bagi mereka.

Makanan jenis ini disebut-sebut lebih sehat karena bebas dari pestisida dan bahan sintetis lainnya. Namun, harganya jauh lebih mahal daripada makanan non organik. Mengingat makanan merupakan kebutuhan pokok, maka kamu tentu harus betul-betul pandai mengelola keuangan dalam hal ini.

Jika kamu berniat mengganti seluruh bahan makananmu dengan bahan makanan organik, kamu tentu harus siap dengan meningkatnya pengeluaran. Simak penjelasan berikut ini.

Apa itu bahan makanan organik?

Bahan makanan organik adalah bahan makanan yang tidak terkontaminasi oleh bahan sintetis seperti pestisida dan pupuk untuk tanaman, dan suntik antibiotik untuk hewan.

Berapa perbandingan harga bahan makanan organik dan non organik?

Untuk belanja bahan makanan organik, kamu harus menyiapkan dana lebih banyak dibandingkan belanja bahan makanan non organik. CekAja.com mengumpulkan beberapa perbandingan harga bahan makanan saat ini.

Pestisida 2

Dari tabel di atas terlihat bahwa harga makanan organik bisa mencapai 3-4 kali lipat dari harga makanan non organik. Artinya, jika kamu berniat mengubah jenis makananmu, kamu juga harus menyiapkan bujet 3-4 kali lebih besar dari sebelumnya.

Apakah makanan organik memang lebih sehat?

Belum ada jawaban pasti akan hal ini. Namun, Ahli niologi molekuler Universitas Stanford dan pendiri Office of Biotechnology di US Food and Drug Administration mengambil kesimpulan bahwa buah dan sayur organik rata-rata tidak lebih bergizi dari buah dan sayur biasa. Hal ini terlihat dari hasil meta-analisis (penelitian atas penelitian lain). Selain itu, tidak juga bebas dari bakteri patogenik seperti E.coli atau salmonella.

Walau dari segi gizi tidak ada perbedaan signifikan, mengkonsumsi bahan makanan organik tetap bermanfaat. Mengkonsumsi bahan makanan organik memberikan efek lebih aman untuk tubuh. Hal ini dikarenakan paparan pestisida berlebihan dapat menimbulkan efek seperti keracunan.

Selain itu, bahan makanan organik ramah lingkungan. Saat proses penanaman dan perawatan, akan mengurangi polusi air, udara, dan tanah, hingga menambah kesuburan tanah.

Jika kamu belum siap mengganti bahan makananmu menjadi bahan makanan organik, cucilah sayuran dan buah di bawah air mengalir untuk mengurangi atau menghilangkan pestisida. Mengupas kulit juga dapar mengurangi pestisida.

 

Tentang Penulis

Tisyrin N. T

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.