Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Urusan Asuransi, Pria Keluarkan Uang Lebih Banyak, Benarkah?

by hanna on 18 September, 2015

Katanya, pria mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli asuransi kendaraan dibandingkan wanita. Sebaliknya, wanita membayar premi lebih besar untuk asuransi kesehatan dibandingkan pria.

Realitas itu diungkap oleh beberapa penelitan. Mengutip artikel berjudul “What Really Goes Into Determining Your Insurance Rates?” yang dimuat secara online di Forbes, perbedaan tersebut disebabkan oleh statistik dan risiko.

Alasan pendapat itu, karena jika pria lebih sering mengalami kecelakaan kendaraan dibanding wanita, sedangkan wanita lebih sering ke dokter dibandingkan pria.

Namun, ternyata tidak itu saja perbedaan antara pria dan wanita jika menyangkut asuransi.

Bila sebelumnya kami pernah menulis beda pria dan wanita saat gunakan kartu kredit, kali ini akan diungkapkan beda pria dan wanita dalam berasuransi. Penasaran, baca tuntas artikel ini.

Lebih mahal bayar asuransi kendaraan

Perusahaan asuransi menetapkan tingkat premi berbeda untuk wanita. Dikutip penemuan dari New York Times, asuransi kendaraan untuk wanita yang telah menikah dan memiliki gelar sarjana, pekerjaan profesional dan memiliki rumah, bisa membayar 68 persen lebih murah dibandingkan dengan wanita lajang dengan ijazah SMA, yang mengontrak rumah di daerah berpenghasilan menengah.

Bahkan, sudah termasuk subjek tes yang berasal dari daerah berpenghasilan menengah yang memiliki nilai kredit yang baik dan telah berkendara selama 15 tahun tanpa kecelakaan.

Perbedaan ini dianggap oleh sebagian orang terlihat tidak adil. Tetapi, seringkali statistik menggambarkan faktor-faktor tersebut secara akurat.

Keakuratan data inilah yang menyebabkan perusahaan-perusahaan asuransi di beberapa negara—seperti Amerika Serikat dan Kanada—masih menerapkan perbedaan tingkat premi ini.

Di Indonesia, perbedaan premi asuransi kendaraan ini tidak diberlakukan. Sebab, saat ini asuransi kendaraan di Indonesia memiliki tingkat premi tetap.

Pembedanya hanyalah ketika seseorang menginginkan perlindungan tambahan, seperti pertanggungan untuk huru-hara, banjir, terorisme, kecelakaan diri, dan pertanggungan pihak ketiga.

Lebih mahal bayar perlindungan khusus

Jika bandingkan premi asuransi kesehatan untuk pria dan wanita, percaya atau tidak, tarif untuk wanita akan lebih mahal.

Perbedaan ini pernah diungkap oleh sebuah laporan National Woman’s Law Center pada 2012.

Bahkan, fakta yang mengejutkan dalam laporan tersebut adalah, untuk wanita perokok, premi asuransi yang dibayar cenderung lebih mahal dibanding dengan pria perokok.

Tidak hanya itu, perbedaan tarif ini juga disebabkan karena adanya kebutuhan jaminan perlindungan khusus yang diperlukan wanita dibanding pria, salah satunya adalah jaminan perlindungan untuk melahirkan.

Mengutip askmen.com, Louis Harris and Associates pernah melakukan survei terhadap 4.350 pria dan wanita mengenai kunjungan dokter yang dilakukannya.

Hasilnya, ternyata wanita memiliki kuantitas kunjungan ke dokter tiga kali lebih banyak dibanding pria.

Wanita ternyata lebih memperhatikan kesehatan dibanding pria. Berdasarkan data di dalam artikel ini, 24 persen pria lebih jarang ke dokter dalam setahun, dibanding wanita.

Lebih mahal karena agresif

Mengutip artikel berjudul “How men can beat gender bias in car insurance” yang dimuat secara online di CBS News, diungkap bahwa seorang pria berusia 18 tahun yang tinggal di Nevada, Amerika, perlu membayar sekitar US$6.268, atau setara Rp90,5 juta untuk mengasuransikan kendaraan kelas sedan.

Harga tersebut, 51 persen lebih tinggi dari wanita yang akan mengasuransikan mobil dengan kelas yang sama, yaitu hanya sekitar US$4.152, atau setara Rp60 juta.

Pertanyaannya, apa penyebab perbedaan tersebut? Alasannya adalah karena ternyata pria muda cenderung dianggap lebih agresif di dalam berkendara dibandingkan wanita muda.

Tetapi, ketika keduanya sudah memasuki tahap usia matang dan berkeluarga, pria akan menjadi lebih tenang dan tingkat pembayaran premi asuransinya pun akan menurun.

Lebih mahal karena sering klaim

Umumnya, biaya pembelian asuransi kesehatan wanita lebih besar dibandingkan pria. Tetapi, besarnya premi yang dibayarkan juga tergantung kepada beberapa faktor, seperti usia dan riwayat kesehatan.

Mengutip artikel dari New York Times berjudul Gender Gap Persists in Cost of Health Insurance, seorang wanita berusia 30 tahun perlu membayar US$375, atau sekitar Rp5,4 juta per bulan untuk asuransi kesehatan.

Tentang Penulis

Social media writer, coffee lover, twenty-something.