Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Ini Buktinya Uang Receh Bisa Bantu Kamu Wujudkan Mimpi

by Ariesta on 4 Oktober, 2016

uang receh - CekAja.com

Apa yang akan kamu lakukan jika menemukan uang receh di jalan? Mungkin kamu malas mengambilnya karena berpikir, “Ah, hanya seratus perak.”

Jangan sepelekan uang receh, karena uang Rp1 Miliar tidak akan genap jadi Rp1 miliar bila kurang Rp100. Meski kerap dianggap sepele, beberapa orang berhasil membuktikan kalau keuletan mengumpulkan uang receh bisa membantu mereka mewujudkan mimpi sekaligus memulai investasi. Apa saja yang berhasil mereka raih?

Beli motor sport

Setiadi (45), seorang warga Depok, telaten mengumpulkan uang receh selama 5 tahun. Tidak main-main, dia berhasil menebus satu unit CBR 150 R dengan uang recehnya yang disimpan dalam sebuah ember cat berukuran 25 kilogram dan sebuah kardus. Ember cat itu penuh dengan uang koin pecahan Rp 1.000. Sedangkan kardus tersebut berisi 14 kantong plastik berisi uang koin.

Setiadi menjelaskan, koin dikumpulkan oleh dia dan keluarga dari uang kembalian belanja. Supaya tidak tergoda mengambil tabungannya, koin tersebut ditempatkan dalam ember yang diisi oli. Ternyata cara ini juga manjur membuat kondisi uang tetap terjaga.

Rencananya, motor tersebut bakal diserahkan pada anak laki-lakinya sebagai hadiah lulus UMPTN. Menurut pegawai diler tempat Setiadi membeli motor, pembelian unit motor mengunakan recehan tidak hanya terjadi sekali. Sebelumnya, pada tahun 2013, showroom tersebut juga pernah menerima konsumen yang membeli sepeda motor dengan uang pecahan Rp2.000. Saat itu proses penghitungan uang dilakukan selama dua hari. (Baca juga: Gaji Rp 3 Juta Bisa Beli Mobil Dalam Setahun Jika Ikuti Tips Ini)

Beli rumah

Seperti dikutip dari Dailymail, seorang ibu mengumpulkan koin selama 10 tahun untuk membelikan putrinya rumah. Ning Junfen (40),  wanita asal Provinsi Sichuan, China, membawa 250 kilogram koin itu dalam tujuh karung plastik.

Ia membawanya ke pusat penjualan properti dan membeli sebuah rumah bagi putrinya di Kota Meishan. Untuk menghitung koin itu, pihak bank harus menggunakan mesin penghitung selama tiga jam. Jumlah yang berhasil dikumpulkannya mencapai 43.500 yuan atau sekitar Rp 93,33 juta.

Beli mobil

Masih dari Tiongkok, Seorang pria di Shenyang, China membeli mobil baru seharga 680 ribu yuan atau setara Rp 1,4 miliar dengan uang receh. Tabungan koin seberat 4 ton tersebut bahkan harus diangkut oleh sebuah truk.

Sayangnya tidak disebutkan jenis mobil yang dibeli pria bermarga Gan ini. Uang-uang koin itu digulung dan dibungkus dengan kertas cokelat, hingga mencapai total 1.320 bundel. Proses pemindahan dan penghitungan uang koin itu bahkan memakan waktu berjam-jam.

Gan dilaporkan bekerja di sebuah pom bensin. Dia mengaku sengaja mengumpulkan uang koin dari bus yang kerap mengisi bahan bakar di tempatnya. Karena banyak sopir bus menggunakan uang koin, maka dia memutuskan untuk menabung semua uang koin itu untuk membeli kendaraan baru.

Beli apartemen

Seorang pria dari Shandong, Tiongkok menggunakan uang receh untuk membayar pembelian apartemen barunya. Awalnya, seorang agen properti dari kota Rizhao mendapatkan panggilan telepon dari seorang pria yang berniat membeli apartemen senilai 400 ribu yuan (Rp 900 juta) dan menanyakan cara pembayaran yang dapat dilakukan.

Keesokan harinya, pembeli properti mendatangi kantor agen tersebut dengan sebuah truk. Ternyata truk tersebut berisi pecahan uang kertas dan koin 1 yuan yang tersusun dalam sembilan wadah.  Pembeli properti yang diketahui bernama Gao itu dilaporkan memiliki kerjasama bisnis dengan perusahaan angkutan umum yang membayarnya dengan uang receh. (Baca juga: Ini Sebabnya Orang dengan Gaji Rp 5 juta Harus Beli Rumah Sekarang)

Berkurban sapi

Idul Adha memang sudah lewat. Namun kisah orang-orang berekonomi pas-pasan tapi tetap berkurban akan selalu jadi pelajaran. Buktinya sejumlah juru parkir yang selama ini bekerja di depan sebuah pusat perbelanjaan di Makassar Sulawesi Selatan bisa berkurban satu ekor sapi pada Idul Adha 2015 lalu.

Sapi yang dikurbankan pada Idul Adha 1436 Hijriah lalu dibeli dari hasil tabungan uang parkir. Para tukang parkir ini sejak setahun lalu sudah mengumpulkan uang koin setiap hari, mulai Rp15.000 hingga puluhan ribu rupiah. Siapa sangka, meski hanya berupa uang recehan, setelah dikumpul dan dihitung, ternyata mampu membeli satu ekor sapi senilai Rp7 juta.

Berangkat haji

Seorang kakek asal Cirebon berhasil mewujudkan impiannya naik haji setelah menabung koin sejak zaman penjajahan Belanda. Ambari bin Ahmad (90), nama kakek tersebut, mengucap syukur atas kesempatannya berangkat ke Tanah Suci untuk ibadah haji tahun ini.

Rupanya perjuangannya naik haji sudah dimulai 60 tahun lalu, tepatnya saat berusia 30 tahun. Awalnya kakek yang berprofesi sebagai buruh tani ini membuat celengan dari kaleng biskuit. Hasil panen ia tabung meskipun hanya satu sen. Dia menuturkan, niatnya berangkat haji termotivasi oleh ayahnya, Ahmad, yang menunaikan ibadah haji saat itu. (Baca juga: Bisnis Budidaya Ikan Berikut ini Omzetnya Mencapai Ratusan Juta Rupiah)

Meski saat itu ikut berperang, Ambari tetap menyempatkan diri untuk menabung. Kalau ada penjajah Belanda, celengan kalengnya ia kubur, lalu malamnya ia ambil lagi. Karena menabung sekian lama, banyak recehan yang sudah tidak laku di zaman sekarang. Untungnya kakek Ambari punya ide untuk menjualnya ke kolektor dan ke pasar loak. Uang hasil penjualan kemduian ditabung kembali. Setelah terkumpul Rp 35 juta, ia langsung mendaftar haji dan akhirnya berangkat pada musim haji 2106.

Ingin memiliki rumah impian tahun ini? Ajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan cicilan termurah di sini

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami